Musrenbang Kecamatan Se-Kabupaten Tangerang Dinilai Perlu Prioritaskan Pengelolaan Sampah Terpadu

- Penulis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 02:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Founder Teratai Institute Pada Festival Lingkungan Hidup 2024 | Sumber: Arsip Pribadi

Founder Teratai Institute Pada Festival Lingkungan Hidup 2024 | Sumber: Arsip Pribadi

PUSAT-BERITA.COM – Organisasi penggiat lingkungan Teratai Institute mendesak agar pemerintah kecamatan se-kabupaten tangerang memberikan perhatian terhadap krisis lingkungan yang terjadi, terutama yang disebabkan oleh pembuangan sampah sembarangan.

Non Government Organization (NGO) tersebut menyampaikan bahwa kerusakan lingkungan selalu menjadi permasalahan yang tidak kunjung terselesaikan, terutama pembuangan sampah yang masih sembarangan.

Yanto, Founder Teratai Institute mengungkapkan bahwa kerusakan lingkungan pada tahun 2025 akan semakin memperparah keadaan.

“Semakin lama, populasi masyarakat yang tinggal di kabupaten tangerang akan semakin banyak, begitu pula sampah yang dihasilkan, kalau tidak ada program prioritas untuk mencegah dan menanganinya, kondisinya akan semakin mengkhawatirkan,” kata Yanto yang juga warga kabupaten tangerang.

Lebih lanjut, menurutnya permasalahan sampah harus menjadi perhatian pemerintah disetiap tingkatan.

Baca Juga :  Warga Gunung Putri: Tolak Geothermal Tanpa Syarat dan Kompromi

“Setiap tingkatan pemerintah diberikan anggaran untuk dapat melakukan pembangunan di daerahnya, maka anggaran tersebut sepatutnya dapat dipergunakan untuk pengelolaan sampah, tentunya terintegrasi dengan program yang ada di tingkat kabupaten tangerang,” terang Yanto kepada wartawan.

Sambungnya, pengelolaan sampah di kabupaten tangerang yang mencapai 3000 ton perhari dapat diminimalisir mulai dari tempat pembuangan sampah (TPS) dan yang sampai ke tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin hanyalah residu yang tidak dapat diolah.

Teratai Institute juga mengapresiasi rencana pengelolaan sampah yang dilakukan oleh pihak Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang untuk menyelesaikan sampah di TPS 3R sebelum sampai ke TPA Jatiwaringin.

2 tanggapan untuk “Musrenbang Kecamatan Se-Kabupaten Tangerang Dinilai Perlu Prioritaskan Pengelolaan Sampah Terpadu”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam
Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas
Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan
Buka Pelantikan dan Rakerwil, Wagub Banten Apresiasi DPW IMMI Banten
Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan
Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih
‎PKB Kota Tangerang Perkuat Konsolidasi, Billboard Kepengurusan Baru Terpasang di Sejumlah Titik ‎
‎Ruky Evana: Pengungkapan 46 Juta Butir Obat Keras Daftar G Bukti Keseriusan Polres Tangsel
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:17 WIB

Imigrasi Polonia Ungkap Dugaan Perusahaan Fiktif dan Pelanggaran Izin Tinggal WN China di Batam

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:56 WIB

Hari Masyarakat Adat Sedunia, SEMMI Tangerang: Pengakuan Masyarakat Adat Belum Tuntas

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:21 WIB

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:12 WIB

Sambut HUT RI ke-81, Pemuda Pondok Pucung Sulap Tembok Kosong Jadi Mural Kemerdekaan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:37 WIB

Diskon 81 Persen! Tirta Benteng Buka Pemasangan Baru Air Bersih

Berita Terbaru

Koordinator lapangan aksi, Lensa Sakban (foto/pusat-berita.com)

Daerah

Truk ODOL Marak, Warga Nibung Geram Ancam Turun ke Jalan

Minggu, 9 Agu 2026 - 00:21 WIB

Ilustrasi layanan pinjaman daring (pindar) di Indonesia. Pendanaan dari lender luar negeri mencapai Rp17,28 triliun hingga Juni 2026 (foto/istimewa).

Nasional

Pendanaan Pindar dari Lender Asing Tembus Rp 17,28 Triliun

Sabtu, 8 Agu 2026 - 21:03 WIB