Gagal Beraksi, Begal Bersajam di Underpass Angkasa Tak Berhasil Bawa Motor Korban

- Penulis

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya Pembegalan di Jakarta (Foto: Ilustrasi)

Upaya Pembegalan di Jakarta (Foto: Ilustrasi)

‎JAKARTAPUSAT, PUSATBERITA — Sebuah upaya pembegalan bersenjata tajam terjadi di kawasan Underpass Angkasa, Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, pada Sabtu dini hari, 16 Mei 2026 sekitar pukul 01.15 WIB. Tiga pria yang diduga komplotan penjahat beraksi dengan ancaman senjata tajam, namun gagal melancarkan niat jahatnya karena korban sigap menyimpan kunci kendaraannya.

‎Berdasarkan keterangan yang dihimpun, korban saat itu sedang melintas sendirian melintasi area yang agak sepi itu. Tiba-tiba, tiga orang yang diduga pelaku menghadang dan mengepungnya. Salah satu dari mereka terlihat membawa senjata tajam, lalu mengancam dan memaksa korban menyerahkan sepeda motor yang dikendarainya beserta barang berharga lainnya.

‎Para pelaku mengira akan mudah menguasai kendaraan korban. Namun, rencana mereka kandas karena korban sudah sigap dan berpegang teguh pada kunci kendaraannya, bahkan menolak menyerahkannya meski terus diteror.

Baca Juga :  Halalbihalal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta Himpun 1.300 Warga

‎Karena tidak mendapatkan kunci, para pelaku akhirnya tidak bisa membawa lari kendaraan tersebut. Keadaan itu membuat mereka panik dan akhirnya memilih melarikan diri meninggalkan lokasi sebelum ada warga atau petugas yang datang.

‎Kejadian ini kembali mengingatkan bahaya kejahatan jalanan yang masih mengintai di sejumlah titik rawan Jakarta, terutama di malam hingga dini hari. Lokasi kejadian yang minim penerangan dan jarang dilintasi orang menjadi sasaran empuk modus begal bersajam.

‎Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian dari Polsek Sawah Besar telah menerima laporan kejadian dan mulai melakukan penyelidikan, termasuk menelusuri rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi ciri-ciri dan jejak pelaku.

Masyarakat diimbau tetap berhati-hati, menghindari jalan sepi, dan selalu waspada saat melintas di jam rawan demi keamanan diri dan harta benda.

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sikap Cipayung Plus DKI Jakarta: Evaluasi Dua Tahun Rezim Salah Urus!
Mahasabha XIII PHDI Resmi Ditutup, Cantiasa Usung Visi PHDI sebagai Rumah Besar Umat Hindu Nusantara
Indri Damayanthi: Perempuan Bukan Pelengkap Persatuan
Mahasabha XIII PHDI, Wisnu Bawa Tenaya: Pak Dunia Jangan Mau Diadu Domba, Kita Sama-Sama Jenderal
Wasekjend PB HMI Pertanyakan Dasar Surat Pendidikan Gibran
PW PII Jakarta: Pendidikan Gratis yang Merata atau Hanya Kota-kota Besar Saja
Basudara Aman Rangkul Aktivis Muda Sulut di Jakarta, Dorong Pembangunan Daerah
Komite Perempuan SEPETA Dorong Perlindungan Pekerja Transportasi Online Perempuan
Berita ini 26 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:05 WIB

Sikap Cipayung Plus DKI Jakarta: Evaluasi Dua Tahun Rezim Salah Urus!

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:54 WIB

Mahasabha XIII PHDI Resmi Ditutup, Cantiasa Usung Visi PHDI sebagai Rumah Besar Umat Hindu Nusantara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Indri Damayanthi: Perempuan Bukan Pelengkap Persatuan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Mahasabha XIII PHDI, Wisnu Bawa Tenaya: Pak Dunia Jangan Mau Diadu Domba, Kita Sama-Sama Jenderal

Sabtu, 26 September 2026 - 05:03 WIB

Wasekjend PB HMI Pertanyakan Dasar Surat Pendidikan Gibran

Berita Terbaru

Foto/istimewa

Banten

Akses Keadilan dan Advokat Muda Lindungi Hak Masyarakat

Rabu, 21 Okt 2026 - 21:22 WIB

Ilustrasi alkohol (Foto/Pexels)

Banten

Satpol PP Tangerang Sita 50 Botol Miras dari Warung Jamu

Selasa, 20 Okt 2026 - 23:48 WIB