Wacana Tatar Sunda, Sejarawan: Cirebon Gabung Jakarta Saja

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 19:54 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jajat Sudrajat, Pemerhati Sejarah (foto/istimewa)

Jajat Sudrajat, Pemerhati Sejarah (foto/istimewa)

CIREBON, PUSATBERITA — Wacana perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Tatar Sunda masih memantik perdebatan di ruang publik.

Menanggapi hal itu, Pemerhati Sejarah Jajat Sudrajat melontarkan pandangan bernada satire. Menurutnya, jika dasar sejarah dijadikan pijakan, Cirebon justru memiliki keterkaitan historis yang erat dengan Jakarta melalui hubungan Fatahillah yang merupakan menantu Sunan Gunung Jati.

“Kalau mereka memakai sudut pandang sejarah, kita juga bisa. Jadi Cirebon minta saja ke Pramono Anung untuk dijadikan bagian dari Jakarta dengan nama Kota Administratif Selatan Timur,” kata Jajat.

Meski demikian, Jajat menegaskan pernyataannya tersebut merupakan anekdot sekaligus pandangan pribadi sebagai respons terhadap mencuatnya usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga :  ‎Disbudpar Kota Tangerang Gelar Sertifikasi Fotografer Junior Secara Gratis

Ia juga mempertanyakan urgensi pembahasan pergantian nama provinsi di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Ini hanya anekdot dan pandangan pribadi saya. Tapi sebenarnya, apa urgensinya membahas nama provinsi saat ini? Rakyat sedang menghadapi banyak kesulitan,” ujarnya.

Jajat kembali menutup pernyataannya dengan nada bercanda.

“Cirebon itu ibarat orang tuanya Jakarta. Sekarang anaknya sudah sukses, sementara orang tuanya lagi susah. Boleh dong minta tolong dibantu,” selorohnya.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan
PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden
Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi
Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY
KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan
Tiga Jenderal di Tetapkan Jadi Tersangka Dalam Kasus Penyadapan Presiden Prabowo
Dugaan Presiden Disadap Secara Ilegal, Eks Kapolri Masuk Daftar
Apel Pagi Kemenag Kota Tangerang, Kepala Kantor Tekankan Tiga Aspek Kedisiplinan Pegawai
Berita ini 18 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:04 WIB

Bank Muamalat dan BMM Salurkan Beasiswa Rp66 Juta untuk Bantuan Pendidikan

Jumat, 6 November 2026 - 18:48 WIB

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Kamis, 5 November 2026 - 12:03 WIB

Relokasi PKL Pasar Anyar, Satpol PP Kota Tangerang Utamakan Dialog dan Solusi

Rabu, 4 November 2026 - 12:59 WIB

Desakan Pemakzulan, Foto Gibran Diturunkan di DPRD DIY

Rabu, 4 November 2026 - 00:25 WIB

KMHDI Apresiasi Ketegasan Polri Bongkar Dugaan Penyadapan Presiden: Desak Tiga Tersangka Segera Ditahan

Berita Terbaru

Daniel H Nainggolan, Ketua Umum Poros Intelektual Muda (Foto/ist)

Jakarta

PIM Tagih Keseriusan Polri Usut Tuntas Penyadapan Presiden

Jumat, 6 Nov 2026 - 18:48 WIB

Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (foto/istimewa)

Pilihan Redaksi

Mantan Presiden Bisa Diperiksa dalam Kasus Penyadapan

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:10 WIB

Presiden Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri (Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Nasional

Yusril Ungkap Indikasi Makar di Balik Penyadapan Prabowo

Rabu, 4 Nov 2026 - 17:45 WIB