PB PII: Indonesia Tidak Boleh Diam Atas Meninggalnya Prajurit TNI di Lebanon

- Penulis

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia Mengecam Keras Serangan Atas Pasukan Perdamaian di Lebanon (Foto: Istimewa)

Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia Mengecam Keras Serangan Atas Pasukan Perdamaian di Lebanon (Foto: Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITAKondisi Dunia sedang tidak baik-baik saja, terlebih khusus dalam misi perdamaian. Penyerangan tentara Israel kepada pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon Selatan (UNIFIL). Selasa (31/3/2026).

Diketahui, serangan terhadap konfoi logistik UNIFIL tersebut sudah menewaskan tiga prajurit TNI. Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri (HLN) PB PII, Zainal Ilmi mengatakan bawah PB PII turut berdukacita dan berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas syahidnya almarhum di medan tugas.

“PB PII turut berduka, atas syahidnya para pejuang perdamaian PBB dari TNI. Semoga Allah berikan beliau tempat terbaik di sisinya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Zainal, Selasa (31/3).

PB PII juga mengecam dan mengutuk keras segala bentuk penyerangan terhadap pasukan perdamaian.

Baca Juga :  Waduh, Muktamar Ke-33 PII Mangkir Lagi, PW PII se-Indonesia Ambil Alih Muknas

“Serangan terhadap pasukan perdamaian ini, tidak bisa di biarkan, ini merupakan pelanggaran berat terhadap hukum internasional,” lanjut Zainal ketika di wawancara oleh tim media.

Lebih lanjut, PB PII menuntut pemerintah Republik Indonesia untuk segera mengambil tindakan tegas di forum internasional dan menjamin keselamatan prajurit yang bertugas agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

PB PII juga mendorong pemerintah Republik Indonesia untuk melakukan evaluasi secara mendalam atas keikutsertaan prajurit TNI dalam pasukan perdamaian di wilayah konflik, tidak terkecuali dalam misi BoP di Gaza, Palestina.

“Indonesia harus secepatnya mengambil langkah tegas. Evaluasi secara mendalam atas keikutsertaan kita dalam pasukan perdamaian ini. Terlebih khusus keikutsertaan kita terhadap BOP di Gaza Palestina,” tutupnya dengan tegas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Torehan KAI Commuter Selama 20 Hari Masa Angleb 2026
Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain
Mahasiswa Desak DPR Bentuk TGPF Usut Tuntas Teror Air Keras terhadap Aktivis KontraS
Sablon Murah, DGT-Shirt Sablon Hadirkan Layanan Sablon Plastisol dan DTF.
EN LMND Soroti Seruan “Baku Bunuh” Dari Salah Satu Anggota DPRD Malut
Polemik Penahanan Mantan Menteri Agama RI, PB SEMMI Pertanyakan Integritas KPK
Aliansi Organda Se-Jakarta Kecam Keras Dugaan Keterlibatan Prajurit TNI Dalam Kasus Penyiraman Air Keras Terhadap Aktivis KontraS
Aksi di KPK, GMNI Jakarta Timur Desak Transparansi Penanganan Kasus JICT
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:58 WIB

Torehan KAI Commuter Selama 20 Hari Masa Angleb 2026

Selasa, 31 Maret 2026 - 15:10 WIB

PB PII: Indonesia Tidak Boleh Diam Atas Meninggalnya Prajurit TNI di Lebanon

Senin, 30 Maret 2026 - 23:40 WIB

Official Trailer Film “Kupilih Jalur Langit”: Saat Akad Sudah Diucap, Namun Hati Suami Masih Milik Wanita Lain

Senin, 30 Maret 2026 - 20:27 WIB

Sablon Murah, DGT-Shirt Sablon Hadirkan Layanan Sablon Plastisol dan DTF.

Senin, 30 Maret 2026 - 13:11 WIB

EN LMND Soroti Seruan “Baku Bunuh” Dari Salah Satu Anggota DPRD Malut

Berita Terbaru

Kondisi Stasiun KAI Commuter Line Masa Angleb 2026 (Foto: Istimewa)

Jakarta

Torehan KAI Commuter Selama 20 Hari Masa Angleb 2026

Selasa, 31 Mar 2026 - 15:58 WIB

Nathan Tjoe-A-On berduel dengan pemain timnas Bulgaria dalam pertandingan Final FIFA Series 2026 (Foto: Detiksport)

Olahraga

FIFA Series 2026: Indonesia Harus Akui Kemenangan Bulgaria

Senin, 30 Mar 2026 - 23:32 WIB