Ketua Umum PB PII Kecam Keras Tindakan Pemukulan Aparat Terhadap Pelajar di Tual

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kevin Prayoga, Ketua Umum PB PII Periode 2026-2028

Kevin Prayoga, Ketua Umum PB PII Periode 2026-2028

JAKARTA, PUSATBERITAKetua Umum Pengurus Besar Pelajar Islam Indonesia (PB PII) Kevin Prayoga menyampaikan kecaman keras atas dugaan tindakan represif oknum aparat yang menyebabkan meninggalnya seorang pelajar. Sabtu (21/2/2026).

Dalam wawancara eksklusif, Kevin menegaskan bahwa peristiwa tersebut bukan sekadar pelanggaran disiplin, melainkan tragedi kemanusiaan yang mencederai rasa keadilan publik namun dilakukan berkali-kali oleh oknum aparat kepolisian.

“Kami sangat marah dan berduka. Seorang pelajar, generasi penerus bangsa, kehilangan nyawanya. Ini tidak bisa dianggap sebagai insiden biasa. Ini harus diusut tuntas dan transparan,” tegas Kevin, Sabtu (21/2/2026).

Kevin menyatakan bahwa PB PII tidak akan tinggal diam dan sedang menyiapkan langkah hukum untuk menuntut pertanggungjawaban institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) atas peristiwa tersebut.

“Ini tidak terjadi berkali-kali ketika aparat yang seharusnya melindungi justru diduga menjadi penyebab hilangnya nyawa warga, maka negara wajib hadir. Kami mempertimbangkan langkah hukum terhadap institusi sebagai bentuk tanggung jawab komando dan sistemik,” ujarnya dengan nada tegas.

Menurutnya, kasus ini menunjukkan persoalan yang lebih dalam dari sekadar tindakan individual. Ia menilai perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap kultur, sistem pengawasan, serta pola pendekatan aparat terhadap masyarakat, khususnya pelajar.

Baca Juga :  Gerakan Rakyat Resmi Transformasi Sebagai Partai Politik

“Kami mendesak Tim Reformasi Polri untuk segera melakukan evaluasi total, dari tingkat pusat hingga daerah. Reformasi tidak boleh hanya menjadi slogan. Harus ada perubahan nyata dalam pola pembinaan, pengawasan, dan penegakan disiplin internal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ia juga menekankan bahwa keselamatan pelajar harus menjadi prioritas nasional. Negara, menurutnya, memiliki tanggung jawab moral dan konstitusional untuk menjamin keamanan generasi muda.

“Jangan sampai ada lagi pelajar yang menjadi korban. Kami menuntut proses hukum yang terbuka, independen, dan bebas dari intervensi. Jika ada unsur pidana, harus diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa pandang bulu. Negara ini adalah negara hukum, hukum harus ditegakkan,” lanjutnya.

Di akhir wawancara, ia menyerukan kepada seluruh kader PII dan masyarakat luas untuk mengawal kasus ini secara konstitusional dan bermartabat.

“Kami mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap tenang namun tegas. Kawal proses hukum ini. Jangan biarkan keadilan terkubur. Nyawa seorang pelajar terlalu berharga untuk diabaikan,” pungkasnya.

PB PII menyatakan akan terus memantau perkembangan kasus dan memastikan bahwa tuntutan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja kepolisian benar-benar dijalankan demi mencegah tragedi serupa terulang kembali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Unusia Laporkan Mukhtaruddin Ashraff ke MKD
INRA Expo KB PII Tahun 2026 Resmi di Tutup
‎Aliansi Peduli Iran Geruduk Kedubes AS dan Kemenlu RI
‎PWI LS Datangi Polda Metro Jaya Terkait Kasus Zain Bin Smith
Bupati Pekalongan Terjerat OTT KPK di Semarang
PB PII Gelar Aksi Respon Kasus Represifitas Polri Terhadap Pelajar
Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026
PB PII Kolaborasi Bersama Laznas Bakrie Amanah: Salurkan 50 Paket Santunan untuk Yatim di Asrama Yatim Mandiri Jakarta
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 19:39 WIB

Mahasiswa Unusia Laporkan Mukhtaruddin Ashraff ke MKD

Senin, 9 Maret 2026 - 19:08 WIB

INRA Expo KB PII Tahun 2026 Resmi di Tutup

Sabtu, 7 Maret 2026 - 03:38 WIB

‎Aliansi Peduli Iran Geruduk Kedubes AS dan Kemenlu RI

Selasa, 3 Maret 2026 - 17:52 WIB

‎PWI LS Datangi Polda Metro Jaya Terkait Kasus Zain Bin Smith

Selasa, 3 Maret 2026 - 15:02 WIB

Bupati Pekalongan Terjerat OTT KPK di Semarang

Berita Terbaru

Pakar ekonomi, Ferry Latuhihin terang-terangan membantah narasi pemerintah yang mengklaim MBG sebagai investasi (foto: istimewa).

Pilihan Redaksi

‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai

Selasa, 10 Mar 2026 - 17:08 WIB

Anggota DPR RI, Mukhtaruddin Ashraff Abu (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahasiswa Unusia Laporkan Mukhtaruddin Ashraff ke MKD

Senin, 9 Mar 2026 - 19:39 WIB

Ketua Umum KB PII, Nasrullah Larada Saat Berikan Sambutan dalam Penutupan INRA EXPO KB PII 2026 (Foto: Agung/Pusat-Berita)

Nasional

INRA Expo KB PII Tahun 2026 Resmi di Tutup

Senin, 9 Mar 2026 - 19:08 WIB

Redaksi Media Posbanten.com menggelar Buka Puasa Bersama (Bukber) dan Santuan di wilayah Kelurahan Sumur Pacing Kecamatan Karawaci (Foto: Istimewa)

Banten

Gelar Buka Puasa Bersama: Sebagai Wujud Kepedulian Sosial

Senin, 9 Mar 2026 - 01:34 WIB

Opini

Fenomena Kesehatan Mental Tren Dalam Media Sosial

Minggu, 8 Mar 2026 - 22:04 WIB