Dorong Peran Ayah, SMAN 1 Ikuti Gerakan Pengambilan Rapor oleh Orang Tua Laki-laki

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMA 1 CILEGON

SMA 1 CILEGON

CILEGON, PUSAT-BERITA – Pihak SMA Negeri 1 menerapkan sistem pembagian waktu atau termin dalam pelaksanaan pengambilan rapor siswa guna mengantisipasi kepadatan kendaraan di lingkungan sekolah. Kebijakan ini diambil mengingat jumlah siswa SMAN 1 yang mencapai sekitar 1.350 orang serta keterbatasan lahan parkir yang tersedia.

Pihak sekolah menjelaskan, pengambilan rapor tidak memungkinkan dilakukan secara bersamaan dalam satu waktu. Oleh karena itu, sekolah membagi jadwal pengambilan rapor menjadi minimal tiga termin. Setiap termin memiliki jarak waktu sekitar dua setengah jam agar orang tua siswa memiliki kesempatan memarkir kendaraan di sekitar sekolah.

“Kalau dilakukan sekaligus, jelas tidak memungkinkan karena keterbatasan parkir. Dengan pembagian termin, setidaknya bisa mengurangi penumpukan kendaraan,” ujar Kepala Sekolah SMA 1 Cilegon Agus Panca Susilo.

Meski demikian, diakui bahwa kondisi tersebut tetap berpotensi mengganggu arus lalu lintas. Parkir kendaraan roda empat di sepanjang jalan sekitar sekolah kerap memakan sebagian badan jalan sehingga menyebabkan kemacetan.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihak SMAN 1 selalu berkoordinasi dengan pihak terkait, mulai dari Polsek yang berada di depan sekolah, Koramil setempat, hingga masyarakat yang mengelola titik-titik parkir di sekitar lingkungan sekolah.

Baca Juga :  LMND Tanggap Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Selain itu, sekolah juga mengikuti imbauan pemerintah terkait gerakan pengambilan rapor oleh para ayah di akhir semester. Dalam pelaksanaannya, pengambilan rapor diperbolehkan dilakukan oleh siapa saja dari orang tua siswa, baik ibu maupun ayah.

Namun, sekolah mendorong agar para ayah dapat hadir langsung dalam pengambilan rapor. Hal ini bertujuan agar wali kelas dapat berkomunikasi dan berdialog langsung dengan para ayah terkait perkembangan anak di sekolah.

“Biasanya ketika ayah yang datang, responnya lebih cepat. Pemerintah juga berharap para ayah lebih peduli terhadap pendidikan anak, tidak hanya diserahkan sepenuhnya kepada ibu,” jelasnya.

Pihak sekolah menegaskan, imbauan tersebut bersifat tidak wajib. Sekolah tidak memaksakan kehadiran ayah dalam pengambilan rapor, namun berharap partisipasi para ayah dapat meningkat sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan dan perkembangan anak.

Seluruh informasi terkait jadwal dan imbauan pengambilan rapor disampaikan secara resmi melalui surat edaran dan dibagikan kepada orang tua siswa melalui grup komunikasi yang tersedia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Publik Soroti Dugaan Hubungan Pribadi Libatkan Direktur RS Bukit Lewoleba
‎Malam Puisi Tangerang Bergema, Hidupkan Ruang Sastra Generasi Muda
BEM UMT Berqurban: Menanamkan Nilai Kepedulian dan Pengabdian Kepada Masyarakat
Pemuda 23 Tahun Nekat Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang
Aksi Peduli Sungai Ciputat Libatkan Relawan dan Masyarakat 
BPBD Kab Boalemo Masifkan Pencarian Korban Hanyut di Hari Kedua
DLH Kota Cilegon Pastikan Udara di Sekitar PT MCCI Aman Pascainsiden Kepulan Asap Putih
Reyzan Sulaeman Resmi Nahkodai PW PII Jakarta Raya
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:14 WIB

Publik Soroti Dugaan Hubungan Pribadi Libatkan Direktur RS Bukit Lewoleba

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:15 WIB

‎Malam Puisi Tangerang Bergema, Hidupkan Ruang Sastra Generasi Muda

Rabu, 27 Mei 2026 - 14:28 WIB

BEM UMT Berqurban: Menanamkan Nilai Kepedulian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:12 WIB

Pemuda 23 Tahun Nekat Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:35 WIB

BPBD Kab Boalemo Masifkan Pencarian Korban Hanyut di Hari Kedua

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies, STISNU Kota Tangerang (Foto: Istimewa)

Opini

Pesta Babi dan Upaya Sistematis Membungkam Papua

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:33 WIB

Seorang Pemuda Berencana Bunuh Diri (Foto: Istimewa)

Banten

Pemuda 23 Tahun Nekat Lompat ke Sungai Cisadane Tangerang

Rabu, 27 Mei 2026 - 04:12 WIB