Usai Sindiran Dino Patti Djalal, Bambang Pacul Kritik Prabowo Utus Ketua MPR ke Iran‎

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:58 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul (foto/istimewa)

Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul (foto/istimewa)

‎JAKARTA, PUSATBERITA – Keputusan Presiden Prabowo Subianto mengutus Ketua MPR RI Ahmad Muzani menghadiri prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei di Masyhad, Kamis (9/7/2026), memunculkan polemik baru.

‎Setelah sebelumnya pemerintah mendapat sindiran dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait belum adanya utusan resmi ke Iran, kini langkah tersebut justru menuai kritik dari Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul.

‎Bambang menilai Presiden tidak dapat begitu saja menugaskan Ketua MPR dalam kapasitas kelembagaan. Menurutnya, Presiden dan Ketua MPR sama-sama merupakan pimpinan lembaga tinggi negara sehingga hubungan keduanya bersifat konsultatif, bukan hubungan komando.

‎”Kalau Pak Presiden mengutus Ketua MPR, saya kira mekanismenya tidak seperti itu. Karena hubungan antara MPR dan Presiden sama-sama sebagai lembaga tinggi negara,” kata Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (7/7/2026).

‎Politikus PDI Perjuangan itu menegaskan, penugasan tersebut masih dapat dipahami apabila Ahmad Muzani berangkat sebagai kader Partai Gerakan Indonesia Raya. Namun, jika membawa kapasitas sebagai Ketua MPR RI, menurutnya mekanisme kelembagaan tetap harus dijalankan.

Baca Juga :  Hujan Deras dan Angin, Pohon Tumbang Timpa Mobil di Kecamatan Benda

‎”Kalau sebagai kader, itu bisa. Tapi kalau bertindak sebagai Ketua MPR, ya beda,” tegasnya.

‎Bambang menjelaskan, setiap penugasan yang melibatkan Ketua MPR harus dibahas melalui rapat pimpinan MPR. Ia menekankan bahwa relasi antara Presiden dan MPR berada dalam koridor konsultasi, sehingga tidak tepat jika dipahami sebagai hubungan atasan dan bawahan.

‎Sebelumnya, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal sempat menyindir pemerintah karena dinilai terlambat menentukan sikap diplomatik atas wafatnya Ali Khamenei. Tak lama setelah kritik itu mencuat, pemerintah mengumumkan Ahmad Muzani bersama Menteri Luar Negeri Sugiono sebagai utusan resmi Presiden untuk menghadiri prosesi pemakaman di Iran.

‎Melalui akun media sosial pribadinya, Muzani menyatakan dirinya menerima mandat langsung dari Presiden Prabowo untuk mewakili Indonesia menghadiri prosesi pemakaman Ali Khamenei. Ia dijadwalkan bertolak ke Iran pada Kamis (9/7/2026), sementara persiapan keberangkatan masih dimatangkan oleh Kementerian Luar Negeri.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino
Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati
Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam
Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika
Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran
DPC ASLINMAS Kota Tangerang Gelar Rakor, Perkuat Konsolidasi Pengurus
HIMA Persis Jakarta Launching Buku Berjudul Membaca Jakarta, Membangun Peradaban
FPRB Desak BPN Tangerang Buka Warkah Tanah Benteng Bin Mana
Berita ini 21 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:43 WIB

BMM Salurkan Air Bersih Pada Warga, Akibat 5 Bulan Kesulitan Dapatkan Air Bersih Karena Dampak El Nino

Minggu, 20 September 2026 - 20:14 WIB

Tim Kuasa Hukum Dorong Perlindungan Korban dan Ajukan Amicus Curiae dalam Kasus Kekerasan Seksual Santriwati

Minggu, 20 September 2026 - 15:01 WIB

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Sabtu, 19 September 2026 - 18:30 WIB

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 September 2026 - 15:05 WIB

Kantor Notaris dan PPAT Anita Rohmah Gandeng Damkar dan Rapid Indonesia Edukasi Keselamatan Kebakaran

Berita Terbaru

Foto ilustrasi umat Kristiani beribadah (Foto/istimewa)

Banten

Ibadah GKPI Mauk-Sepatan Dibubarkan, Jemaat Diancam Sajam

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:01 WIB

Fogging Graha Yadika, Rapid Indonesia dan Damkar Sisir Sarang Nyamuk (foto/istimewa)

Banten

Cegah DBD, Rapid Indonesia Gelar Fogging di Graha Yadika

Sabtu, 19 Sep 2026 - 18:30 WIB