Tanggul Jebol Jembatan Lumpuh, Banjir Terjang Pinang Griya Tangerang

- Penulis

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Pinang Griya (dok. Aditya Nugraha)

Banjir Pinang Griya (dok. Aditya Nugraha)

TANGERANG, PUSAT BERITA – Ratusan rumah di Perumahan Pinang Griya, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, terendam banjir akibat tanggul Kali Angke jebol. Luapan air menjebol tembok rumah warga hingga menggenangi kompleks perumahan.

‎Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko mengatakan peristiwa tersebut terjadi pada pukul 05.30 WIB tadi. Hujan deras semalaman mengakibatkan debit air meningkat hingga menjebol tanggul yang berada di pinggir rumah-rumah warga.

‎”Jadi jarak rumah sama tanggul itu nempel. Karena ada ruang kosong, air masuk ke rumah,” kata Adityo saat dihubungi detikcom, Jumat (23/1/2026).

‎Adityo mengatakan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Adapun rumah yang jebol itu kosong alias tidak berpenghuni.

‎”Itu rumah kosong, tidak ada penghuninya,” imbuhnya.

‎Dalam rekaman video yang dibagikan, terlihat arus air mengalir deras melalui salah satu rumah tersebut. Jendela naik turun terkena limpasan air dari kali.

‎Banjir setinggi sekitar 60 sentimeter. Total ada 1.800 keluarga dari 2 rukun warga (RW), yakni RW 05 dan RW 06, yang terdampak banjir.

‎Para warga saat ini telah mengungsi ke tempat yang lebih aman. Polisi bersama TNI dan Pemkot Tangerang mendirikan dapur lapangan untuk melayani para warga yang terdampak banjir.

‎”Semua sudah kita ungsikan ke balai warga dan kita juga sudah mendirikan dapur lapangan. Personel semua stand by,” pungkasnya.

32 titik banjir Kota Tangerang

‎Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari mengatakan ada 32 titik banjir di Kota Tangerang pada hari ini.

Baca Juga :  Aktivis Kritik Gubernur Banten Soal PSEL Waste To Energy di TPA Jatiwaringin

‎Genangan air terpantau di beberapa wilayah, di antaranya Kecamatan Benda, Ciledug, Cipondoh, Pinang, Jatiuwung, Sepatan, Pakuhaji, hingga Teluknaga. Ketinggian air beragam mulai dari 5 cm (sentimeter) hingga 120 cm.

‎”Dengan kondisi terparah terjadi di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, yang mengakibatkan akses Jembatan Bendungan Polor tidak dapat dilalui kendaraan roda dua,” ungkapnya.

‎Pagi ini, ketinggian air masih sama dengan semalam. Bahkan cenderung meningkat karena pagi ini hujan kembali mengguyur kawasan tersebut.

‎Berdasarkan hasil pemantauan di lokasi, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Namun, sebanyak 160 orang terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

‎”Sebanyak 160 orang dari 16 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke beberapa lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh petugas,” jelasnya.

‎Selain banjir, pohon tumbang juga terjadi di wilayah Pakuhaji, tepatnya di Kampung Kebon Cabe, Desa Gaga. Pohon jenis waru dengan tinggi sekitar 25 meter dan diameter batang 2 meter tumbang akibat cuaca ekstrem dan menimpa dua unit rumah warga.

‎”Meski menimbulkan kerusakan materil, kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa,” bebernya.

‎Pihaknya bersama instansi lain mendirikan empat posko siaga bencana. Lokasinya berada di Polres Metro Tangerang Kota, Kantor Damkar Kecamatan Benda, Kantor Satpol PP Kecamatan Teluknaga, serta di Kampung Alar Indah, Desa Kohod, Pakuhaji.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HMI Cabang Tangerang Raya Gelar Aksi di Depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang
‎Jalan Sholeh Iskandar Bogor Macet Total Akibat Sinkhole
Camat Benda Apresiasi Silaturahmi DMI Kota Tangerang Bersama DKM se-Kecamatan Benda
Huntap Modisi Untuk Korban Bencana Gunung Ruang di Resmikan
Tancap Gas! DMI Kota Tangerang Periode 2026–2031 Turun Ke kampung, Serap Aspirasi DKM Se-kota
Dinkes Kota Tangerang Keluarkan Peringatan Keras Usai Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel
‎ASPPHAMI Banten Prihatin atas Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel
Warga BMR Melakukan Aksi di Ruas Jalan Perbatasan BMR-Minahasa
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 22:04 WIB

HMI Cabang Tangerang Raya Gelar Aksi di Depan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:35 WIB

‎Jalan Sholeh Iskandar Bogor Macet Total Akibat Sinkhole

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:17 WIB

Camat Benda Apresiasi Silaturahmi DMI Kota Tangerang Bersama DKM se-Kecamatan Benda

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:55 WIB

Tancap Gas! DMI Kota Tangerang Periode 2026–2031 Turun Ke kampung, Serap Aspirasi DKM Se-kota

Rabu, 11 Februari 2026 - 10:09 WIB

Dinkes Kota Tangerang Keluarkan Peringatan Keras Usai Kebakaran Gudang Pestisida di Tangsel

Berita Terbaru

‎Jalan Sholeh Iskandar Bogor Macet Total Akibat 'Sinkhole' Ditengah Jalan (foto/istimewa).

Daerah

‎Jalan Sholeh Iskandar Bogor Macet Total Akibat Sinkhole

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:35 WIB