Aktivis Gelar Aksi di Depan Kantor DPMPTSP, Buntut Lemahnya Pengawasan 

- Penulis

Kamis, 22 Mei 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG, PUSATBERITA – Aktivis lingkungan dan masyarakat sipil menggelar aksi di depan Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) pada, Kamis (22/5) 2025. Aksi ini digelar memprotes lemahnya pengawasan terhadap proyek-proyek yang telah beroperasi.

Menurut salah satu massa aksi bahwa lemahnya pengawasan ini dapat menyebabkan berbagai masalah, seperti kerusakan lingkungan, pelanggaran hak-hak masyarakat, dan penyalahgunaan sumber daya alam.

“DPMPTSP harus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap proyek-proyek yang tidak mematuhi peraturan,” katanya dalam orasinya.

Selain itu, ia juga meminta transparansi dalam pengelolaan proyek dan partisipasi masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Perwakilan Forum Persatuan Pemuda Neglasari (FP2N) Thoriq juga menyatakan ini merupakan aksi yang ke empat kalinya terkait lemahnya perizinan dan bobroknya pengawasan. Namun hingga saat ini, DPMPTSP masih saja tidak menghiraukan

Baca Juga :  Mangkrak dan Tak Berfungsi, Gedung Posyantek Sepatan Disorot Aktivis

Berdasarkan informasi yang didapat, sudah banyak pabrik di wilayah Neglasari yang tanpa melalui prosedur telah mengalihfungsikan pergudangan menjadi tempat produksi.

Ini jelas, kata Thoriq, pabrik tidak mengantongi izin.

“Pembangunan yang mengabaikan hukum dan merusak lingkungan bukan sekadar pelanggaran administratif. Ini bentuk nyata pengkhianatan terhadap keadilan ekologis,” tegas Thoriq.

Sementara itu, setelah dikonfirmasi dari petugas DPMPTSP terkait untuk memberikan keterangan resmi, Kepala Dinas R. Sugihharto Achmad Bagdja sedang menjalankan Dinas Luar atau tidak ada di kantor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aktivis Soroti Dugaan Bisnis Ilegal di Lahan PT Angkasa Pura II
Gelar Nobar “Pesta Babi”, SEPETA: Pembangunan Tidak Boleh Rampas Hak Rakyat
IMMT: Dugaan Pungli Terjadi di Objek Wisata Kelapa Dua
Alarm Reformasi dan Demokrasi Mati, Poros Baru Nobar Pesta Babi
BEM UMT Gelar Mimbar Bebas Hari Reformasi: Perjuangan Rakyat Belum Selesai
Gelar Nobar “Pesta Babi” dan Ngobrol Cerdas, IMMT: PSN Papua dan Wajah Baru Kolonialisme
Proyek Rumpon Bernilai Fantastis, GNPI: Kami Akan Laporkan ke APH, Ini Ilegal
Gagal Beraksi, Begal Bersajam di Underpass Angkasa Tak Berhasil Bawa Motor Korban
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:29 WIB

Aktivis Soroti Dugaan Bisnis Ilegal di Lahan PT Angkasa Pura II

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB

Gelar Nobar “Pesta Babi”, SEPETA: Pembangunan Tidak Boleh Rampas Hak Rakyat

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:10 WIB

IMMT: Dugaan Pungli Terjadi di Objek Wisata Kelapa Dua

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:24 WIB

Alarm Reformasi dan Demokrasi Mati, Poros Baru Nobar Pesta Babi

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:02 WIB

Gelar Nobar “Pesta Babi” dan Ngobrol Cerdas, IMMT: PSN Papua dan Wajah Baru Kolonialisme

Berita Terbaru

Foto/Ilustrasi

Opini

Aktivis Kampus Mandul Bentangkan Spanduk Penyesalan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:40 WIB

IMMT Soroti Dugaan Terjadi Pungli di Objek Wisata Kelapa Dua (Foto: Istimewa)

Banten

IMMT: Dugaan Pungli Terjadi di Objek Wisata Kelapa Dua

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:10 WIB