Peringati Hari Tani, Wakil DPRD Kota Tangerang Serap Aspirasi Petani Kecil

- Penulis

Rabu, 24 September 2025 - 03:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Andri S Permana berbincang hangat dengan Arya seorang Petani asal Garut Selatan, Selasa (23/9) 2025 (foto: istimewa)

TANGERANG, PUSATBERITA – Politisi PDI Perjuangan Kota Tangerang yang juga Wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang, Andri S Permana, melakukan aksi turun ke sawah menemui sejumlah petani di wilayah Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Selasa (23/9/2025).

‎Pertemuan berlangsung sederhana tengah dihamparan sawah. Dalam suasana hangat, Andri berbincang bersama petani, mendengarkan langsung aspirasi terkait persoalan pertanian.

‎”Agenda ini digelar bertepatan dengan Hari Tani Nasional 2025, bentuk keberpihakan PDI Perjuangan terhadap petani sebagai penyedia pangan, sumber kehidupan, sekaligus penyangga kedaulatan bangsa,” kata Andri S Permana.

‎Ajak Pemkot Tangerang, Andri berkata, melalui Dinas Ketahanan Pangan untuk lebih proaktif memerhatikan petani mulai dari persoalan irigasi, penyedian pestisida dari serangan hama, hingga kebijakan sewa lahan.

‎”Lahan yang dijadikan sawah ini bukan milik petani langsung, mereka (petani) masih sewa, artinya mereka termasuk buruh tani dan pejuang tani yang harus diperhatikan Kesejahteraannya,” tambah Andri.

‎Andri berpendapat, jika para petani ini diperhatikan dapat menciptakan potensi besar bagi sumber pendapatan dan penghidupan bagi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan.

‎Arya, Petani asal Garut Selatan, menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi petani, seperti mengharapkan adanya koperasi tani sehingga bisa menampung dan membeli hasil panen mereka. Menurut Arya, dengan koperasi tani setidaknya bisa meminimalisir kesulitan para petani dalam memasarkan hasil panennya.

Baca Juga :  ‎Dinamika Organisasi: Berperan atau Baperan?

‎“Kami berharap pemerintah turun merhatiin petani, kami butuh koperasi tani sehingga ada tempat petani untuk drop hasil panen, sementara ini hasil panen dijual sendiri ke pasar Induk,” ujarnya saat di lokasi.

‎Melalui koperasi tani, Arya berkata, petani dapat memperoleh pupuk, pestisida, dan benih dengan harga yang lebih murah. Alhasil, petani tidak perlu lagi mengeluarkan biaya tinggi untuk membeli input pertanian.

‎Dia juga mengatakan, keluhan yang disampaikan tidak hanya dicatat, melainkan benar diperjuangkan.

‎“Kami senang ada wakil rakyat yang mau turun langsung mendengar keluhan petani. Harapan kami, apa yang disampaikan hari ini bisa ditindaklanjuti agar nasib petani lebih baik,” tambah Arya.

‎Langkah Andri telah menjadi bukti konsistensi PDI Perjuangan dalam mengawal perjuangan petani, mulai dari persoalan teknis seperti adanya koperasi tani hingga kebijakan strategis menyangkut sewa lahan.

‎”Saya berharap anak-anak muda Kota Tangerang bisa ikut terlibat dalam pemanfaatan lahan-lahan tidur agar menjadi produktif dan menjadi trend di wilayah urban,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Danau Rawang Udang Luluh Lantah Oleh Aktivitas PETI, APH Diduga Tak berdaya Hadapi Pelaku
Notaris Letty Yusniar Dilaporkan MPD Jabar Diduga Pemalsuan Akta 
Aktivis Banten Sebut Pemekaran Tangerang Raya Setara Jakarta
Titik Temu Demitologi dan Teologi dalam Menganalisa Bencana Alam
Hujan Angin Tumbangkan Pohon di Kawasan Pendidikan Cikokol 
450 KK Terdampak Banjir di Sambirata, Solusi Jangka Panjang Pemkot Cilegon Masih Sebatas Wacana
Banjir Rendam Sambirata Cibeber, Warga Keluhkan Minimnya Respons Pemerintah
Mapala Se-Indonesia Dirikan Posko Kemanusiaan, Jalankan 4 Program Tanggap Bencana di Aceh Tengah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Danau Rawang Udang Luluh Lantah Oleh Aktivitas PETI, APH Diduga Tak berdaya Hadapi Pelaku

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:32 WIB

Notaris Letty Yusniar Dilaporkan MPD Jabar Diduga Pemalsuan Akta 

Senin, 12 Januari 2026 - 17:15 WIB

Titik Temu Demitologi dan Teologi dalam Menganalisa Bencana Alam

Senin, 12 Januari 2026 - 12:02 WIB

Hujan Angin Tumbangkan Pohon di Kawasan Pendidikan Cikokol 

Minggu, 11 Januari 2026 - 23:32 WIB

450 KK Terdampak Banjir di Sambirata, Solusi Jangka Panjang Pemkot Cilegon Masih Sebatas Wacana

Berita Terbaru

Raja Langit

Game

Team Spirit Tumbangkan Raksasa MLBB Indonesia Onic Esport

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:14 WIB