ESOLIO 2025: Wujudkan Generasi Global Melalui Kolaborasi Bahasa dan Budaya

- Penulis

Minggu, 22 Juni 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

BALI – PUSATBERITA, 86 Siswa dari 4 Negara Ikut Serta dalam Olimpiade Bahasa Inggris Internasional Perdana di Bali. Pada 20 Juli 2025 — Dengan semangat membangun generasi muda global yang mahir berbahasa Inggris , berpikir kritis, dan mampu berkolaborasi lintas budaya, ajang perdana English for Speakers of Other Languages International Olympiad (ESOLIO) telah sukses digelar pada 15–20 Juli 2025 di kawasan wisata Kuta, Bali.

Diselenggarakan oleh Abak Academy, kompetisi ini diikuti oleh 86 siswa dari 4 negara: Indonesia, Thailand, Filipina, dan Vietnam. Para peserta ini merupakan perwakilan dan pemenang dari ESOLIO National Round yang telah dilaksanakan sebelumnya di negara masing-masing.

ESOLIO dibagi dalam tiga kategori jenjang yang disesuaikan dengan tingkat pendidikan peserta. Kategori Curious Walkers ditujukan untuk siswa sekolah dasar yang sedang membangun dasar-dasar keterampilan berbahasa Inggris. Sementara itu, kategori Determined Runners diperuntukkan bagi siswa sekolah menengah pertama yang mulai mengembangkan kemampuan berpikir analitis dan komunikasi yang lebih kompleks. Adapun kategori Visionary Flyers ditujukan bagi siswa sekolah menengah atas yang telah siap menghadapi tantangan global melalui penggunaan bahasa Inggris dalam konteks akademik dan sosial yang lebih mendalam.

Tujuan utama dari ESOLIO adalah memberikan ruang bagi siswa-siswa non-native English speakers untuk menunjukkan kompetensi berbahasa Inggris mereka dalam konteks akademik dan sosial, sekaligus memperkuat karakter kolaboratif, empati lintas budaya, dan jiwa kepemimpinan global.

Menurut Munasprianto Ramli, Ph.D., Founder sekaligus Presiden ESOLIO dan Direktur Abak Academy, keberhasilan edisi pertama ini merupakan pencapaian luar biasa. “Awalnya delapan negara menyatakan minat untuk bergabung. Namun karena faktor geopolitik dan kesiapan teknis, empat negara lainnya seperti Pakistan, Arab Saudi, Meksiko, dan Azerbaijan belum bisa berpartisipasi tahun ini. Namun kami sangat bersyukur bahwa empat negara dapat hadir dan berkontribusi aktif—ini pencapaian luar biasa untuk edisi perdana,” jelasnya.

Lebih Dari Sekadar Olimpiade

ESOLIO bukan hanya tentang lomba individu memperebutkan medali emas, perak, dan perunggu. Di dalamnya terdapat “Case Study Project”, sesi kolaboratif lintas negara di mana peserta dari berbagai latar belakang budaya bekerja dalam satu tim untuk menyelesaikan persoalan nyata.

Kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang mendorong pengembangan berbagai keterampilan abad ke-21. Para peserta diajak untuk mengasah kemampuan berpikir kritis dalam menyelesaikan tantangan yang kompleks, bekerja sama dalam tim lintas negara untuk membangun kolaborasi antar budaya, serta memperkuat keterampilan komunikasi global melalui berbagai aktivitas akademik dan sosial. Dengan pendekatan ini, ESOLIO berupaya membentuk generasi muda yang siap menjadi warga dunia yang aktif, cakap, dan empatik.

ESOLIO juga menawarkan pengalaman tak terlupakan melalui kegiatan cultural trip ke destinasi ikonik Bali seperti Pura Uluwatu, Garuda Wisnu Kencana, dan pertunjukan Kecak di Pantai Melasti, menjadikan momen ini sebagai festival budaya sekaligus ajang kompetisi.

Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan dari Peace Corps USA Indonesia, serta mitra akademik dari Thailand, Vietnam, Filipina, dan Pakistan, yang memberikan dukungan moral dan teknis sejak tahap perencanaan.

Baca Juga :  Menpora Erick Thohir Tutup Piala Presiden U-12 dan U-15 2025 di Surabaya

Apresiasi Untuk Peserta

Dr. Siti Masrifatul Fitriyah, Koordinator Program S2 Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Jember dan juri ESOLIO, menyampaikan kekagumannya terhadap peserta. “Kemampuan mereka menulis dan berbicara dalam bahasa Inggris setara—bahkan dalam beberapa kasus—melampaui kemampuan mahasiswa,” ujarnya.

Joseph Davies, guru sukarelawan dari Peace Corps USA, juga menyampaikan kebanggaannya, “Saya terinspirasi oleh keberanian dan keterampilan para peserta. Ini bukan sekadar lomba bahasa, tapi sebuah forum global yang mempersiapkan pemimpin masa depan.”

Selain medali, peserta juga menerima penghargaan khusus: Best Writing, Best Speaking, dan

Top Scorer di setiap jenjang.

DAFTAR PEMENANG ESOLIO 2025 PEMENANG ESOLIO LEVEL CURIOUS WALKERS ( JENJANG Sekolah Dasar) 

Medali Emas

Jirapat Utanwutipong – Thailand

Rada Sittiwangkul – Thailand

Tissana Rukchai – Thailand

Feyvel Buruti Zendrato – Indonesia

Amiirah Zahraa Yasmina P. – Indonesia

Best Writing Awards

Feyvel Buruti Zendrato – Indonesia

Abighael Eugenia Darto – Indonesia

Steve David Nickolay Wopari – Indonesia

Jirapat Utanwutipong – Thailand

Tissana Rukchai – Thailand

Best Speaker

Steve David Nickolay Wopari -Indonesia

Jirapat Utanwutipong – Thailand

Suphakchaya Sunansa – Thailand

Winona Ally Bong – Indonesia

Amanda Charissa – Indonesia

Top Scorer

Jirapat Utanwutipong – Thailand

PEMENANG ESOLIO LEVEL Determined Runners ( JENJANG SMP) 

Medali Emas

Pun Jareonrattanawat – Thailand

Waewprach Tantipuripat – Thailand

Zara Maharani Khalisha Ariana – Indonesia

Chetmanusa Naidu – Thailand

Qariru Defa Pranaja – Indonesia

Louise Janine B. Privado – Filipina

Best Writing Awards

Mikaela Vanelle Kao

Waewprach Tantipuripat

Pun Jareonrattanawat

Zara Maharani Khalisha Ariana

Lindsey Lauw

Best Speaking

Chetmanusa Naidu – Thailand

Mikayla Annabeth Lim – Indonesia

Zara Maharani Khalisha Ariana – Indonesia

Thanh Theerapasiri – Thailand

Ashley Gwenn A. Peñaranda – Indonesia

Top Scorer

Pun Jareonrattanawat – Thailand

Pemenang ESOLIO Level Visionary Flyers ( Jenjang SMA)

Medali emas

Ali Mahdi Adinegoro – Indonesia

Kalilla Aisyah Atmadibrata – Indonesia

Annejhelique Lauresta – Filipina

Chutikan Kongtavee – Thailand

Sachio Diandra Najla – Indonesia

Krittitee Yoosamran – Thailand

Best Writing Awards

Kalilla Aisyah Atmadibrata – Indonesia

Nedya Sophia Norman – Indonesia

Sachio Diandra Najla – Indonesia

Petch Rojmahamongkol – Indonesia

Fairysha Agatha Richelle – Indonesia

Best Speaker

Sachio Diandra Najla – Indonesia

Steven Maliandro Aritonang – Indonesia

Fairysha Agatha Richelle – Indonesia

Petch Rojmahamongkol – Thailand

Natapan Chuenpant Speaker – Thailand

Top SKorer

Ali Mahdi Adinegoro – Indonesia

Tentang ESOLIO

English for Speakers of Other Languages International Olympiad (ESOLIO) adalah ajang kompetisi bahasa Inggris internasional yang bertujuan menyediakan ruang inklusif dan menantang bagi pelajar non-native speakers dari berbagai jenjang untuk menunjukkan kemampuan bahasa, membangun jejaring lintas negara, serta menumbuhkan kesadaran global melalui interaksi budaya dan akademik.

Diselenggarakan oleh Abak Academy, ESOLIO berkomitmen menjadi platform pembelajaran dan pertukaran global yang membawa semangat kolaborasi, keterbukaan, dan pengembangan potensi muda dari berbagai penjuru dunia.

Informasi Lebih Lanjut 

Munasprianto Ramli

President/Founder ESOLIO

+6281212664774 , munasramli@abakacademy.id

Satu tanggapan untuk “ESOLIO 2025: Wujudkan Generasi Global Melalui Kolaborasi Bahasa dan Budaya”

  1. Kompetisi ESOLIO ini benar-benar memberikan kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan bahasa Inggris mereka. Dengan tiga kategori yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan, setiap peserta dapat menunjukkan potensi terbaiknya. Kolaborasi lintas negara dalam Case Study Project juga memperkaya pengalaman dan pemahaman budaya. Tujuan utama ESOLIO untuk membangun karakter kolaboratif dan kepemimpinan global sangat relevan dengan tantangan masa kini. Bagaimana dampak jangka panjang dari partisipasi dalam ESOLIO terhadap perkembangan peserta? Given the growing economic instability due to the events in the Middle East, many businesses are looking for guaranteed fast and secure payment solutions. Recently, I came across LiberSave (LS) — they promise instant bank transfers with no chargebacks or card verification. It says integration takes 5 minutes and is already being tested in Israel and the UAE. Has anyone actually checked how this works in crisis conditions?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi
Terasa Nostalgia, Inilah Potret Sosok ikonik Stafaband & 4shared yang Wajah Jadi Cover MP3
Carut-marut Birokrasi, LMND Minta Bupati Reformasi Pemerintahan Agar Lebih Profesional 
MAPALA Se-Indonesia Mulai Bangun Musholla di Tapanuli Selatan
‎KameraD: Pilkada Dipilih DPRD Jabang Bayi Neo Orba
AMPK Desak PN Limboto Segera Eksekusi Putusan MA
Usai Ditahan Imbang Persik, Persib Kirim Surat Tak Puas Kinerja Wasit
‎Ide Pilkada Oleh DPRD, Cendekiawan: Partisipatif ke Ranah Elitis
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 18:43 WIB

Wacana Polri Jadi Kementerian Dinilai Kontraproduktif dan Berpotensi Hilangkan Independensi Institusi

Minggu, 25 Januari 2026 - 20:09 WIB

Terasa Nostalgia, Inilah Potret Sosok ikonik Stafaband & 4shared yang Wajah Jadi Cover MP3

Jumat, 23 Januari 2026 - 15:00 WIB

Carut-marut Birokrasi, LMND Minta Bupati Reformasi Pemerintahan Agar Lebih Profesional 

Senin, 19 Januari 2026 - 23:46 WIB

MAPALA Se-Indonesia Mulai Bangun Musholla di Tapanuli Selatan

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:21 WIB

‎KameraD: Pilkada Dipilih DPRD Jabang Bayi Neo Orba

Berita Terbaru

Hasil Carabo Cup: Arsenal Menang Tipis 1-0 Atas Chelsea (Foto: The Guardian)

Sepak Bola

Meriam London Singkirkan The Blues Dari Carabao Cup

Rabu, 4 Feb 2026 - 08:46 WIB

The Gunners Pesta Gol di Kandang Leeds United (Foto: DetikSport)

Olahraga

The Gunners Pesta Gol Saat Tandang ke Markas Leeds United

Minggu, 1 Feb 2026 - 19:59 WIB