Warga Duren Village Tangerang keluhkan Tanggul Terlalu Pendek

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir melanda Duren Village Tangerang (Foto: Aditya/PusatBerita)

Banjir melanda Duren Village Tangerang (Foto: Aditya/PusatBerita)

TANGERANG, PUSATBERITA Perumahan Duren Village, Ciledug, Kota Tangerang, Banten adalah salah satu perumahan yang direndam banjir cukup parah karena letaknya yang bersebelahan dengan Kali Angke. Warga Duren keluhkan tanggul yang pendek sehingga terdampak banjir pada Jumat (23/1/2026).

‎Ketinggian air di kawasan tersebut bervariasi, mulai dari sekitar 50 sentimeter hingga 1,5 meter di sejumlah titik. Warga mengaku tidak menyangka air datang begitu cepat, bahkan saat sebagian masih beraktivitas di dalam rumah, pada Jumat (23/1/2026).

‎Disertai rintik hujan, arus air terlihat lambat dengan membawa sampah yang didominasi sampah rumah tangga seperti plastik.

‎Selain itu, sejumlah kendaraan, baik roda empat maupun roda dua tampak terendam. Beberapa warga tampak mengamankan barang dengan menembus genangan. Adapula warga yang menunggu bantuan perahu karet dengan menetap di lantai 2 rumah.

‎Ketua RT 02/012 Sudimara Barat, Ispiyanto menjelaskan bahwa awalnya debit air tiba-tiba bertambah besar akibat aliran tambahan dari kawasan Perumahan Puri Kartika.

‎“Tapi kalau sekiranya enggak ada jebol [tanggul] enggak bakal separah ini. Karena ini ada luberan air, tanggulnya sudah tidak memadai,” ujar Ispiyanto saat diwawancarai.

‎Ia menuturkan, saat kejadian dirinya sedang bersih-bersih rumah dan bersiap melakukan aktivitas seperti biasa, sebelum mendengar suara air yang jatuh deras.

‎“Tidak nyangka tiba-tiba begini. Saya lagi bersih-bersih rumah, lagi siap-siap. Tahu-tahu ada suara kayak air jatuh. Pas saya lihat ke depan rumah. Saya kaget, langsung kunci rumah, lalu bicara sama warga. Saya datang duluan ke Pak RW, saya bilang air deras ini titiknya dari sini [Perumahan Puri Kartika] bukan dari tanggul,” jelasnya.

Baca Juga :  Jadi Langganan Banjir, Gerbang Taman Krakatau Tumpah Ruah Curah Hujan Tinggi

‎Menurutnya, ketinggian air mulai naik antara pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Di wilayah RT 02/012 sendiri terdapat 84 kepala keluarga (KK) yang terdampak banjir.

‎Sebagai langkah darurat, warga diarahkan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk mengungsi di Masjid Aceh.

‎Sementara itu, salah satu warga, Musiono (49) mengatakan harapannya ada peningkatan infrastruktur pengendali banjir agar kejadian serupa tidak terulang.

‎“Turab ini harusnya dinaikin lagi. Sekarang naiknya cuma 50 cm, minta dinaikin lagi 50 cm lagi. Karena meluap terjadi seperti ini. Selain itu, penambahan pompa. Kalau turab sudah tinggi, Insya Allah mungkin enggak terjadi lagi,” ungkapnya.

‎Warga menilai kondisi tanggul yang ada saat ini sudah tidak lagi memadai menahan volume air, terutama saat terjadi tambahan aliran dari kawasan sekitar.

‎Mereka berharap pemerintah segera melakukan evaluasi dan penanganan permanen, tidak hanya solusi sementara, guna mencegah banjir serupa dikemudian hari.

‎Saat ini, warga terdampak banjir ada mengungsi ke rumah kerabat, tetangga, serta sejumlah lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh pihak terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi
Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial
BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar
Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper
SEMMI Tangerang Soroti Kantor Satpol PP Tutup di Jam Kerja
Nara JW Law Firm bersama Erawijaya Consultant dan PB PII Gelar Santunan Anak Yatim
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:25 WIB

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Kamis, 19 Maret 2026 - 22:53 WIB

Takbir Keliling 1447 H Desa Kramat Berlangsung Meriah, Pemuda Tunjukkan Kreativitas

Rabu, 18 Maret 2026 - 19:55 WIB

Komunitas Family Blue Paradise Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Puasa Bersama, Perkuat Kepedulian Sosial

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:33 WIB

BMM Gelar Penyaluran Program Sembako Pejuang keluarga, Bingkisan Lebaran Ceria di Makassar

Rabu, 18 Maret 2026 - 03:47 WIB

Penampakan Parkir Liar di Area Stasiun Batuceper

Berita Terbaru

Pemudik saat dievakuasi Damkar akibat nyasar Ikuti Google Maps (foto: istimewa).

Daerah

Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Minggu, 22 Mar 2026 - 17:25 WIB

Sekolah Radio Telegrafis Udara. (Foto: Dok. Instagram @sejarah_tniau).

Sejarah

Sejarah Sekolah Radio Telegrafis Udara Indonesia

Minggu, 22 Mar 2026 - 14:13 WIB