Kadis LH Tangerang Soal PSEL Mangkrak: Dicek saja ke Oligonya

- Penulis

Selasa, 16 September 2025 - 16:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Wawan Fauzi (foto/Tangerangkota.go.id)


TANGERANG, PUSATBERITA – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi memberikan respon singkat terkait adanya dugaan penarikan alat berat pengelolaan sampah oleh PT. Oligo Infra Swarna Nusantara di TPA Rawa Kucing.

‎”Terkait hal tersebut silahkan tanyakan ke pada pak Wali (Sachrudin),” Ucap Wawan saat dimintai keterangan di Kantor DLH Kota Tangerang, Senin (15/9) 2025.

‎Wawan juga melempar untuk mempertanyakan langsung ke PT. Oligo terkait dugaan alat berat yang ditarik kembali oleh PT. Oligo sendiri.

‎”Dicek saja ke Oligonya,” tambah Wawan yang terlihat sedang buru-buru dan bergegas masuk ke dalam mobil.

‎Sementara itu, ketika dimintai keterangan melalui WhatsApp kepada PT. Oligo terkait hal tersebut sampai berita ini diterbitkan tidak memberikan jawaban.

‎Dalam keterangan terpisah dikutip dari TangerangPos, sejauh ini Pemkot Tangerang masih melakukan kajian dan pembahasan.

‎“Saat ini Pemkot Tangerang masih lakukan pembahasan dan kajian atas hal tersebut (PSEL Kota Tangerang yang gagal Beroperasi Juni 2025),” kata Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, Rabu (14/05/2025).

Baca Juga :  Dugaan Pungli TPG di KKG Kota Tangerang, Mitra Kemenag Disorot

‎Kota Tangerang Darurat Sampah

‎Pengelolaan sampah di Kota Tangerang masih menghadapi tantangan besar. Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing di Jl. Iskandar Muda Kelurahan Kedaung Wetan Kecamatan Neglasari Kota Tangerang diduga sampai hari ini masih mengalami ‘stuck’ (tidak ada aktivitas).

‎Sebagaimana diamanatkan Peraturan Presiden (Perpres) No. 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah Menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan (PSEL) yang berfokus kepada 12 Kota besar di Indonesia, Kota Tangerang menjadi salah satunya Kota yang terpilih.

‎Megaproyek PSEL Kota Tangerang ditargetkan akan mulai dibangun secara infrastrukturnya pada Juni tahun 2023 dan siap Beroperasi pada Juni tahun 2025. Hal ini tentu masyarakat Kota Tangerang menaruh harapan besar agar Proyek PSEL di Kota Tangerang dapat berjalan sesuai dengan Target yakni Beroperasi pada Juni Tahun 2025.

‎Namun ironis, keberadaan PSEL di Kota Tangerang yang seharunya memberikan harapan positif dari perspektif pengurangan volume sampah yang selama ini semakin menggunung dan menempatkan Kota Tangerang dalam situasi darurat sampah diduga belum adanya Progres infrastruktur atas proyek tersebut.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 10 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB