APSS Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan dan Lingkungan di Merak

- Penulis

Senin, 1 September 2025 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CILEGON, PUSATBERITA – Aliansi Peduli Selat Sunda (APSS) menegaskan komitmennya menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan di kawasan Merak, Banten, terutama di area objek vital nasional seperti pelabuhan.

Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan anggota APSS yang dihadiri sejumlah organisasi masyarakat dan lembaga swadaya masyarakat, Minggu (31/8/2025).

Koordinator APSS, M. Saban, menjelaskan aliansi ini dibentuk sebagai wadah koordinasi sekaligus forum diskusi untuk memperkuat sinergi antaranggota.

“Kami akan terus menjaga objek vital dan wilayah Merak. Ini bukan hanya soal keamanan, tetapi juga memastikan aktivitas pelabuhan tidak merusak lingkungan serta tetap memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, APSS juga menyinggung dinamika sosial beberapa hari terakhir, termasuk demonstrasi yang berujung kerusuhan serta perusakan fasilitas umum.

Salah satu insiden yang menjadi sorotan ialah meninggalnya Affan Kurniawan (21), pengemudi ojek Online yang terlindas kendaraan taktis Brimob di Jakarta.

Pemerintah menyatakan keprihatinan atas peristiwa tersebut. Presiden Prabowo Subianto menegaskan kasus ini harus diusut secara tuntas dan transparan. Aparat yang terbukti melanggar, kata Presiden, akan dijatuhi sanksi tegas.

Presiden juga mengingatkan agar masyarakat menyalurkan aspirasi dengan cara damai, tanpa anarki maupun penjarahan, karena stabilitas nasional menjadi syarat utama bagi kebangkitan bangsa.

Menanggapi situasi tersebut, M. Saban mengimbau masyarakat Pulomerak untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Baca Juga :  BNN Maksimalkan Program Pemberantasan Narkoba di Kota Tangerang

“Bangsa kita sedang berbenah diri. Kita harus waspada dan tidak boleh memberi ruang bagi kelompok yang ingin menimbulkan kerusuhan. Pemerintah berkomitmen berbuat yang terbaik untuk rakyat, termasuk menindaklanjuti keluhan masyarakat,” katanya menegaskan.

APSS memastikan akan terus berkoordinasi dengan aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat guna menjaga Merak tetap menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi semua kalangan.

Pasca insiden Affan, gelombang protes memang bermunculan. Ekspresi kemarahan masyarakat dianggap wajar karena tuntutan keadilan harus didengar. Namun, di tengah emosi kolektif itu, stabilitas dan kedamaian bersama tetap harus menjadi prioritas.

APSS pun memberi contoh sikap bijak. Mereka tidak tinggal diam, tetapi juga tidak ikut memanaskan suasana.

Sebaliknya, aliansi mengajak warga Merak untuk tenang, tidak termakan provokasi, serta menjaga Pelabuhan Merak sebagai nadi transportasi nasional.

Sebagai pintu gerbang Jawa–Sumatra, gangguan di Pelabuhan Merak tidak hanya berdampak bagi warga lokal, melainkan juga jutaan orang yang bergantung pada kelancaran arus barang dan manusia.

“Menjaga Merak berarti menjaga kepentingan bersama,” tandas Saban.

APSS pun menekankan pentingnya mengawal kasus Affan melalui jalur hukum, bukan lewat amarah di jalanan.

Keadilan harus ditegakkan, sembari memastikan Merak tetap teduh, aman, dan ramah lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gagal Beraksi, Begal Bersajam di Underpass Angkasa Tak Berhasil Bawa Motor Korban
Megamall Kota Manado Terbakar, 1 Korban Meninggal Dunia
Distribusi Bantuan Pangan di Kelurahan Benda Berjalan Tertib, Sebanyak 1.594 Warga Terima Bantuan
Pengamat Sebut Perumda Tirta Benteng Tetap Jalankan Transparansi dan Terima Kritik
PB PII: Pembubaran Nobar Film Adalah Bentuk Nyata Ketakutan Negara
Hasil Musda PBB Banten, Todo Nainggolan Resmi Pimpin Periode 2026–2031
Dugaan Miras dan Wanita Penghibur di TPA Jatiwaringin, Aktivis Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Bela Ayah dari Intimidasi Debt Collector, Malah Ditetapkan Tersangka
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gagal Beraksi, Begal Bersajam di Underpass Angkasa Tak Berhasil Bawa Motor Korban

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:48 WIB

Megamall Kota Manado Terbakar, 1 Korban Meninggal Dunia

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:28 WIB

Pengamat Sebut Perumda Tirta Benteng Tetap Jalankan Transparansi dan Terima Kritik

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:16 WIB

PB PII: Pembubaran Nobar Film Adalah Bentuk Nyata Ketakutan Negara

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:47 WIB

Hasil Musda PBB Banten, Todo Nainggolan Resmi Pimpin Periode 2026–2031

Berita Terbaru

Petugas pemadam sedang lakukan pemadaman api di Mega Mall Kota Manado (Foto: Istimewa)

Sulawesi Utara

Megamall Kota Manado Terbakar, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:48 WIB

Foto: Akal Imitasi

Opini

Demokrasi Tidak Mati Mendadak Tapi Dilemahkan Perlahan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:43 WIB