BPBD Serang Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Aktivitas Gunung Anak Krakatau Level II

- Penulis

Rabu, 10 Desember 2025 - 22:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pantauan Gunung Anak Krakatau CCTV PVMBG, 8 Desember 2025 / Dok

Pantauan Gunung Anak Krakatau CCTV PVMBG, 8 Desember 2025 / Dok

SERANG, PUSAT-BERITA — Menyusul status aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) yang saat ini berada pada Level II (Waspada), Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Serang mengintensifkan sejumlah langkah antisipasi guna meminimalisasi risiko terhadap masyarakat, khususnya di wilayah pesisir Selat Sunda.

Pihak BPBD Kabupaten Serang menyampaikan bahwa koordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus dilakukan secara intensif untuk memperoleh informasi terkini dan akurat terkait perkembangan aktivitas GAK. Selain itu, informasi resmi juga disebarluaskan secara berjenjang kepada camat, kepala desa, hingga relawan di wilayah pesisir.

“Setiap perkembangan informasi dari PVMBG dan BMKG, termasuk potensi tsunami, kami sampaikan secara cepat melalui jalur resmi, salah satunya melalui grup penanggulangan bencana Kabupaten Serang,” ujar Hotman Sore Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan saat di hubungi via WhatsApp.

BPBD juga mengintensifkan sosialisasi dan edukasi kebencanaan kepada masyarakat pesisir, terutama di kecamatan yang berhadapan langsung dengan Selat Sunda. Sosialisasi tersebut mencakup pemahaman potensi bahaya letusan gunung api, hujan abu vulkanik, serta kemungkinan tsunami lokal.

Selain itu, BPBD memastikan rambu-rambu jalur evakuasi serta titik kumpul sementara maupun tetap (TTA/TTS) di kawasan pantai berada dalam kondisi jelas dan mudah diakses. Masyarakat juga didorong untuk melakukan simulasi evakuasi secara mandiri, khususnya pada malam hari, agar siap menghadapi situasi darurat tanpa harus menunggu instruksi resmi.

Baca Juga :  Dishub Kota Tangerang Optimalkan ATCS untuk Pantau Titik Macet

Terkait aktivitas masyarakat, BPBD mengimbau nelayan, wisatawan, dan pelaku usaha wisata bahari agar tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dalam radius minimal 2 kilometer dari kawah aktif, sesuai rekomendasi PVMBG. Aktivitas penangkapan ikan dan wisata laut diminta tetap berada di luar zona bahaya. Masyarakat juga diingatkan untuk menyiapkan masker dan pelindung mata guna mengantisipasi hujan abu vulkanik.

Dari sisi kesiapsiagaan sumber daya, BPBD Kabupaten Serang telah memastikan ketersediaan logistik dasar seperti makanan siap saji, air bersih, dan selimut, serta kesiapan peralatan penunjang di gudang penyimpanan. Seluruh personel BPBD, relawan, dan instansi terkait juga disiagakan selama 24 jam.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Serang saat ini tengah menyusun Surat Edaran Bupati Serang terkait kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi serta kewaspadaan terhadap aktivitas Gunung Anak Krakatau. Surat edaran tersebut akan disebarluaskan kepada seluruh perangkat daerah, camat, kepala desa, hingga masyarakat luas.

BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun selalu waspada, serta mengikuti informasi resmi dari PVMBG, BMKG, dan BPBD setempat.

“Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas sumbernya atau hoaks,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Seni Betawi Semarakkan Hajatan Budaya Batuceper 2026
Benyamin Patondok Motivasi Mahasiswa IAKN Toraja: Bangun Disiplin, Kemandirian, dan Masa Depan Gemilang
Berita ini 40 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 20:31 WIB

Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 16:53 WIB

Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar

Berita Terbaru

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB

Foto: Yoyok/Humas Kemensetneg

Nasional

Skandal Penyadapan, Prabowo Copot Listyo Sigit

Rabu, 4 Nov 2026 - 13:19 WIB

Massa dari Forum Kebangsaan DIY menurunkan foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di ruang rapat DPRD DIY, sebagai bentuk protes sekaligus mendesak pemakzulan Gibran, rabu (24/11) siang (Foto/radioelshinta)

Yogyakarta

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 Nov 2026 - 12:59 WIB