‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pakar ekonomi, Ferry Latuhihin terang-terangan membantah narasi pemerintah yang mengklaim MBG sebagai investasi (foto: istimewa).

Pakar ekonomi, Ferry Latuhihin terang-terangan membantah narasi pemerintah yang mengklaim MBG sebagai investasi (foto: istimewa).

‎JAKARTA, PUSATBERITA – Pakar ekonomi, Ferry Latuhihin melontarkan kritik tajam terhadap kondisi keuangan negara terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

‎Dalam tayangan di kanal YouTube Hendri Satrio Official pada Jumat, 6 Maret 2026, ia mengingatkan skenario terburuk dari pemaksaan program ini.

‎Ferry secara terang-terangan membantah narasi pemerintah yang mengklaim MBG sebagai investasi.

‎”Nah, itu salah. Ini asli bakar duit ya. Yang namanya investasi, kalau you bangun jalanan, kalau you sumbang pendidikan. MBG itu kan dimakan, di mulut, keluar di toilet, tidak berupa bendungan, tidak berupa jembatan,” tegasnya menyoroti ketiadaan aset jangka panjang dari program tersebut.

Baca Juga :  Rotasi Bumi Makin Cepat, Hari-Hari di Juli dan Agustus 2025 Akan Sedikit Lebih Pendek

‎Lebih jauh, ia memprediksi pemerintah berisiko kehabisan dana pada bulan Juli 2026 mendatang dan memperingatkan bahaya krisis sosial jika harga BBM sampai dinaikkan untuk menutupi defisit.

‎”Hati-hati my friend, bulan Juli kemungkinan the government is running out of money. Kehabisan duit. Apalagi kalau harga BBM ini naik akibat tidak kuat subsidi, inflasi meledak, Bos. Ini bahaya sosialnya luar biasa. Ini bisa terjadi loh peristiwa 98,” beber Ferry.

‎Kritik ini semakin relevan mengingat implementasi MBG di lapangan justru memicu rentetan masalah baru. Mulai dari puluhan ribu anak yang keracunan hingga temuan sayur dan tempe busuk.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengprov Wushu Banten Perkuat Sinergi Praktisi dan Pelatih Taolu, Siapkan Atlet Menuju PON 2032
Wahidin Halim Desak Usut Dugaan Jual Beli Kursi Sekolah‎
YBCI Banten Raya Tunjukkan Eksistensi di Usia ke-6, Target Jadi Ikon Nasional
Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026
Singo Edan Cundangi Macan Kemayoran di SUGBK
Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi
Terasa Nostalgia, Inilah Potret Sosok ikonik Stafaband & 4shared yang Wajah Jadi Cover MP3
Carut-marut Birokrasi, LMND Minta Bupati Reformasi Pemerintahan Agar Lebih Profesional 
Berita ini 33 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Pengprov Wushu Banten Perkuat Sinergi Praktisi dan Pelatih Taolu, Siapkan Atlet Menuju PON 2032

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:03 WIB

Wahidin Halim Desak Usut Dugaan Jual Beli Kursi Sekolah‎

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:30 WIB

YBCI Banten Raya Tunjukkan Eksistensi di Usia ke-6, Target Jadi Ikon Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:08 WIB

‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai

Senin, 2 Maret 2026 - 21:14 WIB

Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026

Berita Terbaru

Topan Bagaskara Inisiator Nawal Institute (foto/istimewa).

Opini

‎Eco-Anxiety: Krisis Iklim dan Persoalan HAM

Jumat, 11 Sep 2026 - 19:14 WIB

Korban tewas penembakan dievakuasi ke UGD RSUD Wamena. (Foto/istimewa)

Papua Pegunungan

Tiga ASN Jayawijaya Tewas Ditembak Sepulang Salurkan Bantuan

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:45 WIB