Warga Bojonegara–Pulo Ampel Protes Pergub dan Tuntut Penegakan Jam Operasional Tambang

- Penulis

Senin, 17 November 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gelombang protes warga Bojonegara dan Pulo Ampel kembali mencuat terkait kebijakan jam operasional truk tambang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Banten

Gelombang protes warga Bojonegara dan Pulo Ampel kembali mencuat terkait kebijakan jam operasional truk tambang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Banten

SERANG, PUSATBERITA — Gelombang protes warga Bojonegara dan Pulo Ampel kembali mencuat terkait kebijakan jam operasional truk tambang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Banten yang dinilai tidak berjalan sebagaimana mestinya. Warga menilai ketidaktegasan pemerintah telah menyebabkan kemacetan parah dan merugikan aktivitas masyarakat.

Salah satu perwakilan massa aksi menegaskan bahwa aturan Pergub mengenai jam operasional pukul 22.00–05.00 seharusnya menjadi pedoman yang tegas, namun faktanya truk masih beroperasi pada siang hari.

“Barang buktinya ada di Pergub. Kalau aturannya jelas jam 22.00–05.00, kenapa siang masih berjalan? Ini merugikan masyarakat Pulo Ampel. Kalau saya pejabat, saya pun akan turun demo, karena keputusan pemerintah seolah tidak dihargai,” ujar Perwakilan APDESI Pulo Ampel Abdul Latief.

Ia juga menyampaikan bahwa masyarakat Bojonegara dan Pulo Ampel selama ini memberikan dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto, Gubernur Banten Andra Soni, dan Bupati Serang. Namun setelah lebih dari satu tahun kepemimpinan berjalan, warga merasa belum melihat hasil nyata dari janji perbaikan.

“Tuntutan kami tidak banyak: perbaikan jalan dan penertiban tambang. Jangan hanya bicara, tapi macet di mana-mana,” tegasnya.

SEKDA Banten: Posko Pengawasan Akan Didirikan

Menanggapi keluhan warga, SEKDA Deden Apriandhi Banten yang hadir menyampaikan bahwa tuntutan masyarakat sebenarnya sudah menjadi agenda kerja pemerintah provinsi.

Ia mengungkapkan bahwa pada Kamis sebelumnya, pihaknya telah melakukan survei dari Bojonegara–Pulo Ampel hingga kawasan Gunung Santri untuk memeriksa pelaksanaan SK Gubernur yang dinilai belum berjalan efektif.

Baca Juga :  Menhub Tinjau Gilimanuk, ASDP Perkuat Kesiapan Arus Balik Nataru

“Hari ini saya memerintahkan Kadis Perhubungan dan Kasatpol PP, dan Insya Allah dibantu Polres Cilegon, untuk mulai mendirikan posko-posko di mulut pertambangan mulai Rabu besok. Tujuannya agar pengawasan SK Gubernur bisa lebih maksimal,” ujarnya.

Terkait penerangan jalan, ia menyebutkan bahwa balai pengelola telah mulai melakukan penggalian tiang listrik dan pemasangan lampu. Penerangan tersebut ditargetkan sudah beroperasi sebelum Natal dan Tahun Baru, mulai dari pintu masuk tol hingga ke arah Bojonegara.

Perbaikan Jalan Masih Dalam Proses Tender

Dalam aspek pelebaran dan perbaikan jalan, pemerintah provinsi mengaku telah mengundang Balai Besar untuk membahas kewenangan dan solusi bersama. Pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Banten juga hadir dan menegaskan bahwa perbaikan jalan di Bojonegara–Serdang–Merak sudah masuk proses tender, meski pengerjaannya baru akan dilakukan tahap perbaikan.

“Ini menjadi kewenangan pusat dan akan dilaksanakan segera,” katanya.

Massa Mendesak Gubernur Turun, namun Hanya Diberi Respons Singkat

Dalam aksi tersebut, massa juga mendesak agar Gubernur Banten Andra Soni turun langsung menemui warga. Sekda Banten bahkan telah mencoba menghubungi Gubernur, namun yang bersangkutan hanya memberikan respons singkat melalui sambungan telepon.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabel Terjuntai Depan Kampus Raharja Bahayakan Pengguna Halte
Wawan Fauzi Buka Suara Terkait Pencemaran Air Lindi TPA Rawa Kucing
Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang
‎Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Barahat Sapu Jagat
Diduga ada Kebocoran Gas dari Pabrik Kimia di PT Vopak Merak
Hujan Deras Picu Ambruknya TPT SMPN 15 Cilegon
Pengurus Wilayah Jakarta Raya Periode 2026 – 2028 Resmi Dilantik
Diduga Langgar Perizinan, Produksi Himalaya Es Kristal di Tangerang Diprotes Warga
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:10 WIB

Kabel Terjuntai Depan Kampus Raharja Bahayakan Pengguna Halte

Senin, 2 Februari 2026 - 18:28 WIB

Wawan Fauzi Buka Suara Terkait Pencemaran Air Lindi TPA Rawa Kucing

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:00 WIB

‎Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Barahat Sapu Jagat

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:38 WIB

Diduga ada Kebocoran Gas dari Pabrik Kimia di PT Vopak Merak

Berita Terbaru

Hasil Carabo Cup: Arsenal Menang Tipis 1-0 Atas Chelsea (Foto: The Guardian)

Sepak Bola

Meriam London Singkirkan The Blues Dari Carabao Cup

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:46 WIB

The Gunners Pesta Gol di Kandang Leeds United (Foto: DetikSport)

Olahraga

The Gunners Pesta Gol Saat Tandang ke Markas Leeds United

Minggu, 1 Feb 2026 - 19:59 WIB