Diduga Kelalaian Navigasi ATR 42-500, SOMASI Tangerang Demo PT. AirNav Indonesia

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solidaritas Mahasiswa Demokrasi Tangerang Saat Melakukan Aksi Unjuk Rasa di PT. Airnav Indonesia (Dok. Ist)

Solidaritas Mahasiswa Demokrasi Tangerang Saat Melakukan Aksi Unjuk Rasa di PT. Airnav Indonesia (Dok. Ist)

TANGERANG, PUSAT BERITA – Solidaritas Mahasiswa Demokrasi (SOMASI) Tangerang menggelar aksi unjuk rasa di kantor pusat PT AirNav Indonesia pada Jumat (23/1/2026).

Massa menuntut pertanggungjawaban hukum dan moral atas dugaan kelalaian prosedur navigasi pesawat ATR 42-500 yang berujung pada jatuhnya 10 korban jiwa.

Insiden ini terjadi di lingkungan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada 17 Januari 2026.

SOMASI Tangerang menyoroti keputusan navigasi yang mengarahkan pendaratan langsung di Runway 21, alih-alih memerintahkan pesawat melakukan prosedur holding (menunggu) di atas laut terdekat untuk meminimalisir risiko pendaratan darurat.

Koordinator Lapangan SOMASI Tangerang, Yanto, menegaskan bahwa keputusan tersebut fatal karena mengakibatkan jatuhnya korban jiwa dan menjadi preseden buruk bagi sejarah penerbangan Indonesia.

“Keselamatan nyawa penumpang adalah hukum tertinggi. Mengabaikan opsi holding dan memaksakan pendaratan di Runway 21 adalah kelalaian nyata yang mengakibatkan hilangnya nyawa. PT AirNav Indonesia harus bertanggung jawab penuh atas tragedi ini,” tegas Yanto dalam orasinya.

Baca Juga :  Fatayat NU Kabupaten Tangerang Sukses Gelar LKD: Perkokoh Militansi dan Kepemimpinan Kader untuk Hadapi Tantangan Zaman.

Terdapat beberapa tuntutan yang disampaikan SOMASI Tangerang:

1. Mendesak KNKT untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan atas penyebab kecelakaan dan peran navigasi udara.

2. Meminta Menteri BUMN segera mencopot pejabat berwenang di AirNav Indonesia yang bertanggung jawab atas keputusan teknis tersebut.

3. Mendorong DPR RI membentuk tim pengawas untuk membongkar keterlibatan dan akuntabilitas PT AirNav Indonesia demi pelayanan publik yang aman.

 

Diakhir orasinya, Solidaritas Mahasiswa Demokrasi Tangerang menyarakan sikap akan terus melakukan penyampaian pendapat dimuka umum sebagai ruang kontrol sipil atas kinerja PT. Airnav Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dugaan Gratifikasi WTP BPK di Lampung Harus Diungkap
Rakyat Menjerit, LMND Banten Desak Ketum Nasional Keluarkan Instruksi Gerakan Nasional
Teratai Institute: Pemprov Banten Tolak Tegas Eksploitasi 900 Hektare Hutan Lindung Tangerang oleh Agung Sedayu Group
Enam Unit Damkar Padamkan Kebakaran Ruko Elektronik Dua Lantai di Pondok Aren
SEMMI Tangerang: MBG Tak Cukup Dievaluasi, Saatnya Dihentikan
‎Pra-Rakorcab PMII Kota Tangerang Tegaskan Transformasi Kader ‎
Disnaker Tangerang Hadirkan Job Fair Inklusif untuk Disabilitas
Perubahan Cuaca, Dinkes Kota Tangerang Ajak Warga Jaga Imunitas
Berita ini 457 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:14 WIB

Dugaan Gratifikasi WTP BPK di Lampung Harus Diungkap

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:53 WIB

Rakyat Menjerit, LMND Banten Desak Ketum Nasional Keluarkan Instruksi Gerakan Nasional

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:47 WIB

Teratai Institute: Pemprov Banten Tolak Tegas Eksploitasi 900 Hektare Hutan Lindung Tangerang oleh Agung Sedayu Group

Senin, 8 Juni 2026 - 20:40 WIB

Enam Unit Damkar Padamkan Kebakaran Ruko Elektronik Dua Lantai di Pondok Aren

Senin, 8 Juni 2026 - 16:10 WIB

SEMMI Tangerang: MBG Tak Cukup Dievaluasi, Saatnya Dihentikan

Berita Terbaru

Foto/Abdul Hakim.

Opini

Mimpi yang Retak di Tengah Kota

Kamis, 11 Jun 2026 - 11:37 WIB

Koordinator umum jaringan Transparansi Indonesia, Muttaqien. (Doc. Ist/PB)

Daerah

Dugaan Gratifikasi WTP BPK di Lampung Harus Diungkap

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:14 WIB