PW PII Resmi Gelar LAT-PID Jakarta 2026

- Penulis

Senin, 26 Januari 2026 - 23:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jakarta dan peserta advance

Foto bersama Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jakarta dan peserta advance

JAKARTA, PUSATBERITA — Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia (PW PII) Jakarta periode 2024–2026 resmi membuka kegiatan Leadership Advance Training dan Pendidikan Instruktur Dasar (LAT-PID) Jakarta 2026, Selasa (27/1/2026). Kegiatan pembukaan berlangsung pukul 14.00 WIB di Balai Besar Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat Desa dan Daerah Tertinggal.

LAT-PID 2026 dilaksanakan selama sepuluh hari, terhitung sejak 24 Januari hingga 2 Februari 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Menyiapkan Kader Paripurna sebagai Instruktur Penggerak Peradaban: Pelajar Madani Menolak Perundungan dan Menumbuhkan Solidaritas Universal.”

Pembukaan kegiatan dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya perwakilan Kementerian Desa, Direktur YPSP, serta perwakilan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Ketua Umum PW PII Jakarta, Imaduddin Al Fanani, dalam sambutannya menyoroti kompleksitas persoalan yang dihadapi pelajar saat ini. Menurutnya, kasus kekerasan, pelecehan seksual, hingga perundungan menunjukkan melemahnya rasa aman dan terkikisnya nilai kemanusiaan dalam kehidupan sosial pelajar.

Ia juga menyinggung kondisi global, khususnya tragedi kemanusiaan di Palestina. Menurutnya, terdapat benang merah antara persoalan nasional dan global, yaitu krisis etika kemanusiaan. Oleh karena itu, penguatan solidaritas universal dinilai penting untuk terus ditanamkan dalam proses perkaderan pelajar.

Baca Juga :  Momentum Idul Fitri 1447 H, Ketum PB PII Ajak Kader Perkuat Persatuan

Dalam arahannya, perwakilan Kementerian Desa menekankan bahwa pelajar memiliki banyak peluang untuk berkontribusi di berbagai sektor. Ia mendorong PII agar mampu membaca dinamika zaman serta memaksimalkan peran alumni sebagai mentor dalam proses pembinaan kader.

Sementara itu, Direktur YPSP menekankan pentingnya proses perkaderan yang berkelanjutan. Menurutnya, banyak tokoh besar lahir dari sistem kaderisasi yang terstruktur. Ia juga mendorong agar isu Palestina diangkat dalam proses perkaderan melalui berbagai metode, seperti diskusi tematik, jargon, lomba edukatif, dan pelatihan berjenjang.

Dari perspektif lembaga negara, perwakilan LPSK menyampaikan bahwa problematika pelajar perlu direspons melalui pendekatan edukatif yang menyeluruh. Upaya pencegahan terhadap perundungan, kekerasan seksual, dan kenakalan remaja harus dilakukan melalui pemberian pemahaman yang utuh dan berkelanjutan.

Melalui pelaksanaan LAT-PID 2026, PW PII Jakarta menargetkan lahirnya instruktur-instruktur muda yang tidak hanya unggul dalam kepemimpinan dan metodologi pelatihan, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta komitmen kemanusiaan sebagai penggerak peradaban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026
Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental
PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi
Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam
Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan
Disebut dalam Persidangan Kasus Blueray, MataHukum Minta Aldison Diperiksa
Aparat Kejar Massa hingga Sekretariat, Mahasiswa Kecam Represifitas
Sosialisasi 4 Pilar: Berikan Pemahaman dan Manfaat Terkait Program KIP
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 17:30 WIB

Rembug Muda Nahdliyin Soroti Arah Gagasan NU Menjelang Muktamar PBNU 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:27 WIB

Erry Indriani: Kecemasan Fresh Graduate Bukan Karena Lemah Mental

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:29 WIB

PW KAMMI Jakarta Raya: Tindakan Pembubaran Diskusi Bukan Sifat Aktivis Demokrasi

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:29 WIB

Muhammad Senanatha: Konsensus Kebangsaan Adalah Warisan Besar Para Tokoh Islam

Senin, 15 Juni 2026 - 01:35 WIB

Senanatha Ajak Generasi Muda Meneladani Perjuangan Islam dan Sarekat Islam dalam Merebut Kemerdekaan

Berita Terbaru

Abdul Hakim, Direktur Center for Resistance and Liberation Studies STISNU Nusantara Kota Tangerang (foto/istimewa)

Opini

Budaya, Identitas, dan Aktivasi Ruang di Indarung

Senin, 22 Jun 2026 - 13:51 WIB