Menpora Erick Thohir Tutup Piala Presiden U-12 dan U-15 2025 di Surabaya

- Penulis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menghadiri Upacara Penutupan Festival Sepak Bola U-12 dan U-15 Piala Presiden 2025 di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (2/10) sore. (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menghadiri Upacara Penutupan Festival Sepak Bola U-12 dan U-15 Piala Presiden 2025 di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur (Jatim), Kamis (2/10) sore. (foto:bagus/kemenpora.go.id)

JAKARTA, PUSAT BERITA – Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menghadiri Upacara Penutupan Festival Sepak Bola U-12 dan U-15 Piala Presiden 2025 yang digelar di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/10) sore.

Pada kesempatan tersebut, Menpora Erick menyaksikan langsung partai final kategori U-15 yang mempertemukan Asti Kudus melawan PS Malaka Kupang. Laga final berlangsung ketat dan berakhir dengan kemenangan Asti Kudus 1-0. Usai pertandingan, Erick menyerahkan piala kepada para tim juara.

Menpora menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan turnamen, mulai dari Kemenpora, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, hingga PSSI. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci sukses terselenggaranya ajang ini.

“Kerja sama seperti ini membuat semua pekerjaan terasa lebih ringan. Apalagi kolaborasi ini dilakukan untuk masa depan anak muda Indonesia, bukan hanya soal bermain sepak bola, tetapi juga pembentukan karakter,” ujar Erick.

Ia menambahkan, turnamen usia dini memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai positif kepada generasi muda.

“Kita ingin menciptakan anak muda yang berani bermimpi, berkarya, dan cinta Tanah Air. Nilai-nilai patriotik, kegigihan, serta empati harus ditanamkan sejak dini,” lanjutnya.

Erick menegaskan, Kemenpora berkomitmen untuk terus menjalankan program-program serupa Piala Presiden di berbagai daerah. Tidak hanya untuk cabang sepak bola, tetapi juga cabang olahraga lainnya. Antusiasme tinggi dari para peserta menjadi dorongan kuat agar kejuaraan seperti ini terus berlanjut.

Baca Juga :  Membangun solidaritas: Karang Taruna Kecamatan Benda melakukan Pembinaan dan penguatan organisasi

Salah satu aspirasi tersebut disampaikan Lionel Watekukly dari SSB Petra Sentani, Papua. Dalam surat yang dibacakannya, Lionel berharap Piala Presiden dapat terus digelar bagi generasi pesepak bola usia dini berikutnya.

“Bapak, kami mohon agar Piala Presiden ini terus dilanjutkan supaya adik-adik kami juga bisa merasakannya. Dengan harapan baru di tangan Bapak sebagai Menpora, kami yakin sepak bola usia dini akan semakin berkembang dan maju,” ujar Lionel yang tampil di kategori U-12.

“Lanjutkan ya Pak Piala Presiden setiap tahun. Sampaikan juga terima kasih kami kepada Bapak Presiden dari kami anak-anak Indonesia,” tambahnya.

Dalam penyelenggaraan Piala Presiden 2025, kategori U-12 diikuti 18 tim dengan total 252 pemain. Sementara kategori U-15 diikuti 16 tim dengan 288 pemain. Secara keseluruhan, turnamen ini melibatkan 34 tim dan 540 pemain dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Ternate, Makassar, Jayapura, Medan, Padang, Jakarta, Surabaya, hingga Lombok.

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel pusat-berita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Ide Pilkada Oleh DPRD, Cendekiawan: Partisipatif ke Ranah Elitis
Dorong Peran Ayah, SMAN 1 Ikuti Gerakan Pengambilan Rapor oleh Orang Tua Laki-laki
Jadi Langganan Banjir, Gerbang Taman Krakatau Tumpah Ruah Curah Hujan Tinggi
Praktik Esek-esek di Lahan Angkasa Pura, Warga: Bongkar bukan disegel
Dana Desa Ohoitahit Rawan Dikorupsi
Bantuan Modal Usaha Langkah Dinsos Kota Tangerang Strategi Transformasi Ekonomi
Tragedi Kekayaan: Masa Lalu Menelan Masa Depan
Membangun solidaritas: Karang Taruna Kecamatan Benda melakukan Pembinaan dan penguatan organisasi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 31 Desember 2025 - 14:07 WIB

‎Ide Pilkada Oleh DPRD, Cendekiawan: Partisipatif ke Ranah Elitis

Kamis, 18 Desember 2025 - 15:22 WIB

Dorong Peran Ayah, SMAN 1 Ikuti Gerakan Pengambilan Rapor oleh Orang Tua Laki-laki

Rabu, 17 Desember 2025 - 02:51 WIB

Jadi Langganan Banjir, Gerbang Taman Krakatau Tumpah Ruah Curah Hujan Tinggi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 19:40 WIB

Menpora Erick Thohir Tutup Piala Presiden U-12 dan U-15 2025 di Surabaya

Selasa, 30 September 2025 - 23:06 WIB

Praktik Esek-esek di Lahan Angkasa Pura, Warga: Bongkar bukan disegel

Berita Terbaru

Koordinator Aksi KameraD, Aditya Nugraha dalam orasinya di depan Kantor DPRD Kota Tangerang, Kamis (15/1) 2026 (Foto: Topan Bagaskara/PusatBerita).

Politik

‎KameraD: Pilkada Dipilih DPRD Jabang Bayi Neo Orba

Kamis, 15 Jan 2026 - 19:21 WIB