Silaturahmi dan Seminar Nasional PII Kawasan Timur Indonesia Hadirkan Ketua MPR dan Tokoh Nasional di Makassar

- Penulis

Minggu, 26 Oktober 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seminar Nasional PII Kawasan Timur Indonesia Hadirkan Tokoh Nasional

Seminar Nasional PII Kawasan Timur Indonesia Hadirkan Tokoh Nasional

Makassar – PUSATBERITA, Rangkaian kegiatan Silaturahmi, Temu Alumni, dan Seminar Nasional Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PII) serta Pengurus Wilayah PII se-Kawasan Timur Indonesia berlangsung pada 24–26 Oktober 2025 di Makassar.

Agenda tiga hari itu diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain Temu Alumni PII, Diskusi dan Silaturahmi PW PII bersama Pengurus Besar PII, serta Seminar Kebangsaan yang menghadirkan sejumlah tokoh nasional.

Seminar Kebangsaan yang digelar pada Sabtu malam di Ballroom Hotel Universitas Hasanuddin dihadiri Ketua MPR RI Ahmad Muzani, akademisi dan tokoh nasional Prof. Ryaas Rasyid, Ketua Umum PP KB PII Dr. Nasrullah Larada, Rektor Unhas Prof. Jamaluddin Jompa, serta jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Nasrullah Larada menegaskan bahwa kader PII di kawasan timur memiliki semangat kebangsaan dan nasionalisme yang kuat.

“Kader PII di Indonesia Timur tidak perlu dipertanyakan lagi loyalitas dan semangatnya untuk bangsa ini. Sistem kaderisasi kita sudah terbukti membentuk karakter yang tangguh,” ujarnya.

Baca Juga :  Data Terkini Bencana Aceh: Meninggal 156 Orang, 1.838 Terluka

Sementara itu, Ketua PW KB PII Sulawesi Selatan Dr. Sjaiful Kasim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini.

“Semoga semangat ukhuwah dan kebersamaan dalam membangun PII di kawasan timur terus berlanjut, terutama di wilayah masing-masing,” katanya.

Dalam Orasi Kebangsaan, Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengingatkan kembali peran historis PII dalam perjalanan bangsa.

“Tanpa disuruh menghafal, kader-kader PII telah membela Pancasila ketika ideologi bangsa ini terancam. Dua puluh tahun ke depan, generasi muda PII hari ini akan menjadi penerus bangsa menuju Indonesia Emas 2045,” ucap Muzani.

Ia juga menekankan nilai disiplin dan keteguhan yang dibentuk melalui proses kaderisasi di PII.

“Kita dididik di PII bukan untuk manja. Training PII itu keras—itulah yang melahirkan rektor, hakim agung, ahli akuntansi, bahkan ketua MPR,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan Deklarasi Pelajar Gemar Menabung yang dibacakan oleh seluruh Ketua Umum PW PII se-Kawasan Timur Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Distribusi Bantuan Pangan di Kelurahan Benda Berjalan Tertib, Sebanyak 1.594 Warga Terima Bantuan
Pengamat Sebut Perumda Tirta Benteng Tetap Jalankan Transparansi dan Terima Kritik
PB PII: Pembubaran Nobar Film Adalah Bentuk Nyata Ketakutan Negara
Hasil Musda PBB Banten, Todo Nainggolan Resmi Pimpin Periode 2026–2031
Dugaan Miras dan Wanita Penghibur di TPA Jatiwaringin, Aktivis Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Bela Ayah dari Intimidasi Debt Collector, Malah Ditetapkan Tersangka
IMMT Apresiasi Langkah Distan Kota Tual Antisipasi El Niño Tahun 2026
Chorinus Eric Nerokou Buka Workshop Litigation Skill, PLN Bahas Perkembangan KUHP-KUHAP Baru
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 16:45 WIB

Distribusi Bantuan Pangan di Kelurahan Benda Berjalan Tertib, Sebanyak 1.594 Warga Terima Bantuan

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:28 WIB

Pengamat Sebut Perumda Tirta Benteng Tetap Jalankan Transparansi dan Terima Kritik

Rabu, 13 Mei 2026 - 15:16 WIB

PB PII: Pembubaran Nobar Film Adalah Bentuk Nyata Ketakutan Negara

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:47 WIB

Hasil Musda PBB Banten, Todo Nainggolan Resmi Pimpin Periode 2026–2031

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:12 WIB

Dugaan Miras dan Wanita Penghibur di TPA Jatiwaringin, Aktivis Minta Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih

Berita Terbaru