PW PII Jawa Barat Soroti Insiden di Bandung: Peringatan atas Ancaman Devaluasi Profesi Gizi dan Keselamatan Pelajar

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Barat

Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Barat

BANDUNG, PUSATBERITA — Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jawa Barat menyampaikan keprihatinan mendalam terkait insiden pelecehan profesi ahli gizi dalam Rapat Konsolidasi SPPG di Kabupaten Bandung pada 16/11/2025. Kabupaten Bandung yang menjadi pilot project idealnya menjadi teladan dalam penerapan standar terbaik, bukan ruang untuk merendahkan profesionalisme. PW PII Jawa Barat menilai pernyataan salah satu pejabat publik yang menyebut ahli gizi “sombong” dan mengusulkan penggantian mereka dengan “anak-anak SMA cerdas fresh graduate” setelah pelatihan tiga bulan sebagai bentuk penghinaan terhadap standar keilmuan. Pernyataan tersebut dinilai sebagai ancaman nyata terhadap kualitas layanan gizi bagi pelajar di Jawa Barat.

1. Pelajar Bukan Objek Eksperimen

PW PII Jawa Barat menegaskan bahwa mengganti tenaga profesional—yang menempuh pendidikan formal D3, D4, hingga S1—dengan pelatihan singkat adalah bentuk de-profesionalisasi ekstrem. Langkah tersebut dinilai berpotensi mengorbankan kualitas dan keamanan pangan pelajar hanya demi efisiensi anggaran. PW PII Jabar menolak keras gagasan yang mengabaikan keselamatan pelajar.

Baca Juga :  Momentum Idul Fitri 1447 H, Ketum PB PII Ajak Kader Perkuat Persatuan

2. Kekecewaan atas Sikap Pejabat di Forum Bandung

Sebagai tuan rumah, PW PII Jawa Barat menyayangkan sikap diam Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang dan pejabat BGN lainnya, Sony Sanjaya, saat profesi gizi diserang dalam forum tersebut. PW PII menilai sikap tersebut sebagai kegagalan dalam menjalankan mandat kelembagaan untuk menjaga standar profesional, sekaligus menunjukkan ketidakberanian menghadapi tekanan politik.

3. Komitmen Mengawal Implementasi di Jawa Barat

Meski telah ada klarifikasi dari Kepala BGN pusat serta mediasi di DPR, PW PII Jawa Barat menegaskan akan terus mengawal implementasi kebijakan di lapangan. PW PII menyambut baik kerja sama antara BGN dan PERSAGI, namun meminta pengawasan ketat terutama di Kabupaten Bandung sebagai wilayah pilot project.

PW PII Jawa Barat juga menginstruksikan seluruh kader PII di daerah pilot project untuk aktif melakukan pemantauan, memastikan setiap dapur SPPG menerapkan standar gizi profesional, bukan standar yang diturunkan demi kepentingan efisiensi maupun kenyamanan operasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini
10 Jenderal Naik Pangkat, Ada Kepala Setpres hingga Dir BAIS TNI
Momentum Idul Fitri 1447 H, Ketum PB PII Ajak Kader Perkuat Persatuan
PB SEMMI Bagikan Takjil dan Hampers, Serta Apresiasi Polisi Amankan Arus Mudik
SEMMI: Remiliterisasi, Dua Aktivis HAM Dibungkam Negara
SEMMI Jakarta Raya Dukung Operasi Ketupat 2026: Apresiasi Ketegasan BNN dan Polri dalam Memberantas Narkotika Demi Mudik Aman
SEMMI Jakarta Raya Dukung Operasi Ketupat 2026: Mudik Aman, Prioritaskan Keselamatan
PB SEMMI Gelar Konsolidasi Nasional dan Buka Puasa Bersama
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:55 WIB

Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini

Senin, 23 Maret 2026 - 09:22 WIB

10 Jenderal Naik Pangkat, Ada Kepala Setpres hingga Dir BAIS TNI

Minggu, 22 Maret 2026 - 00:04 WIB

Momentum Idul Fitri 1447 H, Ketum PB PII Ajak Kader Perkuat Persatuan

Minggu, 15 Maret 2026 - 23:19 WIB

PB SEMMI Bagikan Takjil dan Hampers, Serta Apresiasi Polisi Amankan Arus Mudik

Minggu, 15 Maret 2026 - 18:05 WIB

SEMMI: Remiliterisasi, Dua Aktivis HAM Dibungkam Negara

Berita Terbaru

Opini

Trump, Iran, dan Mitos Kemenangan Instan

Sabtu, 28 Mar 2026 - 19:09 WIB