‎Truk Dinas Lingkungan Hidup Kepergok Isi BBM Pakai Puluhan Jerigen di SPBU PT TNG

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang mengisi BBM pakai puluhan jerigen (foto: istimewa).

Truk Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang mengisi BBM pakai puluhan jerigen (foto: istimewa).

‎TANGERANG, PUSATBERITA – Sebuah pemandangan tidak biasa di salah satu SPBU milik PT Tangerang Nusantara Global (TNG) mendadak jadi sorotan publik. Sebuah truk operasional milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kedapatan tengah mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) menggunakan puluhan jerigen yang disusun di atas bak truk tersebut.

‎Dari pantauan di lokasi, terlihat petugas SPBU melayani pengisian BBM secara berurutan ke dalam jerigen-jerigen plastik, alih-alih langsung ke tangki kendaraan.

‎Adapun pengisian BBM itu berada di SPBU milik PT TNG pada pompa bagian paling kiri. Sementara sebuah truk dinas berplat merah milik Dinas Lingkungan Hidup memarkir sekitar lebih dari 2 jam.

‎Pengisian itu diperkirakan terdapat lebih dari 20 jerigen berkapasitas besar di atas bak truk. Pengisian BBM jenis tertentu (diduga Solar) secara massal ke dalam jerigen.

‎Aktivitas pengisian BBM menggunakan jerigen di SPBU sebenarnya diatur dengan ketat oleh pemerintah melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014.

‎Menanggapi hal tersebut, Koordinator Sentral Mahasiswa Tangerang Raya (SEMATA) Holid Safei mengatakan bahwa secara umum, pembelian BBM bersubsidi maupun penugasan menggunakan jerigen dilarang tanpa surat rekomendasi khusus untuk sektor tertentu seperti pertanian atau UMKM.

Baca Juga :  Bangun Semangat Toleransi Beragama, PII Sulsel Hadirkan Pelajar Lintas Agama Dalam Kepanitiaan LBT Ramadhan 2026

‎”Apalagi, dugaan penimbunan BBM menggunakan jerigen di tengah isu kenaikan harga merupakan tindakan ilegal yang sangat merugikan masyarakat dan dapat memicu kelangkaan serta panic buying,” tegas Holid.

‎Lebih dari itu, Holid menambahkan bahwa penggunaan kendaraan dinas (plat merah) untuk mengangkut puluhan jerigen berisi BBM ini memicu pertanyaan netizen terkait peruntukan dan legalitas prosedur tersebut.

‎”Seharusnya kendaraan dinas memberikan contoh distribusi yang tertib. Jika memang untuk kebutuhan alat berat atau operasional di lapangan, prosedurnya harus dipastikan transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan adanya penimbunan atau penyalahgunaan,” ujar Holid.

‎Hingga berita ini diturunkan, pihak PT TNG selaku pengelola SPBU maupun Dinas Lingkungan Hidup belum memberikan pernyataan resmi terkait alasan penggunaan puluhan jerigen tersebut.

‎Apakah BBM tersebut akan digunakan untuk alat pencacah sampah, operasional TPA, atau kebutuhan mendesak lainnya masih dalam tahap konfirmasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 143 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB