Sekolah Swasta Gratis Jadi Solusi Keterbatasan Akses Pendidikan Di Kabupaten Tangerang

- Penulis

Rabu, 2 Juli 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yanto Aktivis Mahasiswa Asal Tangerang Utara (Dok. Istimewa)

Yanto Aktivis Mahasiswa Asal Tangerang Utara (Dok. Istimewa)

TANGERANG, PUSATBERITA – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan baru-baru ini telah mengumumkan program sekolah swasta gratis untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP).

Hal itu tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Tangerang Nomor 620 Tahun 2025 tentang Satuan Pendidikan Swasta Penyelenggara Pendidikan Gratis, tercatat setidaknya terdapat 50 SD dan 128 SMP Swasta yang terdata sebagai penyelenggara pendidikan gratis.

Menanggapi hal tersebut, Yanto aktivis mahasiswa angkat bicara, menurutnya sekolah swasta gratis dapat memecah masalah keterbatasan akses pendidikan di kabupaten tangerang.

Pasalnya, hingga kini kabuapten tangerang masih memiliki keterbatasan pada fasillitas pendidikan yang belum berimbang antara sekolah dasar negeri dan sekolah menengah pertama negeri.

Tercatat pada tahun 2024/2025 menurut data pokok pendidikan dasar menengah setidaknya terdapat 309 SDN dan 95 SMPN, angka tersebut jauh jika dibandingkan dengan sekolah swasta yang mencapai 492 SDN dan 397 SMPN.

Baca Juga :  Mangkrak dan Tak Berfungsi, Gedung Posyantek Sepatan Disorot Aktivis

Angka tersebut menurutnya menjadi salah satu penyebab keterbatasan anak-anak untuk mengakses pendidikan gratis dan memadai.

“Program ini perlu kita dukung, karena terdapat 340.135 siswa SD yang membutuhkan akses pada SMP, ini bisa jadi jawaban atas solusi angka putus sekolah di kabupaten tangerang,” kata Yanto kepada wartawan, rabu 2 Juli 2025.

Lebih lanjut, pemuda asal tangerang bagian utara tersebut mengajak masyarakat kabupaten tangerang untuk memanfaatkan program sekolah gratis, terlebih pada masa seleksi penerimaan murid baru, pastinya terdapat calon siswa yang tidak masuk ke sekolah negeri karena keterbatasan kuota.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Musda PBB Banten, Todo Nainggolan Resmi Pimpin Periode 2026–2031
Dugaan Miras dan Wanita Penghibur di TPA Jatiwaringin, Aktivis Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Bela Ayah dari Intimidasi Debt Collector, Malah Ditetapkan Tersangka
IMMT Apresiasi Langkah Distan Kota Tual Antisipasi El Niño Tahun 2026
Chorinus Eric Nerokou Buka Workshop Litigation Skill, PLN Bahas Perkembangan KUHP-KUHAP Baru
Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji
Dinkes Kab. Bogor Raih Predikat Pemilik Fasilitas Kesehatan Terluas di Jawa Barat
Dinkes Kab. Bogor Gelar Skrining TBC dan Radiologi Gratis bagi Warga Cicangkal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:47 WIB

Hasil Musda PBB Banten, Todo Nainggolan Resmi Pimpin Periode 2026–2031

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:12 WIB

Dugaan Miras dan Wanita Penghibur di TPA Jatiwaringin, Aktivis Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:05 WIB

Bela Ayah dari Intimidasi Debt Collector, Malah Ditetapkan Tersangka

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:53 WIB

IMMT Apresiasi Langkah Distan Kota Tual Antisipasi El Niño Tahun 2026

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:10 WIB

Apresiasi Kesadaran Jamaah, Dinkes Kab. Bogor Intensifkan Pembinaan Kesehatan Haji

Berita Terbaru

Opini

Pasca 1 dan 2 Mei; Presiden, Buruh, Guru

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:45 WIB