Koalisi Intelektual Peduli Bangsa Wanti-Wanti Pansel: Open Bidding di Kabupaten Serang Harus Bebas Nepotisme

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

SERANG — PUSAT-BERITA, Proses open bidding untuk pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) di Kabupaten Serang tengah memasuki tahap awal. Sesuai Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN dan PP Nomor 11 Tahun 2017, seleksi ini wajib berlangsung transparan, objektif, akuntabel, serta bebas dari praktik patronase dan nepotisme.

Ketua Umum Pengurus Besar Koalisi Intelektual Peduli Bangsa (KIPB), Supriyadi, menyampaikan peringatan tegas kepada Panitia Seleksi (Pansel) agar menjaga integritas proses sejak tahap pertama. Menurutnya, fase awal merupakan titik paling rawan dan sangat menentukan kualitas seleksi secara keseluruhan.

“Sering kali masalah seleksi jabatan bukan terjadi di akhir, tetapi sudah bias sejak langkah pertama. Maka di titik ini kami mewanti-wanti pansel agar benar-benar menjaga kemurnian proses. Jangan sampai ada ruang abu-abu yang menjadi celah kompromi,” ujarnya.

Supriyadi mengungkapkan adanya kekhawatiran terhadap salah satu peserta yang ikut mendaftar dalam open bidding. Meski proses masih dini, rekam jejak peserta tersebut disebut telah menjadi perbincangan di kalangan ASN maupun masyarakat birokrasi.

“Kami tidak membangun tuduhan, tetapi menyampaikan kekhawatiran berbasis data sosial. Ada peserta yang kredibilitasnya pernah dipertanyakan, performanya goyah, bahkan profesionalitasnya dianggap tidak konsisten. Ini harus menjadi perhatian pansel sebelum masuk ke tahap berikutnya,” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa kritik tersebut bukan bentuk intervensi, melainkan langkah preventif agar pansel tidak kecolongan. Jika figur berintegritas lemah dibiarkan lolos tanpa verifikasi ketat, masalah akan muncul ketika proses sudah berjalan jauh.

Baca Juga :  Bupati Serang Resmikan Gedung Sekolah Islam Terpadu Yayasan Raudhatul Jannah

“Kami sebagai kelompok moral dan kontrol sosial melihat bahwa pansel memegang tanggung jawab besar dalam menjaga kepercayaan publik. Penapisan sejak awal adalah fondasi integritas proses. Jangan sampai pansel hanya memeriksa administrasi tanpa menelaah rekam sejarah,” tambahnya.

Supriyadi juga mendorong pansel membuka ruang publik yang lebih luas sejak tahap awal seleksi. Transparansi tersebut, katanya, mencakup:

  1. Penjelasan indikator penapisan administrasi dan rekam jejak,
  2. Penegasan standar integritas yang digunakan,
  3. Pemaparan metodologi seleksi awal,
  4. Serta memastikan seluruh proses dapat diakses publik tanpa manipulasi.

“Transparansi tidak harus menunggu hasil. Transparansi harus hadir di setiap langkah. Ketika publik melihat tahap awal bersih, tahap-tahap berikutnya akan dipercayai tanpa prasangka,” ujarnya.

Supriyadi menilai ada figur yang dinilai belum layak menduduki jabatan strategis. Karena itu, ia meminta pansel tidak memberi ruang bagi peserta dengan rekam jejak bermasalah.

“Sekali pansel goyah, integritas seleksi ini akan runtuh sebelum berdiri,” katanya.

KIPB memastikan akan mengawal proses open bidding dari awal hingga akhir dan siap bersuara jika menemukan ketidakjelasan pada tahapan berikutnya.

“Kami tidak meminta keistimewaan, kami hanya meminta kejujuran. Jabatan publik bukan warisan, bukan hadiah, dan bukan pelarian bagi mereka yang gagal menjaga kredibilitas. Jika proses ini bersih, kami akan menghormati. Jika tidak, kami akan berdiri di depan dan menyuarakannya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kabel Terjuntai Depan Kampus Raharja Bahayakan Pengguna Halte
Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang
‎Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Barahat Sapu Jagat
Diduga ada Kebocoran Gas dari Pabrik Kimia di PT Vopak Merak
Hujan Deras Picu Ambruknya TPT SMPN 15 Cilegon
Pengurus Wilayah Jakarta Raya Periode 2026 – 2028 Resmi Dilantik
Diduga Langgar Perizinan, Produksi Himalaya Es Kristal di Tangerang Diprotes Warga
Perubahan Jabatan di Lingkungan Kesehatan Kota Tangerang, Sekretaris Karang Taruna Benda: Kami Menyambut Baik Biar Ada Perbaikan
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 02:10 WIB

Kabel Terjuntai Depan Kampus Raharja Bahayakan Pengguna Halte

Minggu, 1 Februari 2026 - 16:41 WIB

Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Penganiayaan Banser Tangerang

Minggu, 1 Februari 2026 - 14:00 WIB

‎Peletakan Batu Pertama Pondok Pesantren Barahat Sapu Jagat

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:38 WIB

Diduga ada Kebocoran Gas dari Pabrik Kimia di PT Vopak Merak

Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:00 WIB

Hujan Deras Picu Ambruknya TPT SMPN 15 Cilegon

Berita Terbaru

Hasil Carabo Cup: Arsenal Menang Tipis 1-0 Atas Chelsea (Foto: The Guardian)

Sepak Bola

Meriam London Singkirkan The Blues Dari Carabao Cup

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:46 WIB

The Gunners Pesta Gol di Kandang Leeds United (Foto: DetikSport)

Olahraga

The Gunners Pesta Gol Saat Tandang ke Markas Leeds United

Minggu, 1 Feb 2026 - 19:59 WIB