Jadi Langganan Banjir, Gerbang Taman Krakatau Tumpah Ruah Curah Hujan Tinggi

- Penulis

Rabu, 17 Desember 2025 - 02:51 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ruas jalan di sekitar gerbang Taman Krakatau

Ruas jalan di sekitar gerbang Taman Krakatau

SERANG, PUSAT-BERITA, Ruas jalan di sekitar gerbang Taman Krakatau yang juga masih masuk di Kabupaten Serang, kecamatan Kramatwatu ini adalah langganan banjir. Curah hujan yang tak pernah berhenti sejak pagi hingga sore itu membuat genangan air terlihat menutup hampir seluruh badan jalan, tepat di depan ikon pintu masuk Taman Krakatau.

Pantauan di lokasi menunjukkan, ketinggian air bervariasi mulai dari beberapa sentimeter hingga mencapai bagian bawah mesin sepeda motor. Kondisi ini memaksa para pengendara, khususnya roda dua, melaju perlahan demi menghindari mogok atau kecelakaan.

Sejumlah pengendara mengaku kawasan gerbang Taman Krakatau memang kerap jadi langganan banjir setiap hujan turun dengan intensitas tinggi, apa lagi hujan nya dari pagi sampai sore, ini berpotensi menjadi air lebih tinggi lagi. Selain mengganggu arus lalu lintas, genangan air juga menutupi lubang jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Baca Juga :  Praktik Esek-esek di Lahan Angkasa Pura, Warga: Bongkar bukan disegel

“Kalau hujan deras pasti banjir disini. Harus ekstra hati-hati, soalnya emang airnya tinggi juga, kalau di paksa kencang bawa motor nya kan takut nya mogok,” ujar salah satu pengendara motor.

Warga berharap kondisi ini segera ditangani dengan cepat karena curah hujan yang begitu tinggi tidak dapat diprediksi.

“Sesegera mungkin sih buat ditangani, karena kan emang sekarang ini musim hujan terus yah, hampir setiap hari hujan, kadang dari pagi sampai sore, bahkan malam,” Ujarnya salah satu pengendara.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengprov Wushu Banten Perkuat Sinergi Praktisi dan Pelatih Taolu, Siapkan Atlet Menuju PON 2032
Wahidin Halim Desak Usut Dugaan Jual Beli Kursi Sekolah‎
YBCI Banten Raya Tunjukkan Eksistensi di Usia ke-6, Target Jadi Ikon Nasional
‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai
Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026
Singo Edan Cundangi Macan Kemayoran di SUGBK
Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi
Terasa Nostalgia, Inilah Potret Sosok ikonik Stafaband & 4shared yang Wajah Jadi Cover MP3
Berita ini 126 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Pengprov Wushu Banten Perkuat Sinergi Praktisi dan Pelatih Taolu, Siapkan Atlet Menuju PON 2032

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:03 WIB

Wahidin Halim Desak Usut Dugaan Jual Beli Kursi Sekolah‎

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:30 WIB

YBCI Banten Raya Tunjukkan Eksistensi di Usia ke-6, Target Jadi Ikon Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:08 WIB

‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai

Senin, 2 Maret 2026 - 21:14 WIB

Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026

Berita Terbaru

Topan Bagaskara Inisiator Nawal Institute (foto/istimewa).

Opini

‎Eco-Anxiety: Krisis Iklim dan Persoalan HAM

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:14 WIB

Korban tewas penembakan dievakuasi ke UGD RSUD Wamena. (Foto/istimewa)

Papua Pegunungan

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:45 WIB