‎ASPPHAMI Banten Prihatin atas Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 22:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD ASPPHAMI Banten, Dimas Oktaprawira (kiri) dan Kepala Bidang Humas DPD ASPPHAMI Provinsi Banten, Gunadi Karjono (kanan) (Foto/istimewa).

Ketua DPD ASPPHAMI Banten, Dimas Oktaprawira (kiri) dan Kepala Bidang Humas DPD ASPPHAMI Provinsi Banten, Gunadi Karjono (kanan) (Foto/istimewa).

‎BANTEN, PUSATBERITA – Ketua DPD Asosiasi Perusahaan Pengendalian Hama Indonesia (ASPPHAMI) Provinsi Banten, Dimas Oktaprawira, menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden kebakaran gudang pestisida di kawasan pergudangan Taman Tekno, Tangerang Selatan. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi.

‎Dimas menegaskan bahwa peristiwa tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian bagi perusahaan, tetapi juga berdampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Ia menyoroti terjadinya pencemaran lingkungan saat proses pemadaman kebakaran berlangsung.

‎“Pemadaman dengan penyemprotan cairan menyebabkan pestisida hanyut ke saluran air dan terbawa hingga ke sungai, sehingga mengakibatkan pencemaran dan matinya ikan-ikan,” jelas Dimas.

‎Meski demikian, ASPPHAMI tetap mengapresiasi respons cepat Dinas Pemadam Kebakaran Tangerang Selatan yang berhasil mencegah api meluas ke area industri lainnya. “Kami mengapresiasi langkah cepat Damkar Tangsel dalam menangani kebakaran tersebut,” ujar Dimas saat diwawancarai, Selasa (10/2/2026).

‎Lebih lanjut, Dimas menekankan perlunya tindak lanjut serius dari seluruh pihak terkait atas pencemaran Sungai Cisadane guna mencegah dampak lanjutan yang lebih luas.

‎Sebagai bentuk evaluasi bersama, ASPPHAMI Provinsi Banten berencana menggelar pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi seluruh anggota perusahaan pengendalian hama. Pelatihan ini ditujukan untuk memperkuat pemahaman terkait penyimpanan, penanganan, dan penggunaan bahan kimia, serta keselamatan dan kesehatan operator di lapangan.

Baca Juga :  Walhi: Tata Ruang Cilegon Dikuasai Industri, Kampung dan Ruang Hijau Tergeser

‎Di akhir pernyataannya, Dimas mengajak semua pihak untuk bersama-sama melakukan langkah korektif agar dampak pencemaran dapat ditangani dan dipulihkan dengan baik.

‎Sementara itu, Kepala Bidang Humas DPD ASPPHAMI Provinsi Banten, Gunadi Karjono, menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut merupakan kecelakaan dan bukan tindakan yang disengaja.

‎“Kami percaya tidak ada pihak yang menghendaki terjadinya kejadian ini, terlebih dengan dampak lingkungan yang ditimbulkan,” ujarnya.

‎ASPPHAMI memandang insiden ini sebagai pembelajaran semua pihak, khususnya dalam penguatan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), pengelolaan bahan kimia berbahaya, serta mitigasi risiko lingkungan.

‎Kami menyatakan siap mendukung pemerintah dan pihak terkait melalui masukan teknis, pendampingan komunikasi, serta edukasi kepada pelaku usaha dan anggota asosiasi terkait praktik terbaik pengelolaan bahan kimia dan limbah.

‎Selain itu, kami juga mendorong pemerintah melakukan kajian risiko menyeluruh terhadap dampak kesehatan, lingkungan, serta sosial ekonomi, sekaligus memperkuat evaluasi dan pengawasan terhadap industri berbasis berisiko agar kejadian serupa tidak terulang lagi, sekaligus menutup pembicaraan dengan prihatin.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambut Indonesia Emas 2045, Pemuda Berdampak Gelar Deklarasi Nasional di Banten
Kebakaran Hebat Landa Kantor ATR/BPN Karawang
Gudang Terbakar, Rapid Response Indonesia dan 14 Unit Damkar Diterjunkan
PMII kota Tangerang Dorong PT TNG Lebih Produktif dan Berkontribusi pada PAD
HUT ke-394 Kabupaten Tangerang: Desentralisasi dan Urgensi Pemekaran Kabupaten Tangerang Barat
Lurah Kebon Besar Pantau Skrining TBC di Batuceper
Milad Perumda TB, Sachrudin: Layanan Harus Kian Andal
PRIMA DMI Kota Tangerang Gelar Pelatihan Digitalisasi Remaja Masjid, Dorong Dakwah dan Tata Kelola Organisasi yang Profesional
Berita ini 219 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Sambut Indonesia Emas 2045, Pemuda Berdampak Gelar Deklarasi Nasional di Banten

Kamis, 15 Oktober 2026 - 00:50 WIB

Kebakaran Hebat Landa Kantor ATR/BPN Karawang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:42 WIB

Gudang Terbakar, Rapid Response Indonesia dan 14 Unit Damkar Diterjunkan

Selasa, 13 Oktober 2026 - 20:49 WIB

PMII kota Tangerang Dorong PT TNG Lebih Produktif dan Berkontribusi pada PAD

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:52 WIB

HUT ke-394 Kabupaten Tangerang: Desentralisasi dan Urgensi Pemekaran Kabupaten Tangerang Barat

Berita Terbaru

Kantor ATR/BPN Karawang terbakar (foto/ist)

Jawa Barat

Kebakaran Hebat Landa Kantor ATR/BPN Karawang

Kamis, 15 Okt 2026 - 00:50 WIB