KABUPATEN PEMALANG, PUSATBERITA – Sejumlah wilayah di Kabupaten Pemalang dilanda banjir bandang pada Sabtu (24/1) 2026 kemarin, akibat hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur kawasan pegunungan. Peristiwa ini menyebabkan kerusakan pada rumah warga dan infrastruktur di dua kecamatan, yaitu Pulosari dan Moga.
Sebanyak lima desa tercatat sebagai wilayah paling terdampak, antara lain Desa Penakir, Nyalembeng, dan Gunungsari di Kecamatan Pulosari, serta Desa Sima dan Pepedan di Kecamatan Moga.
Desa Penakir menjadi lokasi dengan kerusakan paling parah. Arus banjir bandang yang datang secara tiba-tiba mengakibatkan sekitar delapan rumah warga hanyut terbawa air, sementara sejumlah rumah lainnya mengalami kerusakan mulai dari berat hingga ringan.
Di Desa Sima, Kecamatan Moga, banjir bandang merusak puluhan rumah warga, khususnya di wilayah Dusun Gintung dan Dusun Tretep. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Pepedan, di mana rumah warga terdampak oleh terjangan arus air yang deras yang disertai material lumpur dan batu.
Hingga saat ini, warga bersama aparat desa dan tim terkait masih tengah melakukan pendataan terhadap jumlah kerusakan yang terjadi serta pembersihan material banjir yang menumpuk. Masyarakat diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan di wilayah pegunungan Pemalang masih memiliki potensi yang tinggi.
Dalam kesempatan ini, pemerintah daerah juga diminta untuk segera mengambil langkah-langkah penanganan darurat serta memastikan keselamatan bagi seluruh warga yang terdampak oleh banjir bandang tersebut.











