Gelombang Tinggi di Selat Sunda Picu Kemacetan Total di Pelabuhan Merak

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 22:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Arus penyeberangan Merak di berlakukan sistem buka tutup dan mengakibatkan macet panjang

Arus penyeberangan Merak di berlakukan sistem buka tutup dan mengakibatkan macet panjang

CILEGON, PUSAT-BERITA — Arus penyeberangan dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung, mengalami kemacetan total pada Kamis (18/12/2025) sore. Kondisi tersebut dipicu oleh tingginya gelombang laut di perairan Selat Sunda yang mengganggu operasional kapal feri.

Gelombang tinggi disertai hembusan angin kencang memaksa sejumlah kapal menunda keberangkatan demi keselamatan penumpang dan awak kapal. Akibatnya, antrean kendaraan di kawasan pelabuhan tidak terhindarkan.

Berdasarkan pantauan, antrean kendaraan mengular panjang hingga ke luar area pelabuhan. Ratusan kendaraan pribadi, bus, hingga truk logistik terjebak kemacetan. Untuk mencegah penumpukan kendaraan di dalam kawasan pelabuhan, pihak kepolisian memberlakukan pembatasan pergerakan dengan sistem penyekatan di ruas Tol Cikuasa–Merak.

Hingga sore hari, kondisi laut masih tampak bergelombang dengan angin yang cukup kencang sehingga kapal feri belum dapat beroperasi secara normal.

Baca Juga :  Usai Sindiran Dino Patti Djalal, Bambang Pacul Kritik Prabowo Utus Ketua MPR ke Iran‎

Salah seorang pengemudi truk roda empat, Sudadi, mengaku telah menunggu sejak subuh hingga sore hari namun belum juga bisa menyeberang.

“Ya pak, saya sudah menunggu dari jam tiga pagi sampai sore hari ini. Mungkin karena kendala gelombang laut, jadi saya belum bisa naik kapal,” ungkap Sudadi saat di wawancarai, Kamis, (18/12/2025)

Ia juga menjelaskan bahwa dirinya hendak menyeberang dari Pati menuju Jambi, kemudian melanjutkan perjalanan ke Padang untuk mengantarkan bantuan bagi korban bencana alam.

“Saya dari Pati mau ke Jambi, kemudian lanjut ke Padang untuk mengantarkan bantuan bencana alam,” jelasnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 24 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB