‎Media Jepang Soroti Dugaan Korupsi Penanganan Banjir Medan

- Penulis

Jumat, 5 Desember 2025 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Stasiun TV di Jepang Bahas Dugaan Korupsi Proyek Bencana Banjir Medan (foto: istimewa).

‎GLOBAL, PUSATBERITA – Banjir besar yang melanda Kota Medan kini mendapat perhatian dari media internasional. Sebuah stasiun televisi di Jepang menayangkan laporan khusus yang tidak hanya menggambarkan kondisi banjir di Medan.

‎Akan tetapi juga menyinggung dugaan korupsi dalam proyek penanggulangan banjir di kota yang selama ini dikerjakan pemerintah daerah.

‎Sorotan internasional ini menambah panjang daftar kritik terhadap penanganan banjir di Medan, yang dalam beberapa hari terakhir menuai keluhan warga akibat buruknya infrastruktur dan minimnya sistem drainase yang berfungsi.

‎Dalam tayangannya, media Jepang itu memperlihatkan kondisi genangan yang menutup ruas jalan hingga membuat aktivitas warga lumpuh.

‎Selain itu, persoalan terkait efektivitas proyek penanggulangan banjir pun ikut diangkat, terutama mengingat anggaran penanganan banjir Medan selama ini disebut sangat besar, tetapi hasilnya tidak terlihat maksimal.

Baca Juga :  Taman Bambu Kota Tangerang Dinilai Membahayakan Pengunjung

‎Laporan itu juga menyebut adanya dugaan penyimpangan anggaran yang membuat infrastruktur penahan banjir dan sistem drainase tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

‎Hal ini menambah tekanan publik terhadap pemerintah daerah, terlebih banjir yang berulang menjadi keluhan warga sejak beberapa hari terakhir.

‎Tidak sedikit masyarakat yang menilai bahwa infrastruktur drainase di Medan rusak parah dan tidak diperbaiki dengan serius, sehingga setiap hujan deras langsung menimbulkan banjir besar.

‎Keterlibatan media internasional dalam memberitakan banjir Medan semakin mempertegas kekhawatiran publik mengenai buruknya tata kelola infrastruktur kota.

‎Tekanan dari berbagai pihak kini mengarah pada tuntutan agar pemerintah kota melakukan audit serius terhadap proyek penanggulangan banjir dan transparansi penggunaan anggarannya.

‎Pemberitaan media Jepang tersebut memicu beragam respons di media sosial. Banyak netizen yang justru mendukung sorotan dari luar negeri sebagai bentuk tekanan terhadap pejabat daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah Kota Tangerang Resmi Launcing Logo & Rangkaian HUT Ke-33 Kota Tangerang
Danau Rawang Udang Luluh Lantah Oleh Aktivitas PETI, APH Diduga Tak berdaya Hadapi Pelaku
‎Mapala Se-Indonesia Tanggap Bencana Banjir Longsor Aceh Tengah
Warga TPA Jatiwaringin Tolak PSEL Saat RDP DPRD Kab Tangerang
‎DLHK Tangerang Mangkir Bahas TPA Jatiwaringin di RDP DPRD
Bendera Putih di Tanah Rencong 
‎Wisata Pancuran 13 Guci Tegal Diterjang Banjir Bandang
Komnas HAM Aceh Desak Prabowo Status Bencana Nasional
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:42 WIB

Pemerintah Kota Tangerang Resmi Launcing Logo & Rangkaian HUT Ke-33 Kota Tangerang

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Danau Rawang Udang Luluh Lantah Oleh Aktivitas PETI, APH Diduga Tak berdaya Hadapi Pelaku

Kamis, 25 Desember 2025 - 22:36 WIB

‎Mapala Se-Indonesia Tanggap Bencana Banjir Longsor Aceh Tengah

Rabu, 24 Desember 2025 - 19:46 WIB

Warga TPA Jatiwaringin Tolak PSEL Saat RDP DPRD Kab Tangerang

Senin, 22 Desember 2025 - 18:58 WIB

‎DLHK Tangerang Mangkir Bahas TPA Jatiwaringin di RDP DPRD

Berita Terbaru

Koordinator Aksi KameraD, Aditya Nugraha dalam orasinya di depan Kantor DPRD Kota Tangerang, Kamis (15/1) 2026 (Foto: Topan Bagaskara/PusatBerita).

Politik

‎KameraD: Pilkada Dipilih DPRD Jabang Bayi Neo Orba

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:21 WIB