HIMMARAYA Tuntut Transparansi Hukum Terkait Tewasnya Pelajar di Tual

- Penulis

Senin, 23 Februari 2026 - 15:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Fuad Hasan Joy Rubay (Foto: Istimewa)

Fuad Hasan Joy Rubay (Foto: Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITA – Himpunan Mahasiswa Maluku Raya (HIMMARAYA) mengecam keras atas dugaan kekerasan oleh oknum anggota kepolisian yang menyebabkan tewasnya seorang pelajar berusia 14 tahun di Kota Tual, Maluku. Korban Arianto Tawakal, dilaporkan meninggal dunia pada Kamis (19/2) setelah sempat mengalami luka serius.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum HIMMARAYA, Fuad Hasan Joy Rusbal menegaskan bahwa peristiwa ini merupakan tragedi kemanusiaan yang sangat mencederai rasa keadilan, terlebih korban masih di bawah umur. Ia mendesak agar dugaan keterlibatan oknum anggota Korps Brimob dalam kasus ini diusut secara transparan dan akuntabel.

“Fakta bahwa korban adalah seorang anak menjadikan kasus ini persoalan serius yang menyentuh ranah perlindungan anak sekaligus akuntabilitas institusi negara. Nyawa manusia tidak bisa ditebus hanya dengan kata maaf,” ujar Fuad, Senin (23/2/2026).

Lebih lanjut, Fuad memaparkan bahwa tindakan kekerasan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Fuad juga mengingatkan bahwa berdasarkan UU Nomor 2 Tahun 2002, tugas utama Polri adalah melindungi dan mengayomi masyarakat.

Baca Juga :  Geram Krisis Minyak Tanah, IMMT Soroti Lemahnya Pengawasan Pemkot Tual

Menurutnya, penggunaan kekuatan oleh aparat harus tunduk pada prinsip legalitas, proporsionalitas, dan akuntabilitas hal yang dinilai absen dalam insiden berdarah ini.

“Institusi kepolisian hadir untuk melindungi, bukan melukai. Keadilan harus ditegakkan dan kemanusiaan harus ditempatkan di atas seragam,” tegasnya.

Desakan kepada Pimpinan Polri

Atas insiden tersebut, HIMMARAYA dengan tegas menyampaikan beberapa tuntutan utama:

  1. Kapolres Tual wajib memastikan proses hukum berjalan terbuka tanpa ada yang ditutup-tutupi.
  2. Kapolda Maluku Diminta melakukan supervisi ketat terhadap penanganan perkara agar tidak terjadi intervensi.
  3. Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap satuan Brimob, mencakup aspek pembinaan, pengawasan, hingga standar prosedur penggunaan kekuatan.

HIMMARAYA berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas guna memastikan adanya pertanggungjawaban institusional.

“Hingga saat ini, pihak kepolisian menyatakan bahwa oknum yang diduga terlibat telah diamankan dan tengah menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IMMT Kritik Kebijakan Pemkot Tual Soal Penertiban Antrean BBM
Geram Krisis Minyak Tanah, IMMT Soroti Lemahnya Pengawasan Pemkot Tual
Sitoly Mony Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Maluku
Aliansi Mahasiswa Maluku Jakarta Desak Kepastian 1.957 PPPK
Muktamar XIV KAMMI Tetapkan Amri Akbar sebagai Ketua Umum, Serukan KAMMI Menjadi Rumah Nyaman bagi Seluruh Kader
SEMMI Cabang SBT Tolak Tegas Atas Tuduhan Mark-Up Anggaran Perjalanan Dinas Pada Bappeda
PB SEMMI Akan Laporkan Bupati Buru Selatan Atas Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan
Soal Kematian Veronika, HMI FEB Uningrat: Menyangkut Hak Pekerja Perempuan
Berita ini 54 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:05 WIB

IMMT Kritik Kebijakan Pemkot Tual Soal Penertiban Antrean BBM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:08 WIB

Geram Krisis Minyak Tanah, IMMT Soroti Lemahnya Pengawasan Pemkot Tual

Kamis, 20 Agustus 2026 - 22:51 WIB

Sitoly Mony Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Maluku

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:00 WIB

Aliansi Mahasiswa Maluku Jakarta Desak Kepastian 1.957 PPPK

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:20 WIB

Muktamar XIV KAMMI Tetapkan Amri Akbar sebagai Ketua Umum, Serukan KAMMI Menjadi Rumah Nyaman bagi Seluruh Kader

Berita Terbaru

Korban tewas penembakan dievakuasi ke UGD RSUD Wamena. (Foto/istimewa)

Papua Pegunungan

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:45 WIB