Sejumlah Tenaga Honorer Nias Selatan Surati Bupati Soal Evaluasi Hasil Pengumuman PPPK

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah tenaga honorer di Nias Selatan surati Bupati minta evaluasi hasil pengumuman PPPK paruh waktu. (Foto/istimewa)

Sejumlah tenaga honorer di Nias Selatan surati Bupati minta evaluasi hasil pengumuman PPPK paruh waktu. (Foto/istimewa)

KABUPATEN NIAS SELATAN, PUSATBERITA – Sejumlah tenaga honorer teknis dan guru di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, menyampaikan keberatan atas hasil pengumuman alokasi kebutuhan pengadaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Hasil seleksi yang diumumkan melalui surat Bupati Nisel Nomor 800.1.2.2/15905/PANSELDA/BKPSDM/2025 tertanggal 8 September 2025 itu dinilai tidak transparan. Pasalnya, nama mereka tidak tercantum meski sudah terdaftar di database Non-ASN BKN, termasuk kategori R3, serta pernah mengikuti ujian PPPK pada 2024.

Mereka menduga ketidaklulusan itu terjadi karena pimpinan unit kerja tidak mengusulkan nama mereka. Lebih jauh, para honorer mengungkap adanya kejanggalan. Beberapa oknum yang dinyatakan lulus justru tidak terdaftar di database BKN, bahkan ada yang bukan tenaga honorer.

Dalam surat keberatan yang disampaikan, para honorer meminta Bupati Nisel meninjau kembali hasil seleksi PPPK Paruh Waktu secara adil, transparan, dan objektif. Mereka juga mendesak adanya penjelasan resmi mengenai dasar kelulusan peserta, terutama yang masa kerjanya lebih singkat dibandingkan tenaga honorer lama.

Baca Juga :  ‎Pemuda Sepatan Keluhkan Bau Limbah Oli yang Ganggu Warga Sepatan dan Sekitarnya

Selain melayangkan surat, para honorer juga melakukan audiensi ke Kantor Bupati di Jalan Arah Sorake Km 5, Fanayama, Kamis (11/9/2025). Mereka diterima langsung oleh Wakil Bupati Nias Selatan, Yusuf Nache.

Menanggapi hal tersebut, Yusuf Nache menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan itu. “Terkait adanya laporan atau surat keberatan soal data siluman atau ketidakvalidan data, kami akan membentuk tim verifikasi dan validasi. Tim ini akan bekerja cepat, dan hasilnya akan disampaikan kepada Pak Bupati,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat
Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas
Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang
‎Konfercab II GAMKI Kota Tangerang Pilih Gesuri Mesias sebagai Ketua Umum
Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
Poros Baru Tangerang: Hentikan MBG, Tolak Geothermal, Kritik Aktivis Karbitan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 13:37 WIB

Digitalisasi Parkir Stadion Benteng, SEMMI: Ancam Ekonomi Rakyat

Senin, 22 Juni 2026 - 01:05 WIB

Hafidz Firdaus Serap Aspirasi, Macet dan Banjir Poris Jadi Prioritas

Senin, 22 Juni 2026 - 00:45 WIB

Kebakaran Besar Pabrik Karet di Tanah Tinggi Kota Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:05 WIB

Lintas Relawan Pondok Aren Gelar Kolaborasi Kesiagaan Bencana

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB