PB SEMMI Dorong Pemerintah dan DPR RI Bahas Serius Perlindungan WNI di Venezuela

- Penulis

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PB SEMMI Perlindungan WNI
Muhammad Senanatha, selaku Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI (Dok. Ist)

JAKARTA, PUSAT BERITA — Menyikapi beredarnya kabar terkait insiden penangkapan Presiden Venezuela oleh Amerika Serikat yang memicu ketegangan geopolitik, Muhammad Senanatha, selaku Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kepemudaan PB SEMMI, mendorong Pemerintah Republik Indonesia dan DPR RI untuk segera melakukan pembahasan serius dan terukur terkait perlindungan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di Venezuela.

Muhammad Senanatha menegaskan bahwa eskalasi politik dan keamanan di suatu negara, terlebih yang melibatkan kekuatan global seperti Amerika Serikat, berpotensi menimbulkan dampak langsung terhadap keselamatan warga sipil asing, termasuk WNI. Oleh karena itu, negara wajib hadir secara aktif untuk memastikan aspek perlindungan, kepastian hukum, serta jalur evakuasi bila diperlukan.

PB SEMMI menilai pembahasan lintas kementerian dan lembaga bersama DPR RI harus segera dilakukan secara komprehensif, meliputi pemetaan jumlah dan sebaran WNI di Venezuela, kesiapan perwakilan diplomatik RI, hingga skenario kontinjensi menghadapi kemungkinan memburuknya situasi. Langkah preventif dinilai jauh lebih penting dibandingkan respons reaktif setelah terjadi insiden terhadap WNI.

Baca Juga :  Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan

Lebih lanjut, Muhammad Senanatha menekankan pentingnya diplomasi aktif Pemerintah Indonesia guna memperoleh kejelasan informasi dan memastikan komunikasi intensif dengan otoritas setempat serta mitra internasional, tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian dan kedaulatan hukum internasional.

“Keselamatan WNI adalah mandat konstitusional. Pemerintah dan DPR RI harus segera duduk bersama, membahas secara serius, dan memastikan tidak ada satu pun WNI yang terabaikan di tengah dinamika politik global,” tutup Muhammad Senanatha.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia
Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan
Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo
PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai
Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun
Ini Kisaran Honor Anggota Paskibraka, dari Daerah hingga Nasional
Indonesia Catat Serangan Buaya Tertinggi di Dunia, Seiring Rusaknya Habitat
‎SMRC: 42,8 Persen Persepsi Publik terhadap Kondisi Politik Anjlok
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:55 WIB

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2026 - 02:09 WIB

Haji Agus Salim: Ketika Seorang Diplomat Besar Tak Mampu Beli Kain Kafan

Senin, 10 Agustus 2026 - 05:54 WIB

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:03 WIB

PKS Dukung Reshuffle Kabinet Prabowo Tak Harus dari Partai

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 21:03 WIB

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Berita Terbaru

Anggota Tim SAR gabungan mengevakuasi korban terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 di Maumere, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 15 Agustus 2026. (Basarnas)

Nusa Tenggara Timur

BNPB Imbau Warga Jauhi Pantai Pascagempa M7,7 di NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 10:15 WIB

Personel Kantor SAR Maumere mengevakuasi korban dari bangunan yang roboh akibat guncangan gempa bumi di Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu (15/8/2026). (Foto: Kantor SAR Maumere)

Jakarta

Basarnas Evakuasi Tiga Korban Tertimpa Reruntuhan Gempa NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 09:11 WIB

Peta peringatan dini tsunami BMKG pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang berpusat di sekitar Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, Sabtu (15/8/2026). (Foto: BMKG NTT)

Daerah

Peringatan Tsunami Gempa M7,7 NTT Berakhir

Sabtu, 15 Agu 2026 - 09:01 WIB

Gempa M 7,0 di Laut NTT terasa kuat di Makassar. Foto: Getty Images/iStockphoto/Petrovich9.

Daerah

Gempa M7,7 NTT Dipicu Sesar Naik Busur Belakang Flores

Sabtu, 15 Agu 2026 - 08:38 WIB

Gempa bumi M7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. (Foto: kiriman warga).

Daerah

BMKG Keluarkan Peringatan Tsunami Pascagempa M7,7 di NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 06:10 WIB