PN Tangerang Didesak Netral Tangani Kasus Charlie Chandra

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, PUSATBERITA – Belakangan ini, kasus SHM No. 5 tahun 1962 kembali gegerkan wilayah Kabupaten Tangerang bagian utara. Pasalnya Polda Banten telah menangkap tersangka kasus pemalsuan dokumen atas nama Charlie Chandra.

Diketahui, hingga kini kasus tersebut tengah berlangsung di meja persidangan dan ditangani Pengadilan Negeri Tangerang sejak 2 Juni 2025.

Atas polemik tersebut, turut disorot oleh Yanto aktivis Tangerang Utara, dirinya mengungkapkan pandangannya bahwa kasus tersebut kental akan kepentingan pengusaha yang melibatkan Aparat Penegak Hukum melalui Lembaga Peradilan.

Hal itu diungkapkannya bukan tanpa dasar, dirinya menyampaikan bahwa kasus tersebut seharusnya berakhir sejak Putusan Mahkamah Agung yang menyatakan kepemilikan sah atas SHM No. 5 tersebut.

“Jadi putusan Mahkamah Agung melalui Kasasi (No. 3306 K/Pdt/2000), dan Peninjauan Kembali (No. 250/PK/Pdt/2004) sudah menjadi jawaban keabsahan surat tersebut, sedangkan putusan perkara perdata oleh PN Tangerang (Putusan No. 82/pdt.G/1997/PN/TNG), telah dibatalkan dengan putusan

Pengadilan Tinggi Bandung (Putusan No. 726/Pdt/1998/PT.Bdg),” kata Yanto yang juga koordinator Solidaritas Mahasiswa Demokrasi Tangerang.

Lebih lanjut, dirinya mengungkapkan bahwa, keinginan pihak lain untuk menguasai SHM tersebut dinilai terlalu dipaksakan.

Baca Juga :  Diduga Mark-Up Anggaran Sewa Kantor KCD Tangerang Hampir Rp 300 Juta

“Saya menilai sejauh ini, seperti dipaksakan, padahal Putusan Pidana PN Tangerang (Nomor: 596/PID/S/1993PN/TNG) dikesampingkan dalam hukum dan mendahulukam Perdata sesuai dengan Putusan Pengadilan Tinggi Bandung,” lanjut Yanto, Mantan Ketua Umum SEMMI Tangerang.

Bukan hanya itu, dirinya juga mengendus perbuatan tidak masuk akal atas pembatalan kepemilikan atas nama Sumita Chandra oleh BPN Wilayah Banten pada 2023 lalu.

“Ini yang lebih mengejutkan, pembatalan kepemilikan Sumita Chandra oleh BPN, menurut saya dasarnya sangat tidak masuk akal, berupa Putusan Pidana Paul Chandra pada AJB 202, padahal sudah ada putusan Mahkamah Agung,” terangnya kepada wartawan.

Dengan demikian, pihaknya bersama Solidaritas Mahasiswa Demokrasi Tangerang mendesak dan memberikan tuntutan:

1. Mendesak PN Tangerang untuk Netral dan tidak menjadi alat kriminalisasi pengusaha maupun mafia tanah.

2. Mendesak PN Tangerang untuk menghentikan proses persidangan yang tidak sehat.

3. Mendesak PN Tangerang untuk memperhatikan Putusan Mahkamah Agung

4. Mendesak Mahkamah Agung untuk mencopot Kepala Pengadilan Negeri Tangerang karena tidak mengindahkan Putusan Mahkamah Agung.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah
Ripan Ardiana Desak Transparansi Pengelolaan Lapas Cibinong
Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang
Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Berita ini 6 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:19 WIB

Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah

Rabu, 23 September 2026 - 18:53 WIB

Ripan Ardiana Desak Transparansi Pengelolaan Lapas Cibinong

Selasa, 22 September 2026 - 05:06 WIB

Aliansi Pemuda Laporkan Dugaan Pembubaran Ibadah ke Polresta Tangerang

Senin, 21 September 2026 - 18:25 WIB

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 September 2026 - 15:33 WIB

Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan

Berita Terbaru

Ketua DPD Generasi Muda Pujakesuma Kabupaten Bogor Ripan Ardiana mendesak transparansi dan evaluasi pengelolaan Lapas Kelas IIA Cibinong. (Foto/dokumen pribadi)

Jawa Barat

Ripan Ardiana Desak Transparansi Pengelolaan Lapas Cibinong

Rabu, 23 Sep 2026 - 18:53 WIB

Ilustrasi Satpol PP Kabupaten Tangerang

Banten

Kasatpol PP Kabupaten Tangerang Diduga Lecehkan Anak Buah

Senin, 21 Sep 2026 - 18:25 WIB