Ketua Umum PBNU Tekankan Kader IPNU Bijak Hadapi Tantangan Zaman di Abad Kedua NU

- Penulis

Minggu, 1 Februari 2026 - 18:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), KH. Yahya Kholil Staquf, sedang memberikan pengarahan kepada Kader IPNU (Foto: Istimewa)

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (NU), KH. Yahya Kholil Staquf, sedang memberikan pengarahan kepada Kader IPNU (Foto: Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITAKetua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) “KH Yahya Kholil Staquf” memberikan pesan penting kepada jajaran kader Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dalam pertemuan silaturahmi yang berlangsung di Jakarta, yang diikuti oleh Pengurus PW IPNU Se-Indonesia, Jum’at (30/1/2026)

Di hadapan Ketua PW IPNU Se-Indonesia Gus Yahya menegaskan bahwa seluruh ikhtiar dan langkah besar yang dilakukan oleh NU di abad kedua semata-mata diperuntukkan bagi masa depan generasi muda NU, khususnya pelajar dan santri.

“Semua yang aku lakukan ini untuk kalian. Tapi ingat, ini seperti barang yang sangat kuat sekaligus berbahaya. Kalau tidak bijak menggunakannya, bisa melukai diri sendiri. Maka kalian harus hati-hati, cerdas, dan bertanggung jawab,” tegas Ketua Umum PBNU di hadapan kader IPNU.

Pesan tersebut menjadi penegasan bahwa kaderisasi di tubuh IPNU tidak boleh sekadar formalitas struktural, melainkan harus melahirkan kader yang matang secara intelektual, spiritual, dan sosial dalam menghadapi kompleksitas zaman.

Ketua Umum PBNU juga mendorong IPNU agar tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi lokomotif perubahan di tengah masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan, literasi digital, dan penguatan nilai-nilai keislaman yang moderat.

Baca Juga :  Demo Besar-Besaran Ojol dan Kurol 20 November, FDTOI Sampaikan Lima Tuntutan Utama

Pertemuan ini disambut antusias oleh jajaran pengurus IPNU yang hadir. Mereka menilai arahan Ketua Umum PBNU sebagai bekal ideologis penting dalam menapaki peran IPNU di abad kedua NU, yang ditandai dengan tantangan global, disrupsi teknologi, serta krisis identitas generasi muda.

Ketua Umum PP IPNU, M. Agil Nuruzzaman dalam kesempatan tersebut menyampaikan rasa syukur atas perhatian langsung dari PBNU terhadap kader IPNU.

“Kami bersyukur dan beruntung memiliki pimpinan PBNU yang terus memberi ruang, kepercayaan, sekaligus peringatan moral kepada kami. Ini menjadi pengingat bahwa kader IPNU harus siap menjadi generasi penerus NU yang bukan hanya loyal, tetapi juga berkualitas,” ungkap Agil Nuruzzaman.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi momentum penguatan kaderisasi IPNU agar tetap relevan, adaptif, dan mampu menjaga marwah NU sebagai penjaga peradaban Islam Nusantara di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu
BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan
Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM
Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug
SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi
‎Harga BBM Juni 2026: Pertamax Turbo Tembus Rp20.750 per Liter
LBH GP Ansor Pusat Desak Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan Banser Rida
‎BEM UIC Soroti Prabowo Pertahankan Listyo Sigit di Tengah Kritik Publik
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:27 WIB

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:30 WIB

Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56 WIB

SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB