ACEH, PUSAT-BERITA — Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) melalui program LMND Tanggap kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di sejumlah wilayah di Aceh. Program ini merupakan inisiatif Eksekutif Nasional LMND Indonesia melalui koordinasi bersama Eksekutif Wilayah, Eksekutif Kabupaten/Kota, serta Komisariat di seluruh Indonesia dalam penggalangan dana nasional.
Bantuan pertama disalurkan pada 7 Desember 2025 di Kabupaten Aceh Singkil, berupa lima tangki air bersih untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga yang kesulitan akses air pascabanjir. Pada hari yang sama, LMND juga mendistribusikan bantuan logistik ke wilayah Langsa – Aceh Tamiang, meliputi air mineral, mi instan, biskuit, susu, hingga makanan siap saji untuk mendukung kebutuhan dasar warga dan pengungsi.
Penyaluran bantuan berlanjut pada 8 Desember 2025 di Kecamatan Langkahan, Aceh Utara, dengan paket bantuan berupa obat-obatan, mi instan, air mineral, beras, roti, telur, pakaian layak pakai, serta berbagai bahan pangan tambahan. Seluruh kebutuhan tersebut dihimpun melalui penggalangan dana kader LMND di berbagai daerah.
Ketua Wilayah LMND Aceh, Iswandi, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang terjadi sekaligus apresiasi terhadap solidaritas kader LMND dari seluruh Indonesia. Ia menegaskan komitmen organisasi dalam memastikan bantuan tepat sasaran.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh kader yang telah bekerja keras. Solidaritas nasional ini menjadi bukti bahwa LMND selalu menempatkan kemanusiaan sebagai prioritas utama dalam setiap gerakan,” ujarnya.
LMND Aceh juga menyebut sejumlah wilayah lain seperti Pidie, Bener Meriah, dan Aceh Timur masih menunggu distribusi bantuan lanjutan karena keterbatasan akses dan pemetaan kebutuhan yang belum rampung. Pengiriman bantuan ke lokasi-lokasi tersebut akan dilaksanakan secara bertahap sesuai kondisi lapangan.
Melalui program LMND Tanggap, LMND menegaskan kembali komitmennya dalam memperkuat solidaritas nasional serta memastikan masyarakat terdampak mendapatkan dukungan yang memadai. Organisasi mahasiswa ini menyatakan siap melanjutkan pendistribusian bantuan hingga seluruh wilayah terdampak dapat terlayani secara menyeluruh.











