Prabowo Lantik Tiga Panglima Pasukan Elite TNI Tandai Penguatan Militer

- Penulis

Minggu, 10 Agustus 2025 - 15:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Puspen TNI

Foto: Puspen TNI

JAKARTA, PUSATBERITA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik tiga Panglima Pasukan Elite TNI dalam Upacara Kehormatan Militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) TNI AD, Batujajar, Bandung Barat, Jawa Barat, Minggu (10/8/2025).

‎Pelantikan ini menjadi momentum bersejarah bagi tiga satuan tempur elite TNI, yakni Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD, Korps Marinir TNI AL, dan Korps Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) TNI AU. Sekaligus menandai perubahan struktur militer pada era Prabowo.

‎Prabowo sebelumnya menerbitkan perubahan ini tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 84 Tahun 2025 tentang Susunan Organisasi TNI yang diterbitkan pada 5 Agustus lalu. Perpres ini menjadi revisi Perpres No 66/2019 dan menambah jumlah jabatan untuk perwira tinggi TNI dari 371 jabatan menjadi 420 jabatan.

‎Adapun berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1033/VIII/2025, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah menunjuk tiga jenderal untuk menjadi panglima pasukan khusus.

‎Para jenderal yang akan dilantik Prabowo di antaranya adalah Mayjen TNI Djon Afriandi sebagai Panglima Kopassus, Mayjen TNI Endi Supardi sebagai panglima Korps Marinir, dan Marsekal Madya Deny Muis sebagai panglima Kopasgat.

Baca Juga :  Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasi Siap Dukung Prabowo Pilpres 2029

‎”Prosesi pengukuhan dan pernyataan resmi Presiden Republik Indonesia,” bunyi pengumuman upacara.

‎Ketiganya maju ke depan untuk menerima penyematan pangkat dari Prabowo. Selain itu, Prabowo juga melantik Marsdya TNI Andyawan Martono sebagai Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas).

‎Dalam acara ini, Prabowo juga meresmikan enam Kodam baru, 14 Komando Daerah Angkatan Laut dan 3 Komando Daerah Angkatan Udara. Dia juga meresmikan pembangunan 5 Batalyon Komando Pasukan Gerak Cepat.

‎”14 Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral), 3 Komando Daerah Angkatan Udara, 1 Komando Operasi Udara, 6 Grup Komando Pasukan Khusus, 20 Brigade Terirtorial Pembangunan, 1 Brigade Infanteri Marinir, 1 Resimen Korps Pasukan Gerak Cepat, 100 Batalyon pembangunan teritrorial, 5 Batalyon Infantri Marinir, 5 Batalyon Komando Korps Pasukan Gerak Cepat,” ucap Prabowo Subianto.

‎Peresmian ditandai dengan pembunyian sirene yang dilakukan Prabowo serta suara ledakan.

‎Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer TNI tersebut dapat disaksikan melalui link live streaming siaran langsung berikut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu
BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan
Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM
Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug
SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi
‎Harga BBM Juni 2026: Pertamax Turbo Tembus Rp20.750 per Liter
LBH GP Ansor Pusat Desak Penahanan Tersangka Kasus Penganiayaan Banser Rida
‎BEM UIC Soroti Prabowo Pertahankan Listyo Sigit di Tengah Kritik Publik
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:27 WIB

Efek Program MBG Guru Hilang Kontrak Hingga Digaji Rp50 Ribu

Jumat, 12 Juni 2026 - 11:18 WIB

BIN Waspadai Reformasi Jilid II, Mahasiswa Tetap Turun ke Jalan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:15 WIB

Pengamat: Tekanan Ekonomi Semakin Besar di Tengah Naiknya Harga BBM

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:30 WIB

Beroepaya Hadirkan Urban Bolang Vol. 6, Tebar Manfaat di Kasepuhan Cibedug

Selasa, 2 Juni 2026 - 23:56 WIB

SEMMI Tangerang: Pergantian Kepala BGN Lebih Tepat Disebut Politik Promosi

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB