Mabes TNI Buka Suara Wacana Konsep Pam Swakarsa

- Penulis

Sabtu, 6 September 2025 - 05:28 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa anggota Pam Swakarsa yang direkrut untuk mengamankan Sidang Istimewa MPR ’98, 11-13 November 1998. (Foto: Baba Ayie)

JAKARTA, PUSATBERITA – Mabes TNI angkat bicara terkait wacana keterlibatan masyarakat dalam pengamanan lingkungan melalui konsep Pam Swakarsa.

‎Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan, istilah Pam Swakarsa saat ini tidak lagi sama dengan yang terjadi di masa lalu.

‎“TNI melihat adanya kekhawatiran masyarakat terkait istilah Pam Swakarsa ini adalah hal yang wajar. Namun perlu dipahami, konteks Pam Swakarsa saat ini berbeda dengan masa lalu. Dulu, Pam Swakarsa dikaitkan dengan politis. Sedangkan sekarang, istilah Pam Swakarsa yang diaktivasi organisasi masyarakat seperti GM FKPPI lebih pada semangat partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan masing-masing,” kata Freddy, Jumat 5 September 2025.

‎Freddy menekankan, Pam Swakarsa bukanlah sebuah organisasi baru, melainkan wadah partisipasi masyarakat secara sukarela dan tetap mengacu pada aturan hukum.

‎TNI, kata Freddy, mendorong setiap kegiatan pengamanan yang dilakukan masyarakat agar berkoordinasi dengan aparat terkait

Baca Juga :  Wamenpora Taufik Dorong Pebulu Tangkis Muda di Indonesia Masters Tetap Jaga Konsistensi ‎

‎“Tujuannya jelas, yaitu menciptakan keamanan dan kedamaian di lingkungannya masing-masing. Selama dilakukan secara tertib, terkoordinasi, dan tidak keluar dari ketentuan hukum, maka keterlibatan masyarakat ini justru positif,” ujarnya.

‎Freddy menjelaskan, TNI melalui Aster Panglima TNI memang mengajak organisasi kemasyarakatan, termasuk GM FKPPI, untuk ambil bagian dalam Pengamanan Masyarakat Swakarsa.

‎Bentuk kontribusi yang diharapkan mencakup kegiatan positif, seperti memberikan imbauan, mendukung ketertiban, melaksanakan patroli/ronda, hingga memperkuat persaudaraan antarwarga.

‎Namun, ia menegaskan partisipasi tersebut bukanlah bentuk pengganti peran aparat keamanan, melainkan sinergi untuk menciptakan suasana aman dan harmonis.

‎“Bukan perintah ya, sifatnya imbauan atau ajakan. Karena di beberapa daerah terbukti efektif. Setiap kegiatan yang melibatkan elemen masyarakat selalu berada dalam koordinasi dengan TNI, Polri, dan aparat terkait, sehingga tetap sesuai koridor hukum dan menjaga semangat persatuan bangsa,” tandas Freddy.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelorakan Dakwah Ekonomi, PB SEMMI Dorong Potensi Industri Olahraga Nasional
Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari
Rocky Gerung Resmi Dilantik Jadi Anggota Wantimpres
Prabowo Kritik Perda soal Bakar Lahan: Ini Menipu
Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Panggil Kementerian
Ombudsman Soroti Fasilitas Rumah Dinas di Lapas Cibinong
Purbaya Dicopot, Fathorrahman Soroti Pengaruh Jokowi hingga Oligarki
‎Emrus Ungkap Komunikasi Prabowo-Purbaya Dingin, Isu Pangkas MBG Disorot
Berita ini 7 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:10 WIB

Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Rocky Gerung Resmi Dilantik Jadi Anggota Wantimpres

Jumat, 25 September 2026 - 20:12 WIB

Prabowo Kritik Perda soal Bakar Lahan: Ini Menipu

Kamis, 24 September 2026 - 14:39 WIB

Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, DPR Panggil Kementerian

Kamis, 24 September 2026 - 13:15 WIB

Ombudsman Soroti Fasilitas Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Berita Terbaru

Foto/istimewa

Banten

Akses Keadilan dan Advokat Muda Lindungi Hak Masyarakat

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:22 WIB

Ilustrasi alkohol (Foto/Pexels)

Banten

Satpol PP Tangerang Sita 50 Botol Miras dari Warung Jamu

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:48 WIB