KABUPATEN TANGERANG, PUSATBERITA – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok Artha Mandala Universitas Cendekia Abditama (UCA) bekerja sama dengan BCA Syariah menggelar edukasi ekonomi syariah di Aula Desa Cibogo, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Kamis, 20 Agustus 2026.
Kegiatan bertajuk “Literasi Ekonomi Syariah: Dari Pemahaman Menuju Penerapan” itu menyasar masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar ekonomi syariah, akad transaksi, hingga penerapannya dalam pengelolaan usaha.
Ketua Pelaksana KKN UCA, Dika, mengatakan kegiatan tersebut merupakan upaya mahasiswa menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pemahaman ekonomi dan keuangan syariah.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya memahami konsep ekonomi syariah, tetapi juga mampu menerapkannya dalam menjalankan dan mengembangkan UMKM,” kata Dika.

Ketua Program Studi Perbankan Syariah UCA, Dewi Putri Mandiri, mengatakan pengelolaan usaha berbasis syariah tidak cukup hanya dengan memahami mekanisme transaksi. Menurut dia, etika dan integritas menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan konsumen.
Dewi merujuk pada empat sifat Rasulullah SAW sebagai prinsip dalam menjalankan usaha, yakni siddiq, amanah, tabligh, dan fathanah. Keempatnya mencakup kejujuran dalam transaksi, menjaga kepercayaan, keterbukaan informasi, serta kecakapan dan profesionalisme dalam mengelola usaha.
Branch Operation Manager BCA Syariah, Sri Pujianti, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia mengatakan literasi perbankan syariah di pedesaan perlu diperkuat, terutama mengenai pemahaman akad dan penerapannya dalam aktivitas ekonomi masyarakat.
Menurut Sri, pemahaman terhadap akad penting agar masyarakat dapat menggunakan layanan keuangan syariah sesuai dengan prinsip yang berlaku dan kebutuhan usaha.
BCA Syariah berharap kegiatan bersama mahasiswa KKN UCA itu tidak berhenti di Desa Cibogo. Kolaborasi serupa diharapkan dapat diterapkan di wilayah pedesaan lain untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah.
Kegiatan ditutup dengan diskusi bersama warga dan komitmen untuk melanjutkan pendampingan bagi pelaku UMKM. Kolaborasi mahasiswa dan lembaga keuangan syariah tersebut menjadi salah satu upaya mendekatkan pemahaman ekonomi syariah dengan praktik usaha masyarakat desa.











