Terbukti Ijazahnya Palsu, Wali Kota Ito Jepang Ajukan Pengunduran Diri

- Penulis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PUSATBERITA – Wali Kota Ito, Prefektur Shizuoka, Jepang, Maki Takubo, resmi mengakui telah menggunakan ijazah palsu dalam riwayat pendidikannya. Pengakuan ini mencuat usai investigasi yang dilakukan Dewan Kota Ito menemukan kejanggalan dalam dokumen kelulusan Takubo dari Universitas Toyo.

Dalam laporan yang disiarkan oleh media jejaring Jepang dan dikonfirmasi oleh NHK, Takubo menghubungi langsung pihak Universitas Toyo. Hasilnya, universitas tersebut menyatakan bahwa Takubo tidak pernah menyelesaikan studi dan bahkan telah dikeluarkan dari kampus.

“Mereka (Universitas Toyo) tidak dapat mengonfirmasi ijazah kelulusan saya, dan saya ternyata telah dikeluarkan,” ujar Takubo dalam pernyataan resminya, Jumat (11/7).

Takubo sendiri baru dilantik sebagai Wali Kota Ito pada Mei 2025 lalu. Dalam berbagai dokumen kampanye dan profil publik, Takubo mengklaim bahwa dirinya lulus dari Fakultas Hukum Universitas Toyo pada tahun 1992. Namun, hasil verifikasi Dewan Kota membuktikan bahwa dokumen ijazah yang ditunjukkan Takubo pada 4 Juli 2025 ternyata palsu.

Baca Juga :  Bantuan Modal Usaha Langkah Dinsos Kota Tangerang Strategi Transformasi Ekonomi

Ketua Dewan Kota Ito, Hiromichi Nakajima, menyatakan bahwa pihaknya telah meminta Takubo untuk mengundurkan diri menyusul temuan tersebut. Takubo kemudian menyampaikan permintaan maaf publik dan mengumumkan proses pengunduran dirinya secara resmi melalui situs web Kota Ito pada 8 Juli 2025.

“Saya memohon maaf atas ketidaknyamanan kepada setiap penduduk, dan semua pihak terkait latar belakang pendidikan saya,” ujar Takubo.

Saat ini, Takubo disebut tengah mengurus berkas pengunduran dirinya agar tidak mengganggu jalannya administrasi pemerintahan Kota Ito. Pihak Dewan Kota masih menunggu proses resmi dari pemerintah prefektur sebelum menentukan langkah lanjutan, termasuk pemilihan penjabat wali kota sementara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YBCI Banten Raya Tunjukkan Eksistensi di Usia ke-6, Target Jadi Ikon Nasional
‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai
Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026
Singo Edan Cundangi Macan Kemayoran di SUGBK
Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi
Terasa Nostalgia, Inilah Potret Sosok ikonik Stafaband & 4shared yang Wajah Jadi Cover MP3
Carut-marut Birokrasi, LMND Minta Bupati Reformasi Pemerintahan Agar Lebih Profesional 
MAPALA Se-Indonesia Mulai Bangun Musholla di Tapanuli Selatan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:30 WIB

YBCI Banten Raya Tunjukkan Eksistensi di Usia ke-6, Target Jadi Ikon Nasional

Selasa, 10 Maret 2026 - 17:08 WIB

‎Kritik Program MBG Bakar Duit, Krisis 1998 Mengintai

Senin, 2 Maret 2026 - 21:14 WIB

Kemhan Siapkan 4000 ASN Jadi Komcad Mulai April 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:24 WIB

Singo Edan Cundangi Macan Kemayoran di SUGBK

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:43 WIB

Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi

Berita Terbaru

Petugas pemadam sedang lakukan pemadaman api di Mega Mall Kota Manado (Foto: Istimewa)

Sulawesi Utara

Megamall Kota Manado Terbakar, 1 Korban Meninggal Dunia

Minggu, 17 Mei 2026 - 06:48 WIB

Foto: Akal Imitasi

Opini

Demokrasi Tidak Mati Mendadak Tapi Dilemahkan Perlahan

Sabtu, 16 Mei 2026 - 17:43 WIB