Korupsi Merangsek ke Dana Desa

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok: pribadi/penulis.

Dok: pribadi/penulis.

Dede Rengifuryaan

Ketua PK SEMMI Cendekia Tangerang

Mahasiswa STISNU Nusantara Kota Tangerang


Fenomena korupsi masih terus terjadi di institusi pemerintahan pusat, daerah, bahkan di kalangan penegak hukum. Sanksi hukuman yang tidak memberikan efek jera menjadikan fenomena korupsi akan tetap tumbuh sepanjang waktu. Hal ini yang menjadi korupsi menjelma menjadi gurita yang merangsek ke belulang Ibu Pertiwi.

Sebagai warga desa, saya merasa khawatir dengan maraknya kasus korupsi di desa negeri ini. Korupsi tidak hanya merugikan keuangan desa, tetapi juga menghambat pembangunan dan memperburuk kualitas hidup masyarakat. Saya percaya bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah kunci untuk mencegah korupsi di desa.

Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah melihat banyak kasus korupsi di desa yang melibatkan pejabat desa,  penggelapan dana desa, penyalahgunaan anggaran, dan nepotisme. Hal ini tidak hanya merugikan keuangan desa, tetapi juga menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

Saya percaya bahwa salah satu penyebab utama korupsi di desa adalah kurangnya transparansi dalam pengelolaan keuangan desa. Banyak keputusan yang diambil oleh pemerintah desa tanpa melibatkan masyarakat, sehingga masyarakat tidak memiliki kontrol atas penggunaan dana desa.

Baca Juga :  Indonesia Darurat Preman | Siapa Sebenarnya yang Mengendalikan Indonesia?

Oleh karena itu, saya berharap pemerintah desa dapat meningkatkan transparansi dalam pengelolaan keuangan desa, seperti dengan menyediakan informasi tentang anggaran desa dan penggunaan dana desa secara online.

Selain itu, saya juga percaya bahwa memperkuat mekanisme pengawasan adalah kunci untuk mencegah korupsi di desa. Masyarakat harus diberikan kesempatan untuk memantau penggunaan dana desa dan melaporkan jika ada penyalahgunaan. Pemerintah desa juga harus memiliki mekanisme pengawasan internal yang efektif untuk mencegah korupsi.

Dengan demikian, kita dapat membangun desa yang lebih baik dan lebih sejahtera untuk semua warga. Kita harus bekerja sama untuk mencegah korupsi dan membangun desa yang transparan, akuntabel, dan berintegritas.

 

Editor: Topan Bagaskara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMII di Persimpangan Jalan: Organisasi Kader atau Alat Manuver Politik
Fenomena Kesehatan Mental Tren Dalam Media Sosial
Hari Perempuan Sedunia: BEM PTNU Banten Soroti Tingginya Kekerasan terhadap Perempuan dan Minimnya Keterwakilan Politik
Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi: Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah STISNU Nusantara Tangerang Gelar PPL di MI Raudhatul Jannah
Indonesia dan Board Of Peace : Inisiatif Trump Yang Membuat Prabowo Blunder
Perang Iran dan Ujian bagi Imperium Amerika
Evaluasi menyeluruh 1 Tahun Kepemimpinan Gubernur Banten Andra Soni dan Dimyati
Evaluasi Kebijakan Pendidikan di Era Kepemimpinan Andra Soni: Capaian, Tantangan, dan Arah Perbaikan
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 14:25 WIB

PMII di Persimpangan Jalan: Organisasi Kader atau Alat Manuver Politik

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:04 WIB

Fenomena Kesehatan Mental Tren Dalam Media Sosial

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:49 WIB

Hari Perempuan Sedunia: BEM PTNU Banten Soroti Tingginya Kekerasan terhadap Perempuan dan Minimnya Keterwakilan Politik

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:35 WIB

Implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi: Mahasiswa Hukum Ekonomi Syariah STISNU Nusantara Tangerang Gelar PPL di MI Raudhatul Jannah

Jumat, 6 Maret 2026 - 02:36 WIB

Indonesia dan Board Of Peace : Inisiatif Trump Yang Membuat Prabowo Blunder

Berita Terbaru

Forum Persatuan Pemuda Neglasari (FP2N) kembali menggelar aksi di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang (Foto: Istimewa)

Banten

FP2N Geruduk Kantor Dishub Kota Tangerang

Rabu, 11 Mar 2026 - 21:12 WIB