Ketua PCNU Kota Tangerang Kecam Keras Tayangan Trans7 Soal Kiai dan Pesantren

- Penulis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 23:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KH. Dedi Mahfudin Ketua PCNU Kota Tangerang

KH. Dedi Mahfudin Ketua PCNU Kota Tangerang

TANGERANG, PUSATBERITA — Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tangerang mengecam keras tayangan salah satu program di stasiun televisi Trans7 yang dinilai menyinggung para kiai dan pondok pesantren.

Menurutnya, permintaan maaf yang disampaikan Trans7 melalui video atau surat tidaklah cukup untuk menebus kesalahan tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak Trans7, termasuk owner, direktur utama, dan pejabat yang berkompeten, harus datang langsung ke Pondok Pesantren Lirboyo untuk menyampaikan permintaan maaf secara terbuka di hadapan para kiai dan santri.

“Tidak cukup hanya minta maaf lewat video atau surat. Owner, direktur utama, dan pejabat Trans7 harus datang langsung ke pesantren Lirboyo menemui para kiai dan santri di sana,” tegas Ketua PCNU Kota Tangerang Dedi Mahfudin.

Baca Juga :  Pemudik Nyasar Ikuti Google Maps Masuk Jalur Irigasi

Lebih lanjut, Dedi Mahfudin juga menuntut agar Trans7 memecat seluruh oknum pegawai yang terlibat dalam produksi dan penayangan konten tersebut. Ia menilai tayangan itu merupakan bentuk pembunuhan karakter dan upaya mendiskreditkan kiai serta lembaga pesantren.

“Ini sudah masuk kategori pembunuhan karakter dan upaya mendiskreditkan para kiai dan pondok pesantren. Maka, semua pihak yang terlibat dalam pembuatan tayangan itu harus diberhentikan,” tambahnya.

PCNU Kota Tangerang menegaskan akan terus mengawal persoalan ini hingga ada sikap tegas dan permintaan maaf resmi dari pihak Trans7 kepada para kiai dan pesantren.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Gratifikasi WTP BPK di Lampung Harus Diungkap
Rakyat Menjerit, LMND Banten Desak Ketum Nasional Keluarkan Instruksi Gerakan Nasional
Teratai Institute: Pemprov Banten Tolak Tegas Eksploitasi 900 Hektare Hutan Lindung Tangerang oleh Agung Sedayu Group
Enam Unit Damkar Padamkan Kebakaran Ruko Elektronik Dua Lantai di Pondok Aren
SEMMI Tangerang: MBG Tak Cukup Dievaluasi, Saatnya Dihentikan
‎Pra-Rakorcab PMII Kota Tangerang Tegaskan Transformasi Kader ‎
Disnaker Tangerang Hadirkan Job Fair Inklusif untuk Disabilitas
Perubahan Cuaca, Dinkes Kota Tangerang Ajak Warga Jaga Imunitas
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:14 WIB

Dugaan Gratifikasi WTP BPK di Lampung Harus Diungkap

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:53 WIB

Rakyat Menjerit, LMND Banten Desak Ketum Nasional Keluarkan Instruksi Gerakan Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:47 WIB

Teratai Institute: Pemprov Banten Tolak Tegas Eksploitasi 900 Hektare Hutan Lindung Tangerang oleh Agung Sedayu Group

Senin, 8 Juni 2026 - 20:40 WIB

Enam Unit Damkar Padamkan Kebakaran Ruko Elektronik Dua Lantai di Pondok Aren

Senin, 8 Juni 2026 - 16:10 WIB

SEMMI Tangerang: MBG Tak Cukup Dievaluasi, Saatnya Dihentikan

Berita Terbaru

Foto/Abdul Hakim.

Opini

Mimpi yang Retak di Tengah Kota

Kamis, 11 Jun 2026 - 11:37 WIB

Koordinator umum jaringan Transparansi Indonesia, Muttaqien. (Doc. Ist/PB)

Daerah

Dugaan Gratifikasi WTP BPK di Lampung Harus Diungkap

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:14 WIB