
TANGERANG, PUSATBERITA – Banjir yang sempat merendam 21 titik di lima kecamatan di Kota Tangerang, Banten, akhirnya dilaporkan telah surut pada Rabu pagi (9/7) 2025.
Salah satu akses vital yang sebelumnya terputus akibat banjir, yakni Jalan KH Hasyim Ashari yang menghubungkan Kota Tangerang dengan DKI Jakarta, kini telah kembali bisa dilalui oleh para pengendara.
Disampaikan Kepala Bagian Protokol & Komunikasi Pimpinan Pemerintah Kota Tangerang, Mualim menyatakan banjir yang merendam di beberapa titik dari lima kecamatan di Kota Tangerang telah surut sejak pukul 10.00, kecuali di wilayah Kecamatan Periuk yang masih dalam kondisi antisipasi.
”Kecamatan Periuk khususnya sekitar Jembatan Alamanda dan Perumahan Garden City, karena air Kali Ledug masih siaga 1,” kata Mualim.
Selanjutnya Mualim menambahkan, bahwa Pemkot Tangerang melalui Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi terkait penanganan banjir seperti penanganan drainase dan penyedotan oleh pompa.
Saat ini, Mualim berkata, bantuan sosial sebanyak 6.200 nasi bungkus untuk makan siang dan malam telah disalurkan ke posko pengungsian.
”Iya, bantuan kesehatan dan logistik masih berlanjut untuk disalurkan,” jelasnya.
Lebih lanjut Mualim, pihaknya bersama warga tengah bersama-sama melakukan pembersihan sampah yang berserakan akibat dari bencana banjir.
Berdasarkan pantauan wartawan, hujan mengguyur wilayah Kota Tangerang terjadi sejak Minggu malam (6/7) 2025, yang membuat Perumahan Ciledug Indah 1 dan 2, serta Duren Villahe, Kecamatan Karang Tengah terendam banjir.
Selain itu, akses jalan dari Ciledug menuju ke Jakarta tidak luput dari terendam banjir. Akibatnya, akses jalan dari arah Ciledug menuju Jakarta pun sempat terendam dan tidak dapat dilalui.