Gerakan Rakyat Resmi Transformasi Sebagai Partai Politik

- Penulis

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid. (Dok. Humas DPP Partai Gerakan Rakyat).

Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid. (Dok. Humas DPP Partai Gerakan Rakyat).

JAKARTA, PUSATBERITAGerakan Rakyat resmi transformasi menjadi partai politik setelah penutupan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I di Hotel Arya Duta Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/1/2026).

Keputusan bersejarah ini diumumkan langsung oleh Ketua Umum terpilih, Sahrin Hamid, yang ditetapkan secara aklamasi oleh peserta Rakernas.

Perubahan status tersebut disahkan melalui pemungutan suara elektronik (e-voting) nasional. Hasilnya, 403 pengurus wilayah atau sekitar 98 persen peserta menyatakan setuju Gerakan Rakyat beralih dari ormas menjadi partai politik.

Sidang pleno Rakernas juga memberikan mandat penuh kepada Ketua Umum untuk menyusun struktur kepengurusan partai sesuai visi, misi, dan karakter Gerakan Rakyat.

Dalam pidatonya, Sahrin Hamid menegaskan bahwa transformasi ini merupakan respons atas dinamika politik nasional yang membutuhkan partai baru yang bersih, inovatif, dan partisipatif

Kami bukan sekadar partai, melainkan gerakan rakyat yang berjuang untuk keadilan sosial bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Sahrin dalam keterangannya, Minggu (18/1/2026).

Gerakan Rakyat mengusung nilai Panca Dharma sebagai fondasi ideologis partai, yakni religius, nasionalis-kerakyatan, karsa kesatria, kasih sayang, dan integritas moral. Nilai-nilai tersebut akan menjadi acuan dalam penyusunan kebijakan dan strategi politik ke depan.

Baca Juga :  Menakar Korupsi Jokowi dan Keluarganya, GAUM K Gelar Diskusi

Sahrin juga menggarisbawahi bahwa kekuatan utama partai ini adalah Gotong Royong. Sejak tahun 2023 hingga 2026, seluruh kegiatan Gerakan Rakyat dilakukan secara swadaya dan patungan oleh para anggota, bukan oleh kekuatan oligarki atau dinasti politik.

Untuk membedakan diri dengan partai lain, Partai Gerakan Rakyat menetapkan Panca Dharma sebagai karakter setiap kadernya, di antaranya religiusitas, nasionalisme kerakyatan, kersa ksatria, kasih sayang, dan integritas moral.

Selain karakter kader, organisasi partai akan dijalankan dengan prinsip-prinsip demokrasi yang sehat, terutama musyawarah mufakat. Sahrin menegaskan bahwa pimpinan partai di tingkat daerah, baik DPW, DPD, hingga DPC, tidak boleh menjadi otoritas tunggal, melainkan harus menjadi fasilitator bagi keputusan kolektif anggotanya.

Juru Bicara Partai Gerakan Rakyat, Angga Putra Fidrian, menambahkan bahwa keputusan perubahan status dilakukan melalui mekanisme yang transparan dan demokratis.

“Proses e-voting ini mencerminkan kehendak mayoritas anggota, sekaligus komitmen kami terhadap demokrasi terbuka,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu
BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan
Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM
Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug
SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi
‎Harga BBM Juni 2026: Pertamax Turbo Tembus Rp20.750 per Liter
LBH GP Ansor Pusat Desak Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan Banser Rida
‎BEM UIC Soroti Prabowo Pertahankan Listyo Sigit di Tengah Kritik Publik
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:27 WIB

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:30 WIB

Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56 WIB

SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB