Banjir Bandang Landa Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, Akibat Hujan Lebat

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Pasca Banjir Bandang (Foto: Kiriman Warga)

Kondisi Pasca Banjir Bandang (Foto: Kiriman Warga)

KABUPATEN PEMALANG, PUSATBERITASejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang dilanda banjir bandang pada Sabtu (24/1) 2026 kemarin, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan pegunungan. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan infrastruktur di dua kecamatan, yaitu Pulosari dan Moga.

Sebanyak lima desa tercatat sebagai wilayah paling terdampak, antara lain Desa Penakir, Nyalembeng, dan Gunungsari di Kecamatan Pulosari, serta Desa Sima dan Pepedan di Kecamatan Moga.

Desa Penakir menjadi lokasi dengan kerusakan paling parah. Arus banjir bandang yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan sekitar delapan rumah warga hanyut terbawa air, sementara sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan mulai dari berat hingga ringan.

Di Desa Sima, Kecamatan Moga, banjir bandang merusak puluhan rumah warga, khususnya di wilayah Dusun Gintung dan Dusun Tretep. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Pepedan, di mana rumah warga terdampak oleh terjangan arus air yang deras yang disertai material lumpur dan batu.

Baca Juga :  450 KK Terdampak Banjir di Sambirata, Solusi Jangka Panjang Pemkot Cilegon Masih Sebatas Wacana

Hingga saat ini, warga bersama aparat desa dan tim terkait masih tengah melakukan pendataan terhadap jumlah kerusakan yang terjadi serta pembersihan material banjir yang menumpuk. Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah pegunungan Pemalang masih memiliki potensi yang tinggi.

Dalam kesempatan ini, pemerintah daerah juga diminta untuk segera mengambil langkah-langkah penanganan darurat serta memastikan keselamatan bagi seluruh warga yang terdampak oleh banjir bandang tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan
Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam
Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total
Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
Berita ini 68 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 02:25 WIB

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:25 WIB

Karhutla Bromo Makin Meluas, Seluruh Akses Wisata Ditutup Total

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Berita Terbaru

Gerhana Matahari Total diperkirakan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026. BMKG menyatakan fenomena tersebut tidak dapat diamati secara langsung dari wilayah Indonesia. Foto: BMKG.

Nasional

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 Tak Lintasi Indonesia

Selasa, 11 Agu 2026 - 02:55 WIB

Drone water bombing sedang isi daya untuk padamkan kebakaran bromo, Minggu (9/8/2026) (Foto: Miftahul Huda/Kompas.com).

Nasional

Menhut Ancam Hukum Berat Pelaku Karhutla Gunung Bromo

Senin, 10 Agu 2026 - 05:54 WIB

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur, pada Ahad, 9 Agustus 2026 (Foto: kehutanan.go.id).

Daerah

Karhutla Bromo Capai 520 Hektare, Water Bombing Dikerahkan

Senin, 10 Agu 2026 - 02:25 WIB