Menjaga Marwah Sekolah Gratis di Banten — Saatnya Negara Hadir Melawan Pungutan Liar di Sektor Pendidikan

- Penulis

Rabu, 19 November 2025 - 11:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Daniel Nainggolan (Foto/Istimewa)

Daniel Nainggolan (Foto/Istimewa)

Oleh Daniel H. Nainggolan | Founder Poros Intelektual Muda


Program Sekolah Gratis bagi SMA/SMK/SKh swasta di Provinsi Banten semestinya menjadi tonggak penting dalam pemerataan akses pendidikan. Melalui Pergub dan petunjuk teknis yang diterbitkan pemerintah daerah, negara menyatakan bahwa anak-anak Banten berhak mendapatkan pendidikan menengah tanpa beban biaya pendaftaran, SPP, atau pungutan lain yang telah ditanggung APBD. Ini bukan sekadar program, tetapi komitmen moral bahwa pendidikan adalah hak, bukan barang dagangan.

Namun ironisnya, laporan dugaan pungutan liar (pungli) di sekolah swasta penerima program menunjukkan jurang antara kebijakan dan kenyataan. Praktik tersebut seolah membatalkan semangat keadilan yang hendak dibangun pemerintah. Bayangkan: ketika negara telah menutup pintu biaya melalui kebijakan, masih ada pihak yang membuka celah pungutan di belakang publik. Ini bukan lagi sekadar pelanggaran administratif — ini bentuk pengkhianatan terhadap mandat konstitusi pendidikan.

Pungli di sekolah bukanlah persoalan kecil. Ia memukul keluarga berpenghasilan rendah yang menggantungkan harapan pada program ini. Ia menimbulkan rasa malu, ketidaknyamanan, bahkan ketakutan untuk bersuara. Dalam kacamata sosial, pungli adalah bentuk kekerasan struktural: tidak terlihat, tetapi menghukum mereka yang paling rentan.

Karena itu, tanggung jawab terbesar kini berada di tangan Dinas Pendidikan Provinsi Banten. Pengawasan tidak cukup dilakukan melalui surat edaran atau rapat koordinasi. Dibutuhkan langkah nyata dan tegas: audit mendadak, penelusuran laporan pungli secara independen, pemberian sanksi terbuka kepada sekolah yang melanggar, serta penyediaan saluran pengaduan yang aman bagi orang tua dan siswa. Tanpa pengawasan yang kuat, program sekolah gratis hanya akan menjadi slogan yang kosong.

Baca Juga :  Aksi Jilid II KCD Kota Tangerang, PROGRESI: Konflik Relasi Kuasa

Di sisi lain, sekolah swasta penerima program harus memahami bahwa dana yang mereka terima berasal dari uang publik — uang masyarakat. Karena itu, transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan. Mengelola dana publik sambil tetap memungut biaya kepada siswa adalah bentuk ketidakjujuran yang tidak dapat ditoleransi.

Pendidikan adalah fondasi masa depan Banten. Jika fondasinya rapuh karena praktik pungli yang dibiarkan, maka kerusakannya akan diwarisi oleh generasi berikutnya. Program Sekolah Gratis adalah kesempatan emas untuk membuktikan bahwa pemerintah daerah mampu menghadirkan layanan publik yang adil dan bersih. Kesempatan itu tidak boleh dikhianati.

Kini waktunya pemerintah menunjukkan keberpihakan yang nyata: membela hak siswa, memberantas pungli, dan memastikan setiap rupiah APBD benar-benar kembali kepada rakyat. Jika negara sudah berjanji menghadirkan sekolah gratis, maka janji itu harus ditegakan sepenuhnya tanpa kompromi

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah
Ripan Ardiana Desak Transparansi Pengelolaan Lapas Cibinong
Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:19 WIB

Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Ripan Ardiana Desak Transparansi Pengelolaan Lapas Cibinong

Selasa, 22 September 2026 - 05:06 WIB

Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Berita Terbaru

Lapas Kelas IIA Cibinong yang sempat bersitegang saat kunjungan Ombudsman RI. (Liputan6.com/Dicky Agung Prihanto)

Nasional

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Panggil Kementerian

Kamis, 24 Sep 2026 - 14:39 WIB

Penampakan fasilitas mewah yang menjadi temuan Ombudsman RI di Lapas Kelas IIA Cibinong, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (24/9/2026). (Foto/Tribunnews Bogor).

Nasional

Ombudsman Soroti Fasilitas Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Kamis, 24 Sep 2026 - 13:15 WIB

Ketua DPD Generasi Muda Pujakesuma Kabupaten Bogor Ripan Ardiana mendesak transparansi dan evaluasi pengelolaan Lapas Kelas IIA Cibinong. (Foto/dokumen pribadi)

Jawa Barat

Ripan Ardiana Desak Transparansi Pengelolaan Lapas Cibinong

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:53 WIB