Dinsos Kota Tangerang Sampaikan Program Sekolah Rakyat Terkendala Luas Lahan

- Penulis

Kamis, 15 Mei 2025 - 13:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mulyani (Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang)

Mulyani (Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang)

TANGERANG, PUSATBERITA – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang Banten menyatakan tengah mempersiapkan pembangunan Program Sekolah Rakyat di Kota Tangerang yang digadang-gadang sebagai langkah pemerataan akses pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga tidak mampu atau miskin.

Kepala Dinsos Kota Tangerang Mulyani menyampaikan bahwa sudah mendapatkan surat dari Kementrian Sosial kepada Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengusulkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Tangerang.

“Kita sudah mengusulkan melalui surat Wali Kota sebelum lebaran, dan kita sampaikan ke kementrian sosial sudah diterima,” ucap Mulyani, Rabu (14/5) 2025.

Mulyani melanjutkan, terdapat persyaratan yang belum memenuhi syarat pada tahap pembangunan tersebut yakni ukuran luas lahan atau lokasi yang akan dibangun untuk Sekolah Rakyat.

“Ada syarat memang terakhir itu, karena lahan yang harus dipersiapkan itu minimal 5 hektar, kita tidak memiliki (lahan) itu,” lanjut Mulyani.

Ia menjelaskan bahwa sudah sempat mengusulkan tanah di daerah Perumnas Karawaci dengan ukuran tanah 1 hektar.

“Kemarin mau disurvei oleh Kementerian PUPR bersama Disnos Provinsi (Banten) akhirnya untuk Kota Tangerang sementara belum bisa karena diutamakan minimal 5 hektar ke atas,” tutur Mulyani.

Baca Juga :  Dinsos Kota Tangerang Buka Pendaftaran Pelatihan Cukur Rambut Gratis

Berdasarkan informasi Menteri Sosial Saifullah Yusuf, konsep pembelajaran dari Program Sekolah Rakyat ialah siswa akan diasramakan alias Boarding School dari jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

“Siswa tidak dipungut biaya apa pun alias gratis selama menempuh pendidikan. Siswanya diprioritaskan untuk kategori warga miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1,” ujar Saiful dalam menjelaskan Sekolah Rakyat, Rabu (12/3) 2025.

Sejauh ini, Mulyani berkata, berhubung ukuran luas lahan belum memenuhi syarat jadi belum ada pembahasan lainnya, seperti kuota siswa pertama, anggaran pembangunan dan masih menunggu kebijakan lanjutan dari Pemerintah Pusat.

“Iya tidak tahu kedepannya apakah ada perubahan luas lahan, diperkecil misalnya,” kata Mulyani.

Mengenai pengelolaan kurikulum Mulyani menjelaskan akan juga melibatkan dengan Dinas Pendidikan. Menurutnya, sekarang ditangani Kemensos karena menyangkut data sasarannya ialah keluarga miskin.

“Tapi kalau nanti perihal pembelajaran dan kurikulum pasti kita akan melibatkan Kementerian Pendidikan,” pungkasnya.

Satu tanggapan untuk “Dinsos Kota Tangerang Sampaikan Program Sekolah Rakyat Terkendala Luas Lahan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB