Data Terkini Bencana Aceh: Meninggal 156 Orang, 1.838 Terluka

- Penulis

Selasa, 2 Desember 2025 - 02:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Kota Lintang Bawah Kabupaten Aceh Tamiang, Senin (1/12) 2025 (Foto/Istimewa).

BANDA ACEH, PUSATBERITA – Korban bencana banjir dan longsor hingga siang ini terus bertambah. Berdasarkan data sementara, korban meninggal dunia 156 orang dan terluka mencapai 1.838 jiwa.

Bencana melanda 18 kabupaten/kota di Aceh beberapa waktu lalu. Musibah ini menyebabkan 955.322 jiwa atau 214.940 kepala keluarga (KK) terdampak.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari data sementara, korban luka ringan berjumlah 1.435 orang, luka berat 403 orang, meninggal dunia 156 orang, dan 181 orang masih dinyatakan hilang,” kata Jubir Posko Komando Kantor Gubernur Aceh, Murthalamuddin, Senin 1 Desember 2025.

Berdasarkan data di Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, jumlah pengungsi hingga hari ini 478.847 jiwa. Pengungsi tersebar di 828 titik pengungsian yang ada di seluruh wilayah terdampak.

Baca Juga :  Pengibaran Bendera Merah Putih di TPA Bangkonol, Mapala Banten Suarakan Krisis Sampah

Selain korban jiwa, musibah itu juga menyebabkan kerusakan fasilitas umum yaitu, 138 unit perkantoran, 50 unit tempat ibadah, 161 unit sekolah, 4 unit pondok pesantren. Sementara kerusakan infrastruktur antara lain 295 titik jalan dan 146 unit jembatan.

Kerugian harta benda masyarakat turut dilaporkan, mulai dari 71.385 unit rumah, 182 ekor ternak, hingga lahan pertanian seperti 139.444 hektare sawah dan 12.012 hektare kebun.

Murthalamuddin mengatakan data per kabupaten/kota dapat diakses melalui Portal Satu Data Aceh serta tautan laporan yang dibagikan Posko. Pembaruan data dilakukan secara berkala di Ruang Potda 1 Lantai 3 Kantor Gubernur Aceh, pusat operasional posko penanggulangan bencana.

“Data ini bersifat sementara dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Batu Goong: Ketika Peninggalan Megalitik Masih “Tersembunyi” di Pandeglang
Politik Ekstraksi dalam Bayang-Bayang Krisis Lingkungan
KOPRI PK PMII Komfuspertum Gelar Sekolah Islam Gender dan Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan
Dorong Budaya Akademik, PK IPNU–IPPNU UIN SMH Banten Adakan Kajian Karya Tulis Ilmiah
Pembukaan Class Meeting SMK IPTEK Patia Ditandai Pengguntingan Pita oleh Kepala Sekolah
Pohon Tumbang Timpa Kandang Unggas Warga di Pulomerak, BPBD Pastikan Kondisi Aman
Krisis Air Bersih Pasca Banjir, LMND Salurkan 5 Tangki Air ke Warga Aceh Singkil
Fatayat NU Kabupaten Tangerang Sukses Gelar LKD: Perkokoh Militansi dan Kepemimpinan Kader untuk Hadapi Tantangan Zaman.
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:09 WIB

Batu Goong: Ketika Peninggalan Megalitik Masih “Tersembunyi” di Pandeglang

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:36 WIB

Politik Ekstraksi dalam Bayang-Bayang Krisis Lingkungan

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:52 WIB

KOPRI PK PMII Komfuspertum Gelar Sekolah Islam Gender dan Peringatan Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Senin, 8 Desember 2025 - 23:03 WIB

Dorong Budaya Akademik, PK IPNU–IPPNU UIN SMH Banten Adakan Kajian Karya Tulis Ilmiah

Senin, 8 Desember 2025 - 19:00 WIB

Pohon Tumbang Timpa Kandang Unggas Warga di Pulomerak, BPBD Pastikan Kondisi Aman

Berita Terbaru

Lingkungan

Politik Ekstraksi dalam Bayang-Bayang Krisis Lingkungan

Selasa, 9 Des 2025 - 14:36 WIB