Kajian Mentah Hingga Berbayar, Netizen Soroti Progam OJT Pemkot Tangerang

- Penulis

Rabu, 4 Juni 2025 - 22:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber Gambar : : Pinterest

TANGERANG, PUSATBERITA  – Program On The Job Training (OJT) yang digadang sebagai implementasi Program Gampang Kerja dari Pemerintah Walikota Tangerang, Sachrudin-Maryono menjadi buah bibir di ruang dunia maya.

Video yang diunggah akun TikTok @nasionalnewstv menayangkan sejumlah mahasiswa menggelar aksi unjuk rasa di depan Pusat Pemerintahan Kota Tangerang dalam rangka mengevaluasi 100 hari Pemerintahan Walikota Kota Tangerang Sachrudin – Maryono Hasan dinilai gagal, 3G (Gampang Kerja, Gampang Sekolah dan Gampang Sembako) disebut hanya program seremonial.

Dari unggahan video tersebut, menampilkan beragam komentar dari netizen yang juga mengkritisi persoalan program OJT.

“Menurut saya, program gampang kerja yang digaungkan walikota tangerang masih mentah kajiannya, mengapa demikian OJT (pelatihan di tempat kerja) hanya diperuntukkan oleh orang yang faham menggunakan elektronik dan sifatnya hanya segelintir orang saja yang faham. Lalu bagaimana dengan mereka yang dari pendidikan menengah kebawah apa tau walkot punya program tersebut ? Kan engga.yang artinya program gampang kerja milik Sachrudin tidak maksimal dalam pengimplementasiannya,” ungkap akun @Nrf*** dalam komentarnya.

Dikomentar berikutnya akun @Nrf*** juga menuturkan terkait Dinas Ketenagakerjaan Kota Tangerang tidak memiliki data angka pengangguran, hal tersebut memunculkan pertanyaan.

Baca Juga :  Kecamatan Batuceper Gelar Pagelaran Kebudayaan Optimis Lestarikan Budaya Lokal

“@Deni*** kemarin saya datang ke disnaker dan bertemu ke staff disana untuk menanyakan persoalan jumlah pengangguran yang ada di kota tangerang, dan bapak tau ternyata disnaker tidak punya data tersebut dan melempar ke BPS pertanyaan saya adalah bagaimana caranya dinas ketenagakerjaan dapat menyelaraskan program bapak sacrudin yang sedangkan angka pengangguran aja engga punya dan pertanyaan saya program apa yang sudah diluncurkan untuk mengurangi jumlah pengangguran yang ada di kota tangerang. ketiga gampang kerja apakah semua masyarakat memiliki hak yang sama untuk menikmati program gampang kerja,” tuturnya.

Adapula yang berkomentar bahwa program 3G hanyalah Gimmick belaka, “3G = Gimmick, Gimmick, Gimmick,” tulis akun @Worthle***.

Berkenaan video yang diunggah, beragam komentar yang mayoritas berisi komentar kritik terhadap kebijakan Pemerintah Walikota Tangerang, Sachrudin-Maryono.

Menarik komentar yang tuangkan oleh akun @kenta*** yang menilai terkait Gampang kerja.

“Gampang sekolah gampang kerja gampang sembako gampang ngomong mah😅,” ungkapnya.

Selanjutnya, Kekecewaan terjadi pada komentar dari akun @Titin***, kaya dia, “ojt GK ada tuh buat kerja yg ada bayar tuh ojt,” celetuknya.


Artikel Lain: Komitment Gampang Kerja, Pemkot Tangerang Adakan OJT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB