Pemerintah Diminta Tidak Berlebihan dan Harus Pahami Substansi pada Bendera One Piece

- Penulis

Jumat, 1 Agustus 2025 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMMI Tangerang Saat Aksi Solidaritas Reformasi (Dok. Istimewa)

SEMMI Tangerang Saat Aksi Solidaritas Reformasi (Dok. Istimewa)

JAKARTA, PUSATBERITA – Ramainya pemberitaan di bulan kemerdekaan Negara Indonesia mengenai pengibaran bendera One Piece meramaikan media sosal dan jagad maya.

Tak tanggung-tanggung Pemerintah melalui DPR dan MPR juga telah memberikan komentar atas pengibaran bendera tersebut yang dianggap sebagai upaya memecah belah bangsa.

Menanggapi hal itu, ketua umum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia Cabang Tangerang, Indri Damayanthi menilai pandangan DPR Sufmi Dasco maupun MPR tidak menyentuh substansi persoalan.

Dirinya meminta Pemerintah untuk memperhatikan dan membaca situasi masyarakat yang kian tertekan secara struktural.

“Pengibaran bendera One Piece ini merepresentasikan keresahan masyarakat yang sudah begitu besar. Seperti janji menyediakan 19 juta lapangan kerja yang faktanya berbanding terbalik, meningkatnya harga bahan pokok, kriminalisasi pada aktivis, pajak atas barang yang kian semakin meluas, kerusakan lingkungan yang dibiarkan Pemerintah, hingga pembahasan RKUHAP yang ugal-ugalan”. Kata Indri, yang juga Founder Gerakan Pertiwi.

Selain itu, ekonomi yang lesu, membuat semakin banyak masyarakat bergantung pada produk pinjaman untuk berhutang, seperti data Survey Konsumen yang telah di rillis Bank Indonesia periode Juni 2025, masyarakat yang mampu untuk menabung turun sebesar 0,8% dan meningkatnya rasio pembayaran hutang 0.3% pada periode (Juni-Juli 2025).

Tidak berhenti sampai disitu, SEMMI Tangerang juga mengungkapkan bahwa, World Risk Indeks negara di dunia menyebut Negara Indonesia telah masuk ke dalam negara dengan risiko bencana alam tertinggi kedua setelah Filiphina sejak 2024.

Baca Juga :  Partai Gema Bangsa Resmi Deklarasi Siap Dukung Prabowo Pilpres 2029

Hal ini diikuti dengan berbagai pemberitaan mengenai kerusakan lingkungan, baik di darat maupun laut, kebakaran hutan, defortasi lahan, pencemaran laut akibat pertambangan menjadi penyebab serius penyumbang risiko bencana alam.

Oleh karenanya, Pemerintah Republik Indonesia, sepatutnya memandang bahwa munculnya kampanye bendera One Piece menjelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 80, sebagai luapan kekecewaan masyarakat atas kesejahteraan yang dijanjikan.

Selain itu, SEMMI Tangerang juga memandang, bahwa pemerintah seharusnya juga bisa membaca situasi dan kondisi masyarakat, bukan sepenuhnya mendengarkan analisa intelegent.

“Kalau analisa itu (intelejen) kan bicara keamanan negara, kalau pemerintah terlebih DPR harusnya bisa baca dari sudut pandang kesejahteraan rakyatnya. Agar tidak hanya dipandang sebagai gerakan memecah belah bangsa,” kata Indri Damayanthi kepada wartawan, Jum’at (01/08/2025).

Namun demikian, SEMMI Tangerang mengajak kepada seluruh masyarakat Indonesia, untuk tetap menyuarakan kebenaran, melindungi hak asasi manusia, serta menjaga nilai-nilai demokrasi dan memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.


Artikel Lain: Kabar Istana Restui Golkar Segera Munaslub Ganti Bahlil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎BEM UIC Soroti Prabowo Pertahankan Listyo Sigit di Tengah Kritik Publik
Pesan Gus Dur Menggema di Refleksi Waisak Nasional PKB di Tangerang
Diduga Mark Up, BGN Ungkap Harga Printer Rp 11 Juta Per Unit Telah Divalidasi LKPP
Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen Gelar Uji Keterbacaan Modul
Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini
10 Jenderal Naik Pangkat, Ada Kepala Setpres hingga Dir BAIS TNI
Momentum Idul Fitri 1447 H, Ketum PB PII Ajak Kader Perkuat Persatuan
PB SEMMI Bagikan Takjil dan Hampers, Serta Apresiasi Polisi Amankan Arus Mudik
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:46 WIB

‎BEM UIC Soroti Prabowo Pertahankan Listyo Sigit di Tengah Kritik Publik

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:42 WIB

Pesan Gus Dur Menggema di Refleksi Waisak Nasional PKB di Tangerang

Rabu, 29 April 2026 - 08:19 WIB

Diduga Mark Up, BGN Ungkap Harga Printer Rp 11 Juta Per Unit Telah Divalidasi LKPP

Kamis, 16 April 2026 - 13:44 WIB

Pusat Penguatan Karakter Kemendikdasmen Gelar Uji Keterbacaan Modul

Selasa, 24 Maret 2026 - 11:55 WIB

Penerapan Sistem One Way Arus Balik Nasional Mulai Hari ini

Berita Terbaru

Penampilan Debus dalam Opening Ceremony Muswil III SAPMA PP Banten (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Banten

Muswil III SAPMA PP Banten Resmi Dibuka

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:30 WIB

Angin Kencang Terjang Bogor (Foto: Ilustrasi)

Jawa Barat

Angin Kencang Terjang Rumpin, Puluhan Rumah di Tamansari Rusak

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:00 WIB

Foto/Ilustrasi

Opini

Aktivis Kampus Mandul Bentangkan Spanduk Penyesalan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:40 WIB