KAMP-SOS Dukung DPR Desak Komdigi Cegah Penyalahgunaan AI untuk Konten Pornografi

- Penulis

Jumat, 9 Januari 2026 - 21:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muhammad Senanatha Direktur Eksekutif Katalisastor Muda Pengawas Media Sosial (Dok. Ist)

Muhammad Senanatha Direktur Eksekutif Katalisastor Muda Pengawas Media Sosial (Dok. Ist)

JAKARTA, PUSAT BERITA — Katalisator Muda Pengawas Media Sosial (KAMP-SOS) menyatakan dukungan penuh terhadap sikap DPR RI yang meminta Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) agar lebih proaktif dalam mencegah penyalahgunaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk produksi konten pornografi di ruang digital.

Direktur Eksekutif KAMP-SOS, Muhammad Senanatha, menegaskan bahwa praktik penyalahgunaan Al terutama dalam bentuk manipulasi wajah, identitas, dan visual seseorang tanpa persetujuan merupakan ancaman serius terhadap hak privasi dan martabat manusia.

“Penyalahgunaan AI untuk konten pornografi bukan hanya persoalan moral, tetapi sudah masuk pada pelanggaran hak asasi, keamanan digital, dan perlindungan data pribadi. Negara tidak boleh abai terhadap praktik kejahatan digital semacam ini,” tegas Senanatha, Jumat (9/1).

Baca Juga :  Pilkada Oleh DPRD: Kudeta Senyap Atas Kedaulatan Rakyat

Ia menilai, Komdigi perlu segera memperkuat pengawasan terhadap platform digital serta mewajibkan penyedia teknologi AI memiliki sistem pencegahan sejak tahap awal, termasuk pembatasan perintah (prompt) yang berpotensi menghasilkan konten asusila.

“Kami mendorong Komdigi untuk tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif. Mekanisme pelaporan, penurunan konten ilegal, dan pencegahan unggah ulang harus berjalan cepat dan efektif,” lanjutnya.

Menurut KAMP-SOS, perkembangan teknologi AI harus diimbangi dengan regulasi dan penegakan hukum yang tegas agar tidak disalahgunakan untuk eksploitasi dan kekerasan digital terhadap masyarakat.

“Teknologi harus menjadi alat kemajuan peradaban, bukan alat eksploitasi. Ruang digital wajib dijaga agar tetap aman, beretika, dan bertanggung jawab,” pungkas Senanatha.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo
Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit
Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang
Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan
Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa: Tepati atau Pergi
Gelorakan Dakwah Ekonomi, PB SEMMI Dorong Potensi Industri Olahraga Nasional
Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari
Berita ini 46 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 17:45 WIB

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 13:19 WIB

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Menlu Singapura Temui Prabowo di Hambalang

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Kader HMI Batusangkar Maju Caketum PB HMI, Alumni Rapatkan Barisan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:45 WIB

Massa Aksi Bertahan di Bundaran HI di Tengah Hujan Deras

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB